"Appa, dimana Baek hyung ?"
"Kenapa ? Bukan nya baekhyun dikamar ?"
"Ng? Gak ada , kamar nya dah bersih kupikir dia dah dibawah duluan"
"Eomma mu pergi belanja, mungkin hyung mu ikut"
"Oohhh"Chanyeol selesai mandi, dibuka nya lemari nya untuk mengambil pakaian.
Tiba tiba terasa seperti sesuatu jatuh menubruk kaki nya.
"Tangan ?" kaget Chanyeol lalu menggeserkan pakaian nya dan menampakkan wajah Baekhyun.
"Baekhyun !!!" panik Chanyeol lalu mengendong Baekhyun keluar dari lemari itu.
Diletakkan nya Baekhyun ke ranjang. Chanyeol menelusuri Baekhyun dari kepala sampai kaki. Mengenaskan, kata itulah yang ada dipikiran Chanyeol. Tanpa babibu lagi Chanyeol menelfon seorang dokter keluarga nya kerumah memeriksa Baekhyun setelah digantinya baju dan celana Baekhyun."Pasien mengalami hal buruk semalam ? Bagaimana bisa ada bekas cengkraman yg membiru seperti itu dilengan nya. Lihat dipangkalan lutut nya ada benturan, dimana kau menemukan teman mu ? Apa dia dikeroyok ?"
"Gak..mungkin, dia.. gak kemana mana dari semalam" gumam Chanyeol dan didengar sayup oleh dokter itu.
Chanyeol memasak sesuatu didapur. Didengar nya ada suara dikamar.
"Mungkin anak itu dah bangun" gumam Chanyeol lalu mematikan kompor.
Baekhyun bergerak menggeliat dan tatapan nya memutari sekitar nya. Saat pintu terbuka menampilkan wajah Chanyeol, Baekhyun memeluk kedua lutut nya dan menunduk takut.
"ha..hajimaa" gumam Baekhyun
Chanyeol yang merasa aneh dan khawatir dengan Baekhyun mendekat, disentuh nya tangan Baekhyun pelan.
"Baek.."
"HAJIMAA...HAJIMAAA... MENJAUH DARIKU" Baekhyun dilanda panik saat merasa sentuhan ditangan nya dan dia merinsut mundur berlebihan sampai jatuh dari tempat tidur.
"Baekhyun.." Chanyeol sendiri kaget mendapat reaksi dari Baekhyun.
"MENJAUH DARIKUU" pekik Baekhyun sambil merinsut mundur dan memojokkan diri di bawah meja rias Chanyeol.Eomma byun pulang membawa belanjaan," Luhann~~ Baekhyun~~ bantu eomma"
"Eomma ?" gumam Luhan saat mendengar nama nya dipanggil. Segera menemui eomma nya dan hyung nya, Luhan membantu eomma nya mengangkat belanjaan ke dapur.
"Mana Baekhyun ?" tanya eomma byun
Luhan mengeryit,"bukannya.."
"Apa ? Dia masih tidur ?" tebak eomma byun
"Aniyaa, hyung.. ahh dia ke lapangan main sepeda"
"Ckk kenapa kau gak ikut ?"
"Hehe..telat bangun"
Luhan kekamarnya dan segera meraih ponsel nya, mendial beberapa telfon dan menunggu sambungan"Apa terjadi sesuatu.. semalam?" tanya Chanyeol sambil duduk dibawah karpet depan tempat tidur nya menghadap ke Baekhyun yang masih dibawa meja rias.
Baekhyun terlihat gemetar. Dalam waktu semalaman pelecehan, kekerasan sampai hampir pembunuhan dirasakan Baekhyun semalam. Ketakutan menyerbu Baekhyun, belum lagi luka ditubuh nya menyadarkan kenyataan yang semalam dia terima.
Chanyeol kehabisan kesabaran langsung menyeret lengan Baekhyun keluar dan mendudukkan Baekhyun disebelah Chanyeol. Terjadi berontakan dari Baekhyun sejenak.Merasa deja vu dengan kejadian semalam saat lengan nya ditarik, Baekhyun memberontak keras bahkan kaki nya menendang nendang agar Chanyeol menjauh. Chanyeol mengunci pergerakan Baekhyun lalu menatap nya dalam.
"Sebenarnya apa yang terjadi ? Kau membuat ku frustasi"
"Kau yang membuatku frustasi..hksss kau bajingan.. nghhh hksss"
Melihat baekhyun menangis lagi, Chanyeol menarik kepala Baekhyun ke bahu nya, Baekhyun segera berbalik dan masuk ke pelukan Chanyeol dengan tubuh gemetar nya. Dia takut tapi nyaman dalam satu waktu. Baekhyun benci keadaan dimana namja didepan nya yang dianggap penyelamat sekarang juga melebihi monster.Luhan melompat girang saat mendapat suara Baekhyun diseberang telfon nya.
"Hyung...~~~"
"iya.. aku akan segera pulang sore ini, jangan khawatir" *bipChanyeol masih setia menatapi Baekhyun yang selesai menelfon seseorang.
"Adikku, aku gk memberitahu nya semalaman kemana"
"hhh.. aku yakin terjadi sesuatu, tapi aku lupa" gumam Chanyeol.
"chanyeollie.."
Chanyeol mengerut kening nya mendapat panggilan mesra seperti itu,"coba ulang"
"Chanyeollie.."
"Chanyeollie ? Hey.. darimana kau dapat panggilan cheesy itu ?"
"Kau.. yang meminta ku memanggil mu semalam"
"Aku ?"
"Kau mengancam ku juga.."
"Aku tidakk"
"Kau.. melakukan yang lebih kasar dan.."
