"Eh,lumayan sih."jawab Dian
"Sorry yah tadi gue mampir dulu ke toilet."sesal Dafa
"Iyah gak papa santai aja kali."
"Yaudah langsung aja gimana pendapat lo?"tanya Dafa to the point
"Menurut gue sih ya Daf kayanya kita harus rubah jadwal razia deh."saran Dian
"Maksud lo?"Dafa mengerutkan kening
"Ya jadwal razianya dirubah jangan hari senin,misalnya hari kamis hari senin juga tetep dilaksanain pas upacara,ya bosenkan razianya hari senin lagi hari senin lagi cari suasana baru lah kali kali,dan ni yah pasti banyak siswa siswi yang kena razia dan ingsya Allah mereka pasti akan kapok deh."Dian menjelaskan sambil menarik senyum manisnya
Dafa menggeleng gelengkan kepalanya mendengar saran dari Dian yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya.
"Lo kenapa,gak suka yah sama saran gue"Dian memasang muka cemberutnya.
"Enggak Di enggak bukan gue gak setuju sama saran lo,gue geleng geleng kepala itu karna gue takjub sama saran lo."mendengar ucapan Dafa seketika wajah Dian memanas
"OMG,mamih gue ngefly"teriak Dian dalam hati.
"Kenapa senyum senyum sendiri ada yang lucu?" Dafa keheranan melihat Dian yang sedang senyum senyum sendiri persis kaya orang yang kurang.
"Hah?....enggak ko"Dian salah tingkah.
"Lo lucu gue jadi gemes"ucap Dafa sambil mencubit pipi chuby Dian.
"Ih Dafa sakit"rengek Dian
"ke kelas yu udah bel"ajak Dafa
"Lo aja duluan Daf kan kelas kita beda arah"jawab Dian.
"Gak papa gue anterin sekali kali ini,yu"Dafa mengulurkan tangannya,Dian menyambut tangan Dafa dan langsung berjalan berdampingan dengannya,semua orang yang berpapasan dengan mereka memandang iri sebab mereka sangat cocok sekali,bahkan tak sedikit siswa siswi yang berpapasan dengan mereka menggoda Dian dan Dafa dengan berkata,"ehm,ehm, ehm,ehm.Dafa hanya membalas dengan senyuman,sedangkan Dian hanya menunduk malu.
"Makasih Daf"ucap Dian setelah sampai didepan pintu kelasnya.
"kembali kasih"mendengar jawaban Dafa rasanya kini wajah Dian sudah berubah warna seperti kepiting rebus.
"Ko pipinya merah sih"Dafa mencolek colek pipi Dian.
"Enggak ko"Dian mengelak
"Ya udah masuk gih belajar yang bener"Dafa mengacak ngacak rambut Dian pelan,Dian hanya mengangguk patuh.
"Cieee,........."sorak seluruh siswa kelas XI IPS 1
"ahem,ahem aduh ada apaan nih ditenggorokan gue ehm,ehm"Shidqi mulai menggoda Dian
"Kayanya sih teman kita ini sebentar lagi bakal jadi ibu ketos deh."Tiara tak mau kalah menggoda.
"Widihhh seru nih,nanti kalo jadian PJnya jangan lupa loh,kalo macet wah awas aja gak mau taatin peraturan"Miko sang ketua murid pun tak kalah menggoda.
"Tapi kalo kisah lo diangkat jadi FTV kayanya lucu deh gue kasih judul Bersatunya Ketua Osis cool dengan seorang gadis bijak,gokil kan atau mau,Beauty And The Best,hahahahah"Arnold tak mau kalah menggoda Dian.
"gue jadi produsernya lah"seru Lintang.
"Gue jadi sutradaranye"seru Liam
"Hahahaha kalo lo jadi sutradaranya gak bakalan ada yang nonton tuh film"Azis menambahkan
"sut,,sut,,sut berisik banget sih,Pak KM mulai aja deh sidangnya gue penasaran banget sama hubungan si Dian sama si Dafa ."ucap Tiara kesal sambil melirik kearah Dian.
"Yayang Tiara jangan marah marah dong entar cantik nya ilang loh,kalo cantiknya ilang entar bang Azis berpaling,mau..?"
"Iuhhh,iuhhh ihh lo mau berpaling dari gue dengan senang hati kaki ini akan nendang lo sampe ke kutub utara dan lo gak bakalan bisa lagi pulang ke sini."teriak Tiara menggelegar.
"sadis banget sih neng,untung hati ini buata Alloh kalo buatan China mah pasti udah rusak."Azis memasang wajah memelasnya
"Azis Tiara diem berisik banget sih mau gue kawinin"ucap sang ketua murid.
"mau mau mau banget pak KM"ucap Azis dengan semangat 45 nya.
"udah deh Zis jangan mulai jangan sampe sepatu baru gue ngelayang dimuke lu."Shidqi mencoba melerai.
"Wih sepatu baru yah,keren banget nih,beli dimana Qi,atau lo ngeredit."Azis melirik lirik sepatu Shidqia.
"Azis.."teriak Miko lantang sehingga membuat Azis menunduk patuh.
"Agatha Diani Caramel."Pak KM memulai
"Iyes me."jawab Dian so polos,karna ini memang sudah menjadi tradisi siswa XI IPS 1 yang selalu mengintrogasi siswanya jika mereka sedang dekat dengan seseorang aneh memang kenapa mereka selalu kepo dengan urusan privacy teman temannya,tapi diantara mereka tak pernah ada yang membantah,mungkin ini yang menyebabkan adanya kekeluargaan di kelas ini mereka sudah tidak canggung lagi dengan satu sama lainnya,dan moto mereka adalah Gila bareng,Bodoh bareng,Sukses bareng,bahkan kalo bisa mati dan kawin pun bareng,bommmm.
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Couple
Fiksi Penggemar"Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah aku cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika aku merasa lupa waktu"Shidqia "Cinta butuh ruang untuk bisa hidup dan berkembang dan hal itu adalah PENGAKUAN, Yang pasti aku mulai bisa memikir...
