Mulmed: ZafranSyailendra
*****
Dian turun dari motor ninja Kenzi, dirapihkannya rambutnya yang agak berantakan.
Kenzi membuka helmnya, dia tersenyum melihat Dian yang tengah merapihkan rambutnya.
"Sinih gue rapihin"Kenzi merapihkan rambut hitam Dian. Dian agak kaget dengan perlakuan Kenzi, sudah pastilah setelah ini dia akan menjadi buah bibir para siswi siswi.
"Gue duluan" ucap Dian menepis tangan Kenzi yang masih merapihkan rambutnya.
"Gue gak bakalan nyerah di"batin Kenzi dengan senyum miringnya.
*****
"What what what, lo berangkat bareng Kenzi, katanya lo gak suka cih tapi diembat juga"cibir Tiara saat Dian menceritakan semuanya, yah sesampainya dikelas Dian menceritakannya semuanya kepada Shidqi dan Tiara.
"Berisik lo mah ah, entar dia denger gak enak"Dian mencoba menutup mulut rombeng Tiara
"Ya udah sih ra, kenapa gituh kalo gue bareng Kenzi gak papakan, gak masalah kan. Ya kecuali lo suka sama dia"ucap Dian agak menyindir, sementara Shidqi ia sama sekali tak tertarik dengan bahasan obrolan ini lebih baik dia stalk sosmed mantan :v
"Gue suka sama dia, emmm. Ih apaan sih lo malah nanya perasaan gue, yang harusnya ngejawab itu lo. Lo mau dibully sama kakak kelas yang jadi fans fansnya si Kenzi"ucap Tiara
"Aulah ra, gue pusing"ucap Dian mengalah.
"Ra kantin yuk"ajak seseorang. Tiara membalikan badannya dan ternyata itu adalah suara bariton Kenzi.
"Lo- lo ngomong sama gue?"Tiara menunjuk dirinya sendiri
Kenzi mengangguk mantap
"Oh my god, yuk deh kebetulan gue agak laper" Tiara menarik Kenzi keluar kelas
"Dipoyok dilebok" Dian mengeluarkan kata kata Sundanya
"Biarin lah, kayak gak tau aja Tiara kan orangnya kalo udah nyangkut urusan cowok, ya cowok ajah kita bisa apa coba?"
Dian menarik nafasnya kasar, lebih baik mengisi jam kosong seperti ini dengan mendengarkan lagu lagu favoritnya.
Shidqi yang melihatnya hanya geleng geleng kepala.
****
Disinilah Shidqi sekarang, duduk berhadapan dengan Kenzo dikantin. Jujur Shidqi agak risih karna bagaimana kalo Lendra melihatnya pasti dia akan salah paham. Tadi juga Shidqi sempat menolak, tapi Kenzo bersikeras memaksanya ya mau tak mau Shidqi meng iyakan.
"Qi"
"Hmm"Shidqi menjawab dengan deheman
"Menurut lo nih yah, kalo lo suka sama seseorang tapi orang itu udah punya pacar gimana?"tanya Kenzo
"Tinggalin"jawab Shidqi enteng
"Tapi gue belum berjuang masa udah nyerah"
"Ya serah lo tu mah, intinya lo gak boleh egois kalo emang cewek itu gak suka sama lo ya jangan lo paksa apalagi ancam."perngat Shidqi, dia tak peka kalau yang sedang jadi bahan pembicaran ini adalah dirinya,namanya juga Shidqi agak cuek orangnya. Tapi itu hanya berlaku untuk orang orang yang belum lama kenal dengannya.
"Oke thanks saran lo"ucap Kenzo yang dibalas anggukan oleh Shidqi
Kenzo melihat ada yang aneh diwajah Shidqi, disentuhnya wajah gadis.
Shidqi membelalakan matanya saat Kenzo menyetuh wajahnya lembut.
"Bangsat lo"
Bughh
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Couple
Fanfiction"Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah aku cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika aku merasa lupa waktu"Shidqia "Cinta butuh ruang untuk bisa hidup dan berkembang dan hal itu adalah PENGAKUAN, Yang pasti aku mulai bisa memikir...
