9.pdkt karel steffy

2.1K 99 2
                                    

°part history salsha°
Mood ku benar-benar hancur Sepulang dari pesta.kenapa juga gue selalunya ketemu sama dia.perasaan jakarta nggak sempit-sempit amat.batinku.

"Sha,lo mah nggak seru.Diam mulu.mikirin apaan sih?"tanyanya yang mulai membuka Pembicaraan dalam mobil.namun aku enggan untuk merespon.
"Yaudah deh kalau lo nggak mau respon.gue aja deh yang cerita.

"Lo tau nggak sih sa,tadi pas di acara ulang tahunnya syaf,kok gue ngerasa kalau karel perhatiin gue terus yah"katanya dengan cengingiran.
"Jadi intinya lo salting nih?"tanyaku yang baru kali ini meresponnya.

"Yaa...gue sih dukung aja kalau lo dekat sama karel"kataku.

"Nah.itu jawaban yang gue mau"katanya gembira.

"Asal jangan sampai aja lo lupa sama gue karna karel"kataku memperingatkannya.
"Lo nggak usah khawatir gitu kali sha.lo tenang aja okey."katanya yakin.

"Dan satu lagi,gue nggak mau yah lo juga dekat-dekat sama sahabatnya karel.cuman cukup sama karel aja"kataku melarangnya.

"Maksud lo aldi?aldi baik kok.lo nya aja yang negative thingking mulu"Katanya tidak menyanggupi syaratku.

"Kan seru tuh kalau gue sama karel. Dan lo sama aldi"katanya menjodo-jodohkan.

"Ihh..amit-amit cabang bayi."kataku tak peduli.
"Hati-hati loh.kalau benci jangan benci amat.nanti suka loh"katanya mengingatkanku.

"Gue jamin,gue nggak bakalan suka sama dia.lirik dia aja ogah"kataku penekanan di akhirnya.

"Gue pegang kata-kata lo"katanya sebelum percakapan kami berakhir karna rupanya telah sampai di rumah.
"Makasih ya stef"
"Yaelah,gue yang seharusnya bilang Makasih,yaudah gue balik"
"Ok"

tepat Jam 12 malam,kayaknya semuanya udah pada tidur.untung gue ambil kunci cadangan.

Mending gue langsung tidur aja,supaya besok nggak terlambat kesekolah.😴

*part history aldi*
"Di,menurut lo steffy cantik nggak sih?"tanya karel tiba-tiba.

"Emm.cantik.emangnya kenapa?lo naksir?"tanyaku.

"Kayaknya gitu di.bagaimana.lo dukung gue kan?"
"Gue dukung-dukung aja sih,soalnya dia nggak jutek dan galak kayak temannya itu"kataku judes.
"Caca maksud lo?"tanyanya.
"lo sejak kapan manggil dia caca"Tanyaku.

"Gue belum pernah si manggil dia caca secara langsung.tapi gue akan manggil dia caca mulai dari sekarang."

"Lo jangan pernah manggil dia caca.karna nama itu hanya panggilan buat sahabatnya caitlin."

"Yah sinis amat sih di.giliran caitlin aja"katanya namun tidak aku respon.

keesokan harinya disekolah.
Enggan sebenarnya melangkah kesekolah.soalnya banyak banget tugas yang harus aku kerjakan.berhubung belakangan -belakangan ini,jadwalku padat banget.tapi yah mau tidak mau gue harus....

"Hay rel"kata seseorang yang menyapa karel yang berjalan bersisian denganku.
"Eh steffy,lo mau kemana?"tanya karel yang sok akrab.
"Ini nih,gue mau ngembaliin buku ke perpus"kata steffy yang juga sok ramah.tapi sebenarnya memang ramah sih.
"Kebetulan.gue juga mau keperpus.bareng aja"ajak karel.
"Lo sejak kapan mau keperpus"tanyaku heran pada karel."sejak ada steffy"katanya enteng.

"Eh sha,gue bareng karel aja ya.supaya elo nggak usah repot-repot segala nganterin gue"kata steffy yang langsung berlalu pergi dengan karel.

"Ih.jadi gue di tinggalin?"kata salsha yang juga nggak terima .
"Maaf ya sha,lo bareng aldi aja ke kelas"teriak steffy dari jauh.

"Ih,amit-amit"kata kami kompak.

"Lo ikut-ikutan aja"kataku.
"Siapa juga yang ikut-ikut.emang gue mau ngomong begitu tadi"katanya tidak juga mau kalah.
"Apaan sih lo"kataku lagi.
"Elo yang apaan"katanya balik.

Kami memang sama-sama menuju kelas,tapi kami jalan berjauhan.layaknya dua orang anak yang sedang musuhan.dan begitu memang lah yang sebenarnya terjadi.

°part history steffy°

"Gue yakin nih,pasti mereka lagi berantem disana"kataku sambil di selingi ketawa.
"Lo benar stef,tapi mereka berdua memang harus di gituin.lama kelamaan pasti capek juga musuhan"katanya yang juga menahan tawa.
"Tapi kalau gue liat-liat mereka cocok sih.lo nggak kepikiran nggak sih"kataku meminta pendapatnya.
"Gue juga sependapat sama lo stef,gue liat mereka banyak kesamaan gitu"katanya menambahkan.
"Betul banget"kataku terakhir sebelum kami masuk ke dalam kelas.

°part history salsha°
"Sha"panggil steady namun tidak ku respon.
"lu ngambek yah,cepat banget sih ngambeknya.baru gue tinggal sebentar"katanya menyadari sebab akan kejengkelanku dengannya.
"Ya habisnya elo.pdkt sih pdkt.tapi jangan sampai ninggalin gue kali"kataku menjelaskannya.
"Iya deh,gue nggak akan kayak gitu lagi"katanya menyetujuinya.

Cukup singkat waktu yang kita lalui di sekolah.karna nyatanya,sekarang aku telah dalam perjalanan pulang.namun tidak jauh dari tempatku berdiri,kulihat ada dua preman yang sedang berusaha merebut tas dari seorang ibu.dan yang membuatku tidak bisa berpaling dari kejadian itu karna ternyata ibu yang hendak di copet itu adalah sahabat mama yang dulu ketemu di pasar.ya.kalau nggak salah namanya tante melina.
Gue harus tolongin tante itu.
Untunglah ada tongkat yang kutemukan di pinggir jalan.setidaknya bisa aku pakai untuk memukul preman itu.
"Rasain.pergi nggak.kalau kalian nggak pergi.gue gubukin terus nih"kataku sambil memukul preman itu tanpa henti.
"Aduh sakit .sudah neng,kami minta maaf.ampun neng"jerit kedua preman itu."yaudah,tunggu apalagi.cepat pergi"kataku geram.
Namun ternyata ide ku kali ini berhasil."ngakunya preman.baru di pukul pake tongkat aja udah kabur.dasar preman payah"kataku berbicara sendiri.
"Oh iya,tante nggak papa kan?"tanyaku.
"Tante nggak papa sayang.makasih yah udah nolongin tante.kamu yang anaknya helen kan,sahabat tante?"tanya tante itu memastikan."iya tante,nama aku salsha"kataku memperkenalkan Namaku.
"Sekali lagi makasih ya salsha"

"Iya tan,sama-sama"
.thank you buat semua yang udah vote dan comment.Makasih juga buat pembaca gelap.maaf kalau feel nya nggak dapat.dan banyak typo😉😁😇.
Follow akun aku yah
👉may_ivony
10 juni 2017.

Mungkinkah Cinta?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang