Yoongi berlari menuju keruang kesehatan secepat yang dia bisa. Seseorang baru saja memberitahunya kalau Rose keluar dari kelas dengan wajah yang pucat dan sekarang dia ada diruang kesehatan. Dan Yoongi langsung berlari setelah mendengar hal itu. Rose tidak menghubunginya sejak pagi tadi, dan sekarang Yoongi tahu kalau yeojanya itu sakit dari mulut orang lain, tentu saja dia khawatir.
Namja itu memasuki ruang kesehatan, Yoongi membungkuk sopan pada dokter yang berjaga disana, lalu dia masuk ke tirai paling ujung dekat jendela. Orang yang tadi memberitahunya kalau Rose ada di ranjang paling pojok dekat dengan jendela yang mengarah keluar. Yoongi membuka lalu masuk kedalam tirai.
Ya, benar, Rose ada disana. Yeoja itu sedang tertidur sambil memegangi perutnya. Wajahnya pucat, dia juga berkeringat. Yoongi duduk dikursi yang ada disamping ranjang, dia menarik selimut dan menyelimuti tubuh Rose, lalu meletakan tangannya di kening yeoja itu. Tidak, Rose tidak demam, suhu tubuhnya normal. Yoongi sempat kebingungan namun sesaat kemudian dia memutuskan untuk berhenti berpikir, setidaknya sekarang Yoongi ada bersama dengan yeojanya ini.
Dia mengelus lembut kening Rose dan terus menatap wajahnya. Dia sangat yakin kalau Rose sedang menahan sakit meskipun Yoongi sendiri tidak tahu kenapa Rose kesakitan. Disaat yang bersamaan, Rose menerjapkan matanya dan mendapati Yoongi sedang menatapnya.
"Yoongi-ya.." panggilnya lemah,
"Aku membangunkanmu? Mianhae.."
Rose menggeleng. "Anni. Kau tidak membangunkanku."
Yoongi mengalihkan tangannya pada pipi Rose.
"Kau sakit? Kenapa tidak memberitahuku, hm?"
"Mianhae.." ucap Rose menyesal.
Yoongi melirik kearah perut Rose. Tangan yeoja itu masih berada disana. Meski Yoongi sudah menyelimuti Rose, tetap saja tangan Rose yang memegangi perutnya itu kentara.
"Perutmu sakit??" tanya Yoongi, Rose mengangguk lemas.
"Wae?? Apa kau telat makan?" tanya Yoongi lagi
"Anni. Ini bukan karena telat makan Yoongi-ya.." bantah Rose.
Yoongi menaikan sebelah alisnya karena bingung, "Lalu??"
Rose menarik napas. Entahlah, dia juga bingung harus menceritakan penyebabnya sakit atau tidak pada Yoongi. Tapi yasudahlah, toh namja itu Min Yoongi, namjachingunya sendiri dan kalau Rose menyembunyikan penyebab sakitnya dari Yoongi sudah dapar dipastikan namja itu akan marah padanya.
"Aku sedang datang bulan Yoongi-ya.." jawab Rose akhirnya.
Yoongi kebingungan, "Mwo? Datang bulan??"
Dia bukannya bodoh hingga tidak mengerti kalau setiap yeoja dilahirkan dan ditakdirkan untuk datang bulan setiap bulannya, hanya saja dia bingung kenapa Rose begitu kesakitan sampai tergeletak lemas dan pucat seperti ini hanya karena datang bulan.
Rose mengangguk.
"Tapi kenapa kau begitu kesakitan chagiya? Apa sudah sering seperti ini?"
"Entahlah, tadinya tidak pernah sesakit ini tapi kali ini benar-benar sakit sampai aku tidak bisa menahannya lagi." Jelas Rose.
Yoongi menghembuskan napasnya, "Kau mau aku belikan obat untuk mengurangi rasa sakitnya?"
"Anni, gwenchana.. aku akan mencoba tidur saja." Tolak Rose,
Yoongi mengangguk lalu menaikan selimut Rose agar lebih menutupi tubuh yeojanya itu. dia lalu tersenyum dan mengelus kening Rose lagi.
"Tidurlah,.." bisiknya pada Rose.
KAMU SEDANG MEMBACA
FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]
Fanfictioncast : - all BTS member - all Blackpink member - another cast genre -romance -life story cerita ini mengisahkan tentang perjalanan hidup tujuh pemuda, beberapa dari mereka tidak memiliki orangtua bahkan keluarga dan saudara. Hidup yang penuh de...
![FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]](https://img.wattpad.com/cover/91647163-64-k445640.jpg)