Chanyeol menunggu kelanjutan Baekhyun tapi Baekhyun bungkam.Keduanya diam. Semua nya sibuk dengan pikiran masing masing.Incheon Airport,
11.32 KST
Seorang yeoja berjalan dengan anggun mengandeng seseorang tampak seperti sepasang kekasih. Bandara dipenuhi dengan penjaga yang mengawal mereka.
Krystal Jung dan Amber Liu. Krystal seorang putri dr Hawthrone ent. Perusahaan yang bekerja dibidang musik. Beberapa artis yang belakang ini sedang naik daun adalah trainer dibawah naungan entertaiment ini.
Amber Liu seorang yeoja yang berdandanan seperti namja, merupakan seorang putri dari perusahaan games terbesar kedua diJepang. Kedua nya melakukan perjalanan bisnis ke Seoul.
"aku sangat penasaran sekarang dengan namja itu" gumam Krystal pelan.
"Kita sudah pernah membahas nya, Krys. Aku harap kau melupakan nya"
"Shireo, aku bahkan sangat ingin bertemu dengan nya"
"Terserah mu saja"
Amber melepaskan gandengan Krystal dilengan nya dan berjalan mendahului Krystal.
"Amber Liu !" panggil Krystal kesal lalu berjalan menghentak menuju mobil jemputan mereka.Chanyeol ke kantor seperti biasa, sambil bersiap siap dia berusaha mengingat kejadian semalam. Baekhyun dipenuhi luka membiru di sekujur lengan dan lutut. Chanyeol bahkan sempat melirik ke paha Baekhyun yang sengaja ditutupi dengan selimut tadi. Baekhyun bungkam dan gak mau menceritakan apa yang terjadi. Jadi Chanyeol hanya menduga, ada sesuatu yang gak beres dengan dirinya sendiri.
Baekhyun keluar dari kamar tamu didepan kamar Chanyeol dan mata nya segera menghindar saat bertatapan dengan Chanyeol.
"Kau menghindariku lagi" gumam Chanyeol pelan tapi masih ditangkap pendengaran Baekhyun.
Ponsel Baekhyun berdering, bukan panggilan masuk tapi panggilan video. Baekhyun kembali masuk kekamar tamu itu dan menutup pintu.
Terjadi pertengkaran antara Baekhyun dengan pasangan sosmed nya. Melihat background vidcall Baekhyun membuat si pasangan sosmed pitam.
"PULANG SEKARANG !" bentak orang itu ke Baekhyun
"aku..aku akan pulang sekarang, lagipula aku sudah menghapus smua hubungan di sosmed dan kau bukan pasangan ku lagi, segera hapus nomor ku"
"JADI.. itu yang diajari sama lelaki yang sama mu sekarang ? kau jadi pembantah , Bee"
"Aku tidak. Hanya bosan"
"Apa ?"
"Bosan. Hanya itu"Chanyeol mengeratkan pegangan nya pada gagang pintu kamar tamu tempat Baekhyun melakukan pembicaraan. Chanyeol mau berangkat kekantor jadi berniat meminta Baekhyun bersiap tapi malah gak sengaja menguping pembicaraan. Bahu Baekhyun tampak gemetar, seperti melihat sesuatu yang membuatnya kaget. "Baek.."
"Uh~~ Chan..Chanyeollie"
"Ayo pul.."
"bahkan panggilan kalian semakin mesra dari yang kubayangkan , Bee" *bipp
Baekhyun hanya tersenyum getir saat suara dr vidcall itu ikut didengar oleh Chanyeol.
"Kajjaa" ajak Baekhyun sambil memasukkan ponsel nya ke saku.Chanyeol sampai dikantor nya setelah mengantar Baekhyun sampai ke rumah nya. Beberapa staff dan karyawan memberi hormat ke direktur mereka yang baru sampai.
Tatapan mengagumkan dari beberapa staff wanita melihat penampilan direktur mereka yang beda dari biasa nya.
Chanyeol masuk ke lift yang baru terbuka menuju ke studio nya. Dalam lift seulas senyum terpatri diwajah Chanyeol.*didepan rumah Baekhyun tadi*
"Hyung~~ kau membuat ku cemas lagi"
"Mianhe, apa eomma dan appa.."
"Tidak , mereka pikir kau pergi ke lapangan"
"Umm.. oh ya, Chanyeollie makasih dah mengantarku, Chanyeollie pasti dah telat kantor"
"Ckk Boss telat gak akan kena pecat, Baekhyun, aku pergi"
"Tunggu" tahan Luhan.
Chanyeol menoleh melihat ke Luhan.
"Gomaw..Gomapseumnida.. Hyung"
Chanyeol mengeryit, panggilan nya dah berubah lagi. Setelah membalas ucapan Luhan dengan senyuman, Chanyeol berlalu membawa mobil nya menuju kantor.
*flashbackoff*"Hyung.. ckk dah lama gak ada yang memanggil ku seperti itu" gumam Chanyeol lalu membuka pintu studio nya. Seingat nya lampu selalu ia matikan setelah selesai kerja, tapi kali ini lampu studio nya menyala menerangi ruangan.
"Siapa kau ?" tanya Chanyeol saat mendapatkan seseorang duduk disofa ruang tamu studio nya.
Sosok itu berdiri dan berbalik badan.
"Hyung.." panggil sosok itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Aphrodite statue
FanfictionMasa lalu kelam seorang anak yang menjadikan seorang Park Chanyeol merubah seluruh kehidupan nya menjadi rubah berbulu domba. Kekerasan , pelecehan dan pembunuhan menjadi bagian hidupnya dalam satu malam. Masuknya namja mungil Byun Baekhyun dalam ke...