Baekhyun berdiam diri dikamar, appa nya baru membeli nya sebuah lukisan karya George XII artistik koleksi nya yang ke 98. Tapi itu hanya menghiburnya sesaat, perasaan Baekhyun gelisah karna dia mulai mendapat ancaman dari pasangan sosmed nya. Baekhyun panik sendiri dan menglog-out smua akun sosmed dan game nya lalu mematikan ponsel nya.
Mood Baekhyun benar benar hancur membuat nya ingin mendobrakkan kepala nya ke tembok."Kapan kau kembali ?"
"Tadi pagi"
"Sendiri ?"
"Mm.. aku.."
"Oppaa~~" suara yeoja dari belakang Chanyeol. Yeoja itu mengambil duduk didepan Chanyeol.
"Dia.."
"Annyeonghaseyo.. Choneun Jung Yoojung imnida , tapi panggil aku Krystal aja, aku gak terlalu menyukai nama asli ku"
"Aku Park Chanyeol" jawab Chanyeol to the point.
"Hyung~, aku ingin minta bantuan mu"
"Bantuan apa ?"
"Apa bisa aku meminta anak perusahaan mu segera mendebutkan Krystal ?"
Chanyeol memandang ke Krystal. Krystal memandang dengan senyum segaris nya dan tangan nya mengandeng lengan Amber.
"Kenapa harus aku ?"
"Aku mengandalkan mu, Hyung"
Chanyeol mendengus, kata mengandalkan disini untuk membayar sesuatu yang terutang dulu kan ? pikir Chanyeol demikian
"Apa yang dia bisa ?"Baekhyun berguling guling di kamar nya. Merasa bosan seharian tanpa ponsel dan game nya. Berjalan keluar kamar menuju kamar Luhan, Baekhyun berdoa ada sesuatu yang bisa dia lakukan.
"Luhannie~~" panggil Baekhyun yang bertengger setengah badan didepan pintu kamar Luhan.
"Hyung, ada apa ?" jawab Luhan sambil meletakkan komik nya.
"Kau baca komik lagi ?"
"Hhe.. aku dapat komik baru dari teman ku, hyung masuklah"
"Aku bosan"
"Ayo kita bernyanyi" ajak Luhan dengan binar dimata nya
"Ckk jaga binar mata mu, anak rusa. Nanti kau bisa tersesat jika kau gunakan didepan orang lain"
"Hahahaha... mereka yang akan tersesat di binar mata ku"Keesokan hari...
Chanyeol sedang menandatangani beberapa dokumen, sebuah pesan masuk memancing seulas senyum dibibir Chanyeol.
"Woahh peringkat satu, aku punya penerus yang luar biasa nanti" gumam Chanyeol sambil membalas pesan Sehun.
"Chukkae ponakan jenius ku, peringkat mu bertahan yaa. Jadi kado apa yang kau minta ?" Eja Chanyeol sambil ngetik.
Beberapa waktu kemudian sebuah balasan masuk.
"Sebuah kencan ?"
"Kencan dengan ?" Balas Chanyeol.
Sehun dengan semangat mengetik.
"Double date , aku dengan Baekhyun dan Samchon dengan pacar Samchon"
Sehun gak bisa menghilangkan senyuman nya memikirkan keinginan nya.
Chanyeol mengeryit,"Double date ? ckk sudah kuduga anak jenius pasti akan ada masalah dengan otak nya"
Chanyeol mengetik membalas,"Kau dengan Baekhyun ? Hey albino Baekhyun itu namja , apa yang salah dengan mu ?"Senyum Sehun luntur, ada yang mengecewakan saat Samchon nya gak langsung mengiyakan.
Sehun membalas,"aku hanya mau jalan dengan Baekhyun , samchon😔"
Chanyeol mendengus senyum,"hhh.. dasar"
"Ok sehunnie ajaklah dan Samchon akan membiayai semua date mu"Sehun kegirangan saat mendapat balasan dari Samchon nya. Kemudian dia berlari kekelas menemui Baekhyun.
"Baekhyun~~" panggil Sehun saat melihat intensitas Baekhyun didepan nya.
"eo Sehun-ah, Chukkae hasil ujian akhir mu memuaskan"
"Mm. Gomawo. Kita akan liburan panjang kan ? Kau ada rencana ?"
"Rencana ?"
"Seperti melakukan perjalanan? Jalan jalan ? Atau.. kencan ?"
"Uh~~kencan ? Gak ada"
"Assaa.. ayo kita melakukan perjalanan" ajak Sehun semangat.
"Kita ?"
"Gak hanya kita tapi ada Samchon ku dan pacar nya"
"Pacar nya ? Samchon mu ada pacar ?"
"Umm soal itu aku juga gk tau"
Baekhyun memutar mata nya dengan pout bibir nya,"akan kupikirkan dulu, lagipula.. aku kan gak mungkin ninggalin Luhan"
"Dia pasti ada acara dengan teman teman nya, ayolah Baekhyunnie~~"
"Aku.."
"Ada apa hyung ?"
Sehun bungkam saat Luhan mendekat. Harap harap Luhan gak merengek ikut. Luhan menatap Sehun tajam saat melihat kedua tangan Sehun mengandeng lengan Baekhyun.
"Sehun mengajak ku jalan jalan pas liburan"
"Bukan jalan jalan, tapi perjalanan. Kita akan menginap"
"Shireo!" tolak Luhan langsung.
"Waeee ??" Sehun menuntut penjelasan.
