Our lifes pt 38

1K 102 9
                                        

"Sekarang waktunya untuk kalian mencari kayu bakar untuk membuat api unggun. Panitia sudah membagi kalian menjadi kelompok dan tidak tergantung pada kelas kalian. Satu kelompok terdiri dari tiga orang dan akan diarahkan menuju tempat-tempat yang masih berada dalam jangkauan camp ini. Kalian bisa melihat pembagian kelompok di sekertaris kelas. Ingat, disini kalian dilatih untuk bekerja sama, saling melindungi dan juga toleransi. Jadi saya tidak ingin menerima laporan ada yang ingin berganti kelompok hanya karena tidak mengenal. Mengerti?!"

"Ne! Mengerti!"

Seluruh siswa pun serentak menuju ke sekertaris kelas mereka masing-masing untuk melihat dengan siapa mereka berkelompok. Eunbi melihat namanya tertulis disatu kelompok bersama dengan dua orang yeoja yang sama sekali tidak dia kenal. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menghadapi apa yang ada didepannya. Dia harus bisa bersosialisasi dengan yang lain.

Wajah Taehyung berubah suram begitu tahu dia dan Jennie berada di kelompok yang berbeda. Dia justru harus satu kelompok dengan Sungjae tapi untungnya Hera juga satu kelompok dengannya dan hal itu sedikit membuatnya lega. Jimin tidak ikut mencari kayu bakar di hutan karena dia kebagian tugas menjadi pencatat kelompok mana saja yang sudah mengumpulkan kayu untuk api unggun, Jimin mendapat tugas ini dikarenakan dia anggota senior di osis jadi dia dan beberapa temannya kebagian tugas ini.

Sementara itu Lisa, Jungkook, dan Jennie sama sekali tidak ada masalah dengan kelompok mereka. Lisa terlalu bersemangat lagipula dia bisa berteman dengan siapa saja, lalu Jennie kebetulan dia satu kelompok dengan orang-orang yang dia kenal, dan Jungkook, dia tidak begitu peduli dengan siapa dia akan mencari kayu bakar, intunya hanya satu, masuk kehutan dan ambil kayu sebanyak yang dia bisa lalu kembali. Tidak sulit bukan?

Setelah selesai melihat dan sudah berkumpul dengan teman satu kelompok, seluruh siswa pun langsung diarahkan sesuai dengan jalur mereka masing-masing.

.

.

"Menyebalkan." Gerutu Taehyung sambil terus berjalan.

Sedari tadi Taehyung terus menggerutu tentang nasib buruknya karena tidak satu kelompok dengan Jennie, padahal saat ini dia sudah memasuki hutan bersama dengan Sungjae dan Hera. Mereka hampir sampai diwilayah yang sudah diarahkan panitia untuk kelompok mereka. sepanjang perjalanan mereka, Taehyung tidak berhenti menggerutu.

Hera hanya diam tanpa bicara sepatah katapun pada Taehyung, sementara Sungjae, dia sudah berusaha sangat keras untuk mengabaikan setiap ocehan bodoh dari mulut Taehyung itu tapi hasilnya nihil! Taehyung benar-benar mengganggunya.

"Ya! Geumanhae jinjja!" seru Sungjae akhirnya.

"Wae?" tanya Taehyung dengan wajah cemberutnya.

"Berhentilah menggerutu, baboya! Kau membuat kepalaku pusing!"

"Cih, siapa suruh satu kelompok denganku." Cibir Taehyung.

Sungjae membulatkan matanya begitu mendengar cibiran dari Taehyung. "Mwo?! Kau pikir aku mau berada disatu kelompok bersamamu, eoh?!"

"Kalau bergitu pergi. Biar aku dan Hera yang mencari kayu bakar." Usir Taehyung dengan tenangnya.

"Ya!!" pekik Sungjae tidak terima.

Hera menarik napas panjang melihat pertengkaran dihadapannya. Dia bisa dia bayangkan bagaimana rasanya jadi seorang Jennie yang harus menghadapi Sungjae dan Taehyung sekaligus seperti ini.

"Hajima.." lerai Hera.

"Dia yang memulai." Tuduh Taehyung pada Sunjae.

"Mwo?! Aku?? Ya! Kau-"

FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang