Daerin tengah berjalan pulang setelah mengantarkan barang titipan dari ibunya untuk bibinya. Ibu Daerin terlalu sibuk berkumpul dengan teman-teman semasa SMA nya di rumah hingga tidak sempat mengantarkan barang itu sendiri. Alhasil, Daerinlah yang terkena imbasnya. Untung saja rumah bibinya hanya berbeda beberapa blok saja dari rumahnya.
"Aku jadi malas pulang ke rumah.. aish kenapa teman-temannya terus datang ke rumah. Menyebalkan." Oceh Daerin yang berbicara dengan dirinya sendiri.
Daerin selalu kesal jika teman-teman SMA ibunya berkunjung ke rumah. Karena dia akan selalu diserang dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan aneh. Bahkan acara perjodohkan pun sering terselenggara disana.
Kini Daerin mengeluarkan ponsel putihnya, berniat untuk mengajak Inhye pergi ke suatu tempat bersamanya hari ini. Tapi, kegiatannya itu terhenti ketika melihat Shinwoo melintas beberapa meter di depannya.
"Shinwoo sunbae," panggil Daerin langsung, tanpa pikir panjang lagi.
Daerin mulai berlari kecil menghampiri pangeran idamannya itu.
Mendengar ada yang memanggil namanya, Shinwoo pun mencari sumber suara itu. Didapatinya disana salah satu anggota osisnya yang sedang berlari menuju ke arahnya.
"Sedang apa disini?" tanyanya sambil berjalan bersama Daerin.
"Aku ada urusan di sekitar sini," jawab Daerin, sambil mencoba mengatur perasaan senangnya bisa bertemu dengan namja itu.
"Apa urusanmu itu sudah selesai?" tanya Shinwoo saat sampai di tepi jalan, menunggu giliran untuk menyebrang.
"Baru saja selesai." Jawab Daerin semangat.
"Apa kau lapar?" Shinwoo kembali mengajukan pertanyaan.
"Huh?" kejut Daerin, tak menyangka pertanyaan seperti itu akan dilontarkan namja tinggi itu padanya.
"Disana ada restoran yang enak, apa kau mau menemaniku makan?" ajak Shinwoo sambil menunjuk ke arah sebuah restoran sederhana di seberang jalan.
"Tentu," jawab Daerin antusias dan membuat tangan Shinwoo mendarat di pundaknya.
Entah mimpi apa Daerin semalam, tapi yg pasti itu adalah mimpi yang membawa keberuntungan besar untuknya.
Tidak pernah dibayangkan olehnya, jika senior idolanya itu akan mengajaknya makan bersama. Dan yang lebih tidak terbayangkan lagi adalah, kini tangan Shinwoo tengah merangkulnya. Begitu hangat, nyaman, menyenangkan dan membuat jantungnya berdebar.
***
Shinwoo terus memandangi Daerin yang sangat lahap tanpa memedulikan makanannya sendiri.
Karena merasa di perhatikan, Daerin pun menghentikan suapannya dan menatap Shinwoo.
"Wae?" tanya Daerin sambil mencoba menelan makanan di mulutnya.
Shinwoo hanya diam dan mencoba menyampingkan beberapa helai rambut pirang Daerin yang hampir masuk ke mulut.
"Gunakanlah jepit rambut, pasti akan terlihat manis." kata Shinwoo tiba-tiba, sangat berhasil membuat yeoja itu diam tak berkutik, tertegun dengan perkataan namja tampan itu.
YOU ARE READING
Complicated Love
FanfictionB1A4 FF Cast : Kim Daerin (OC) So Inhye (OC) B1A4 member Genre : School life, friendship, romance Cerita ini hanyalah khayalan author semata, jangan dianggap serius. ^^v Happy Reading ^^