"Hyung ku gak akan kemana mana dengan mu, lagipula setiap libur kami akan membuat kegiatan dirumah dan aku gak mau melakukan sendirian"
"Kau gk bisa terus terusan mengandalkan hyung mu, dia juga butuh jalan jalan dengan teman nya dan kencan"
"Ck kencan ? Jadi ini tujuan mu ? Ooh jadi selama ini kau mendekati Baek hyung karna ingin berkencan dengan nya, kau pikir hyung ku mau ? Hyung ku memang cantik tapi aku gak akan setuju jika dia berkencan dengan namja seperti mu"
"Emang apa yang salah dengan ku ? Baekhyun juga gak pernah mengatai ku"
"Hyung ku berhati lembut dan berbaik hati gak bilang kalau kau cungkring , cadel, lihat rambut panjang mu dan mata sayup mu. Kau bahkan gak terlihat seperti anak SMA kelas akhir. Ckk dasar"
"Jika aku gak seperti anak SMA kau pikir aku anak TK ? Hey! Lihat dirimu juga gak baik sampai kemana, wajah mu bahkan lebih cantik dari Baekhyun, kau pendek bermulut tajam , kejam dan cerewet. Kau seperti yeoja yang sedang PMS setiap hari. Bahkan dibandingkan eomma ku, kau masih jauh dikatakan sebagai laki laki"
"Kau.."
"Apa ?"
Baekhyun speechless melihat dua orang didepan nya yang seperti musuh berbuyutan. Mengambil jalan tengah, Baekhyun melerai adu mulut mereka berdua sebelum berubah menjadi baku tumbuk.
"Sehun-ah, Luhannie. Tenanglah dulu, apa yang terjadi dengan kalian berdua ?"
"Hyung~~"
"Baekhyunnie~~"
"Hey!! Jangan memanggil hyung ku dengan panggilan menyebalkan itu" protes Luhan
"Suka suka ku, Baekhyunnie aja gak protes"
"Isshhh kau"
"Luhan!" tegas Baekhyun menghasilkan poutan dari bibir Luhan.
"Sehun-ah, aku akan ikut tapi..dengan Luhan ikut. Jika luhan sendirian dirumah mengadakan kegiatan dan aku bersenang senang diluar kau pikir aku akan bersantai ?"
"Jadi kau mau mengajak nya juga ? Andweeyoo~~"
Luhan tersenyum penuh kemenangan dengan keputusan Hyung nya.
Sehun berdiam dirumah Samchon nya sejak pulang sekolah. Jam menunjukkan angka 8 membuat Sehun menghela nafas kasar.
"Samchon jam berapa sih pulang nya ???"
Sehun mengambil ponsel nya dan mendial beberapa nomor. Telfon tersambung tapi gak ada yang angkat. Sehun mematikan lalu menelfon lagi.
Chanyeol menekan beberapa password pintu nya, saat pintu terbuka Chanyeol melihat lampu dirumah nya hidup. Melepaskan sepatu nya dan mengganti menjadi sendal rumah, Chanyeol memasuki ruang tamu.
"Aigoo.. kenapa sehun ada disini?" gumam Chanyeol kaget melihat Sehun tidur diruang tamu nya.
Setelah memindahkan Sehun kekamar, Chanyeol menelfon noona nya memberi kabar.
"Ne Noona, malam ini Sehun menginap ditempat ku, aku hanya khawatir jika dia gak bilang lagi kalo ke sini"
"..."
"Ne noona, besok aku akan membawa nya pulang dulu sebelum waktu skolah"
"..."
"Nee .. arraseo noona" *bippChanyeol kekamar nya lalu bersiap mandi. Membasahi tubuh nya dengan air shower, Chanyeol merasa beban bahu nya terangkat.
"hhhh.. kenapa kepala ku sering sakit akhir akhir ini" gumam Chanyeol sambil melihat bayangan diri nya di dinding keramik kamar mandi.Baekhyun dan Luhan excited mempersiapkan diri utk melakukan perjalanan. Selesai nya Luhan dari kamarnya menuju kamar Baekhyun membawa boneka bambi besar nya dan bantal.
"Hyung~~"
"Uh~~ Luhannie, ngapain didepan pintu kamar ku ?"
"Hyung~~ lihat ini.. Tadaaa~~"
"Kau akan tidur disini ?"
"Ne..aku kangen sama pelukan hyung ku"
"ckckckk dasar bayi rusaa, baring disini" kata Baekhyun sambil menepuk tempat kosong disebelah nya.Chanyeol mendapat sebuah telfon kemudian menuju pintu depan nya dan membuka pintu.
"Aku pikir kau sudah pindah"
"Masuklah"
Amber dan Chanyeol duduk di balkon rumah Chanyeol. Suasana malam menghiasi malam mereka dan berasa semua moment terulang di pikiran masing masing.
"Apa kau masih minum obat ?"
"Obat ?"
"Kau selalu membawa nya dulu.. dan selalu meminum nya didepan ku"
"Ahh..aku sudah lama gak mengonsumsi obat, seperti semua nya sudah sembuh"
"Hmm.. aku..merindukan mu, hyung" gumam Amber kemudian mendengus lucu menatap Chanyeol.

KAMU SEDANG MEMBACA
Aphrodite statue
FanfictionMasa lalu kelam seorang anak yang menjadikan seorang Park Chanyeol merubah seluruh kehidupan nya menjadi rubah berbulu domba. Kekerasan , pelecehan dan pembunuhan menjadi bagian hidupnya dalam satu malam. Masuknya namja mungil Byun Baekhyun dalam ke...