Dafa membuka seatbeltnya dan membuka pintu mobilnya begitupun dengan Dian.Mereka sama sama memasuki mall tersebut dengan berjalan beriringan.
Tujuan pertama mereka adalah membeli beberapa kebutuhan untuk camping besok.
Setelah selesai membeli beberapa barang yang dibutuhkan,Dafa dan Dian memutuskan berjalan jalan terlebih dahulu,ya hanya sekedar melihat atau mungkin kalo ada barang yang mereka sukai membelinya.
Mata Dian berbinar binar saat melihat dua buah baju yang bermotif blaster.
"Mbak aku mau ini yah satu"kata Dian pada seorang perempuan yang tak lain adalah pegawai mall ini.
"Oh,baju ini mba.Kalo mau beli baju ini gak bisa satu mbak harus dua duanya ini kan baju couple"jelas pegawai itu.
Dian tampak berpikir"Daf lo beli yah sayang loh bajunya bagus banget lucu."rengek Dian.
Dafa yang melihat Dian yang sepertinya sangat ingin memiliki baju tersebut rasanya tidak tega kalo dia harus menolak.
"Ya deh"kata Dafa.
"Makasih Daf."ucap Dian sambil tersenyum bahagia.
Dafa dan Dian berjalan beriringan menuju kasir.Dafa mrngeluarkan kartu ATM dari dompetnya dan memberikannya pada si mbak mbak tadi.
"Eh,Daf ko pake uang lo sih.ni baju kan gue yang mau"kata Dian saat melihat Dafa lah yang membayar bajunya.
"Gak papa kali Di,gue seneng kalo lo seneng."blush pipi Dian memanas,bertambah deh kebahagiaannya selain bisa membeli baju yang sangat dia inginkan,dan ditambah Dafa lah yang membayarkannya.ohmygood so sweet :v
"Emang gak papa Daf?"tanya Dian merasa tak enak hati.
"Nyati aja kali yang penting lo pake bajunya yah,jangan dikasih ke orang lain apalagi di buang."ingat Dafa.
"Ya enggak lah ini kan pemberian dari orang yang gue sayang..upss."Dian menutup mulutnya bisa bisanya dia keceplosan.
"Hah apa?."Dafa ingin memastikan apa yang ia denger tadi.
"Hah apaan?gue gak ngomong apa apa.Udah lanjut yu."ajak Dian mengalihkan pembicaraan bisa tamat riwayatnya kalo Dafa bisa tau ia menyukainya.
*****
Dafa memberhentikan mobilnya didepan sebuah rumah,yang tak lain adalah rumah Dian.
"Thanks Daf,lo hati hati."kata Dian setelah keluar dari mobil Dafa.
Dafa menganggukan kepalanya"Gue duluan Di belum packing packing".perlahan lahan mobil Dafa meninggalkan halaman rumah Dian.
*****
Satu persatu siswa dan siswi SMA Angkasa berdatangan,berbeda dari camping sebelumnya sekarang SMA Angkasa memilih daerah Cibodas,tidak seperti tahun sebelumnya yaitu Bandung.
Shidqi turun dari mobilnya ia diantarkan oleh kakanya yaitu Ilham,usia Ilham dan Shidqi tak terlalu jauh hanya berselisih dua tahun.Dan sekarang Ilham sudah menjadi seorang mahasiswa di suatu universitas terkenal di Jakarta.
"Jaga diri baik baik de,jangan lupa sholat,makanya juga jangan telat,kalo ada apa apa cepet telepon abang yah."pesan Ilham sebelum melajukan mobilnya.
"Iya abang,abang hatihat."kata Shidqi sambai melambai lambaikan tangannya.
Shidqi berjalan menghampiri sahabat sahabatnya,berbeda dengan camping sebelumnya camping sekarang Shidqi menggunakan celana hitam diatas lutut dan baju berwarna putih,serta sepatu yang senada dengan bajunya.
"Lo dianter sama abang lo yah qi?."pertanyaan Tiara menyambut kedatangan Shidqi.
Shidqi mengangguk tanda setuju."Eh,ra Dian mana?."Shidqi keherana karna disana tak ada Dian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Couple
Hayran Kurgu"Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah aku cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika aku merasa lupa waktu"Shidqia "Cinta butuh ruang untuk bisa hidup dan berkembang dan hal itu adalah PENGAKUAN, Yang pasti aku mulai bisa memikir...
