Our lifes pt 36

1.2K 113 2
                                        

"Jungkook-ah! Taehyung-ah! Jimin-ah! ireona!!" seru Jin sambil menggedor satu persatu kamar maknae line itu. Hari ini adalah hari keberangkatan mereka camping, Jin sengaja membangunkan ketiganya lebih pagi agar mereka bisa menyiapkan barang-barang yang hendak mereka bawa atau memeriksa barang apa yang sekiranya tertinggal dan perlu dibawa.

Dengan mata yang dipaksa terbuka, Taehyung dan Jimin keluar dari kamar mereka masing-masing. Jin geleng-geleng kepala melihat kedua orang itu. bagaimana bisa mereka tidur senyenyak itu sementara tahu hari ini harus berangkat. Ia lalu melirik ke pintu kamar Jungkook yang tak kunjung terbuka.

"Aish, jinjja! JEON JUNGKOOK!!"

Taehyung dan Jimin spontan menutup telinga mereka karena teriakan Jin yang menggelegar. Tak lama Jungkook keluar dengan kondisi yang bisa dibilang sama dengan Taehyung dan Jimin tadi, hanya saja Jungkook langsung menatap Jin dengan tatapan bingung sekaligus mengantuk.

"Oh, waeyo hyung??" tanyanya polos.

Jin menarik napas panjang. "Cepat mandi dan berpakaian, lalu turun kebawah untuk sarapan. Bawa juga ransel yang akan kalian bawa." Perintahnya.

"Hyung, kenapa pagi-pagi sekali? Yang lain saja belum bangun.." protes Taehyung sambil memanyunkan bibirnya.

"Ya! Kalian tidak baca suratnya kemarin? Disana tertera kalian harus sampai disekolah jam setengah tujuh tepat atau kalian akan ditinggal. Baboya! Cepat mandi, sekarang sudah jam lima lewat sepuluh menit, kalau kalian tidak cepat-cepat kalian tidak akan tepat waktu sampai disana. Palli!" oceh Jin panjang lebar.

Jimin, Taehyung, dan Jungkook pun mengangguk menuruti perintah. Yaa mau bagaimana lagi? tidak ada cara lain selain menuruti apa kata Jin dan segera bersiap-siap. Setelah memastikan ketiga dongsaengnya itu masuk kedalam kamar untuk bersiap-siap, Jin pun turun ke lantai bawah dan langsung menuju ke dapur.

Sementara itu di dapur, Jisoo sedang menyediakan sarapan untuk semua orang diatas meja, yeoja itu bahkan sudah selesai menyiapkan bekal untuk dibawa Taehyung, Jungkook, dan Jimin, dia juga tidak lupa menyiapkan bekal yang sama untuk Sungjae, Jennie dan Lisa. Jin menyenderkan tubuhnya dipintu dapur dan memperhatikan Jisoo yang sedang menyediakan sarapan. Tanpa sadar dia tersenyum sendiri. Ya, dia bersyukur, Jisoo sudah resmi menjadi istrinya.

"Hentikan senyumanmu itu oppa." ketus Jisoo membuat Jin tersadar.

Ah benar juga, dia masih marah. Batin Jin dalam hati. Perlahan, Jin berjalan mendekati Jisoo dan memeluk istrinya itu dari belakang.

"Oppa!" seru Jisoo karena terkejut.

"Aigooo.. istriku ini masih marah, hm??" goda Jin.

Mendengar pertanyaan Jin barusan, Jisoo mendengus kesal. "Molla."

Jin terkekeh, "Sudahlah chagiya,.. Mau sampai kapan kau marah pada suamimu yang tampan ini?? lagipula keenam anak itu akan berangkat pagi ini, kau ingin aku menanggung kemarahanmu sampai mereka pulang? Teganya.."

"Harusnya oppa tidak menanda-tangani surat izin itu dan tidak menyuruh Yoongi menanda-tanganinya agar mereka tidak berangkat. Disana berbahaya, oppa. bagaimana jika-"

"Ssstt. Gwenchanayo chagiya... Mereka tidak terlalu bodoh hingga tersesat dihutan atau semacamnya. Dan kalau kau khawatir tentang Jennie dan Lisa, Taehyung dan yang lain bisa menjaga mereka disana." Sela Jin sebelum Jisoo menyelesaikan kalimatnya.

Jisoo tertegun diam. entahlah, dia hanya khawatir Jennie dan Lisa tidak bisa bertahan di hutan mengingat kedua dongsaengnya itu cukup manja dan pasti mereka akan merepotkan yang lain. Jin mencium pundak istrinya lalu melepaskan pelukannya.

FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang