*part history salsha" "Dasar,gue nggak sadar aja kalau dia ngerjain gue.awas ya,saat hukuman gue selesai,gue bakalan balas perbuatan lo. Sejenak ku rebahkan tubuhku di kasur.rasanya hari ini aku sangat lelah.gara-gara hukuman yang di kasi sama cowok nyebelin itu.seketika pandanganku mengarah pada buku pink yang terletak di atas tumpukan buku pelajaranku.yang tidak lain adalah buku diary yang selalu ku bawa kemana-mana.mungkin orang mikir mustahil kalau gue punya buku diary.mengingat kepribadian gue yang terbilang nggak pantas.tapi begitulah adanya.semenjak ia pergi,tiada hari tanpa aku sempatkan menulis diari untuknya.begitupun sekarang.
30 mei 2017 Dear caithlin Lin.andai ada orang sebaik lo.pasti gue nggak bakalan kesepian seperti ini.ini juga salah gue,gue yang terlalu maksa lo buat pulang ke indonesia dan meninggalkan negri paman sam itu.gue terlalu egois lin.gue ngerasa nggak bisa maafin diri gue sendiri.bagaimana caranya gue nebus kesalahan gue.jawab gue lin. Aku menutup buku diary itu dengan mata sembap.malam itu aku luput dalam pikiran mengingat kenanganku bersama caitlyn waktu kecil dulu."untung Masih ada yang bisa gue kenang lin.gue janji nggak bakalan ngilangin foto ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sayang yah,gue nggak tau muka lo sekarang bagaimana.kataku kembali sedih. Setelah hanyut dalam kesedihan itu,aku kembali menyimpan foto itu pada sebuah kotak yang menjadi tempat kenangan gue sama caitlin.dan memutuskan untuk segera tidur.berhubung besok gue harus datang pagi-pagi karna merupakan jadwal piketku.dan tidak membutuhkan waktu lama aku telah tertidur di atas kasur dengan serprey berwarna biru itu. *part history aldi* "Pagi di"sapa karel yang selalu datang kerumah pagi-pagi layaknya rumah sendiri.dan seperti biasanya aku tidak meresponnya sama sekali.aku telah selesai berpakaian,tapi aku sedikit meluangkan waktu untuk mengirimkan pesan buat caitlin.dan ternyata karel diam-diam memperhatikanku tanpa aku sadari."di.sadar di.caitlin itu udah nggak ada"katanya menyadarkanku.sejenak aku berpaling menghadapnya dan sesaat kemudian aku memalingkan wajahku ke arah lain tak menghiraukan ucapannya."caitlin udah pergi di.bokap lo jauh-jauh pindahin lo dari amerika kesini agar lo bisa ngelupain caitlin.agar lo kembali ke sifat lo yang dulu.tapi percuma kalau nyatanya elo masih simpan foto dia."katanya lagi.aku berpura-pura tidak mendengarnya meski semua yang ia ucapkan berhasil tertangkap oleh otakku."susah rel,lo nggak ada di posisi gue.gue udah terlanjur sayang sama dia"kataku akhirnya membalas ucapannya."gue bakalan ngelupain dia kalau ada orang yang bisa buat gue untuk move on dari caitlin."kataku yang membuat karel tidak bisa berkutip sama sekali."udah telat,kita berangkat sekarang"kataku akhirnya mencairkan suasana. Sepanjang perjalanan tidak ada yang membuka suara.kulihat dia sedang berfikir tapi entah ia sedang memikirkan apa.dan hanya alunan musik yang terdengar dalam mobil. Aku Berjalan menyusuri koridor kelas,tidak heran lagi kalau banyak siswa perempuan yang sok caper di hadapan gue atau sekedar memberi kado.hingga akhirnya aku telah sampai di kelas.sebelum sampai tepat di mejaku.aku berhenti di mejanya."lo habis nangis ya?"tanyaku saat melihat matanya bengkak."aa?enggak kok,gue nggak nangis"katanya berbohong."trus kenapa mata lo bengkak?"tanyaku tidak percaya."gue..lagi sakit mata.mending lo pergi sana.nanti tertular lagi sama lo"katanya mengusirku. Dan saat gue ingin melangkah pergi."eh tunggu"katanya membuatku tidak jadi pergi."gue hanya mau ingetin kalau perjanjian kita tinggal hari ini,jadi besok gue sudah lepas dari hukuman lo"katanya mengingatkanku."ehm...ok"kataku langsung pergi.
*part history salsha* Sejak kedatanganku di sekolah.aku langsung duduk rapi di meja dan langsung menyalin semua catatan yang di Perintahkan nya padaku.tidak perlu Waktu lama aku telah selesai menuliskan semua catatannya yang tertinggal itu.dan job ku sekarang adalah mengembalikan buku itu padanya.aku pun berdiri menghampirinya."nih,semua Catatan lo yang tertinggal udah gue salin.jadi sekarang jangan pernah atur-atur gue lagi"kataku sinis dan segera kembali ke mejaku tanpa memberikan waktunya untuk bicara.begitulah kepribadian gue,dan aku rasa,semua siswa juga sudah tahu itu.semenjak dia nggak ada,gue jadi begini.nggak mudah akrab dengan orang.dan sampai sekarang,gue masih belum mendapatkan sahabat yang seperti caitlin.bahkan steffy.memang steffy orangnya baik,Ramah.tapi ia mempunyai banyak kesibukan yang tidak bisa meluangkan Banyak Waktu untuk kami layaknya seorang sahabat. Hari ini aku pulang cepat dari sekolah,berhubung guru yang mengisi pelajaran terakhir berhalangan untuk memasuki kelas jadi kami bisa pulang lebih awal.seperti biasanya.sepulang dari sekolah aku menemani mama untuk belanja kebutuhan jualannya.di tengah-tengah kesibukan kami memilih belanjaan."helen?"kata seseorang yang nampaknya seumuran dengan mama.dan saat itu pula mama berbalik"kamu melina?"kata mama."iya,wah kok bisa ketemu disini yah"kata tante itu tidak menduga."ini siapa? Cantik banget"katanya memandangku."ini anak saya jeng,dia sekarang udah kelas 1 sma."kata mama memberitahunya."wah,berarti anak kita seumuran dong."kata ya lagi."oh ya"kata mama tidak percaya.cukup lama mereka berbincang membuatku lama kelamaan mulai jengkel karena kelamaan menunggu."yaudah ya jeng,saya pulang dulu soalnya ada urusan"kata tante itu akhirnya. "Itu siapa sih mah?"yang aku setelah mereka selesai berbin ang."itu dulu sahabat mama pas sma,tapi udah lama mama nggak ketemu karna mereka dulu tinggalnya di amerika."kata mama menjelaskan ku.dan aku hanya manggut-manggut mengerti."tapi siapa tau kamu kenal sama anaknya.kata melina kalian seumuran lo.siapa tau aja kan kalian jodoh"kata mama menggoda."ih,mama jangan halu deh,siapapun orangnya salsha nggak kenal dan nggak akan bakalan pernah kenal"kataku tak sudi di jodoh-jodohin."jangan ngomong gitu ah,nggak baik."kata mama menasehatiku.
*part history aldi* "Di,habis ini kita mau kemana"tanya karel."gue mau singgah dulu ke toko buku rel,lo mau ikut?"tanyaku. "Ikut aja deh,dari pada gue Gabut di rumah sendirian".katanya. sekitar 20 menit kami menghabiskan waktu di perjalanan dan akhirnya sampai di tempat tujuan. Aku mencari buku itu di antara susunan buku yang tertata rapi di setiap rak buku.dan saat asik memilih buku. "Kak aldi kan"kata seorang cewek yang lebih mudah dariku."lo...naya"kataku mengingat-ingat."iya kak.aku naya"katanya."wah,aku nggak nyangka.kak aldi terkenal yah sekarang.wajar saja sih.kak al di kan tampan baik lagi."katanya memujiku. "Kamu bisa aja"kataku sedikit salting menerima pujiannya.
Nah,hayoo.siapa yang pada Penasaran?kira-kira naya itu siapa yah?ada yang bisa Jawab nggak?komen di bawah.ok .tapi sebelum kalian momen,please tekan like dulu dan follow akun aku. 👇 May_ivony Bye..... 🙋🙆🙏 30-mei-2017