Spesial ied mubarak
Minal aidzin walfaizin
Mohon maaf lahir batinLike koment
*part history aldi*
"Ssttt...hustt.."kata karel memberi kan isyarat padaku agar setidaknya berbalik menghadapnya dan sejenak menghentikan aktivitas ku yang sedari tadi mengotak-atik ponselku.
Aku menuruti permintaannya kali ini untuk menghadapnya.
Dan memasang raut wajah seolah bertanya padanya untuk apa ia menyuruhnya berbalik manghadapnya."Salsha ada hubungan apa sama cowok yang ada di sampingnya.?"ucapnya setengah berbisik.
Alhasil aku yang mendengar ucapannya itu hanya mengangkat bahu tak tahu.kenapa ia malah bertanya padaku.kenapa tidak bertanya langsung pada orangnya .batinku.
"Salsha ceria banget lo hari ini,nggak seperti biasanya.pasti karna kehadiran cowok itu."katanya lagi-lagi seraya mendekatkan wajahnya padaku untuk memudahkan ia membisikkan sesuatu padaku.Lagi dan lagi aku menatap karel heran.memang apa pedulinya ia sama salsha,orang ia pdkt sama steffy,bukannya sama salsha.namun aku tetap tak meresponnya.lagi-lagi mood ku jelek untuk berbicara.
Tapi benar juga yang karel katakan.baru kali ini ia mendapati salsha yang tersenyum lepas seperti sekarang ini.jarang bahkan tak pernah ia mendapatkan salsha yang bermuka ceria.yang menampakkan lekuk wajah cantiknya kalau ia sedang tertawa.
Tapi kenapa senyum salsha kali ini mengingatkannya tentang seseorang.seseorang yang ada dalam foto yang di titipkan caithlin padanya.senyum yang ada dalam foto itu persis sama dengan senyum salsha sekarang.
"Apa artinya ini?"batinku.
Untuk memperjelas,ia kembali mengeluarkan foto itu dari saku celananya.memang ia selalu membawa foto itu kemana-mana.untuk mengantisipasi kalau ia bisa saja bertemu dengan orang yang mirip dengan foto itu di jalan atau mungkin di suatu tempat.
dugaannya seolah memberi sinyal bahwa memang salsha lah yang ada pada foto itu.tapi mana mungkin,setiap hari ia bertemu dan memerhatikan wajah salsha.tapi tidak sedikitpun ia menangkap kemiripan dari wajahnya dengan foto itu.
Diam-diam ia memang kadang memerhatikan salsha.ia mengambil keputusan untuk mempertimbangkan dugaan karel bahwa salsha pemilik foto ini.tapi baginya,tidak ada kemiripan sama sekali."Apa ini karna ia tak pernah melihat salsha dengan keadaan senyum?"lebih tepatnya lagi ia selalu bertemu dengan cewek itu dengan muka jutek,ketus dan semacamnya.oleh karna itu ia sama sekali tak menangkap kemiripan dari wajahnya.
Cukup lama aku memandanginya yang masih dengan keadaan tertawa lepas dengan seseorang yang berada di sampingya itu.entah orang itu siapa nya salsha.ia tak ingin mengurus itu terlebih dahulu.
Yang ia ingin tahu adalah kejelasan tentang foto ini yang memang mirip dengannya.
Cukup lama aku bergayut dengan otakku sendiri.hingga lamunanku buyar karna kehadirannya yang telah berada di depanku tanpa aku sadari kapan ia berubah posisi dari duduk menjadi berdiri.
"Kenapa foto gue bisa ada sama lo?"kata pertama yang keluar dari mulutnya.*part history salsha*
Entah dirinya yang kegeeran atau apa.yang jelas ia merasa salah tingkah sendiri saat menyadari bahwa dirinya sedang di tatap tanpa kedip oleh aldi.
Awalnya ia menganggapnya hanya angin lewat.namun tatapan aldi benar-benar tak berhenti dan masih terus menatapnya.Iqbal yang menyadari itu pun berucap."ca,cowok yang di belakang itu naksir sama lo yah?"tanyanya.dapat aku duga pasti yang ia maksud adalah aldi.
Karna hanya aldi yang sekarang memperhatikannya.sedangkan karel asik mengobrol dengan steffy.
Aku yang merasa risih mulai tak terima.meski aku sedikit di bikin terbang ke awan karna tingkahnya.tapi tidak bisa di pungkiri juga kalau ia merasa risih dengan tatapan aldi.
Akhirnya ia memutuskan untuk berdiri untuk mengetahui apa sebenarnya yang aldi perhatikan dari dirinya.
tapi sebelum ia bertanya padanya,ia terlebih dulu melihat foto yang ada pada genggamannya.seketika itu pula ia menyadari bahwa foto itu adalah fotonya.kenapa bisa ada sama dia.iqbal sahabat gue sendiri belum tentu punya foto gue.mengingat aku yang jarang berfoto dan tidak sembarangan memberi foto itu pada orang lain.Pertanyaanku berubah.sekarang dalam pikiranku satu-satunya adalah dimana ia mendapatkan foto itu dan bagaimana bisa foto itu ada padanya.hingga akhirnya aku bersuara.
"Kenapa foto gue bisa ada sama lo?"kataku dengan nada bicara yang sadikit ku tinggikan agar ia tersadar dari lamunanya.jelas sekali ia melamun.membuatnya tak bergeming sama sekali.
"A apa?"katanya gagap.
"Kenapa foto gue ada sama lo?"kataku untuk yang ke dua kalinya."lo jangan ngawur.mana mungkin ini foto lo"katanya sudah kembali bersikap normal dan sekarang bersikap tak percaya atas apa yang aku katakan.
"Ih,gue nggak ngawur.itu betulan foto gue waktu aku kecil"kataku ingin membuatnya percaya .
Namun raut wajahnya seolah berkata bahwa ia masih tidak percaya dengan ucapanku."Yaudah kalau lo nggak mau percaya.iqbal.ini foto gue kan?"tanyaku meminta kepastiannya agar lelaki keras kepala ini percaya padaku.
"Oh iya,ini beneran foto lo ca"kata iqbal sesuai dengan dugaanku.
"Gue bilang juga apa di,itu foto salsha tapi lo nggak mau dengar in gue."kata karel juga menimpalinya.
Namun dapat terpancar jelas dari wajahnya bahwa ia sudah percaya kalau itu foto gue."Elo dapat dari mana foto gue"pertanyaan kedua yang sedari tadi ingin keluar dari mulut ku.
Namun hal ini menguji salsha untuk menahan rasa ingin tahunya,sebab guru yang akan mengisi jam pertama telah melangkah masuk.
Namun karna rasa ke ingin tahuannya yang besar membuat salsha tak bisa berkonsentrasi pada pelajaran.dalam pikirannya hanyalah tentang aldi.dimana ia mendapatkan foto itu.ia bahkan melamun.
guru yang menyadari itu seketika menegur salsha.
"Salsha,apa yang kamu pikirkan?"kata ibu guru yang berhasil menyadarkannya namun belum sepenuhnya fokus.Ia malah berucap menuruti pikirannya.tentu saja ia tak sadar akan mengucapkan itu.
"Aldi bu"seketika tawa meledak.
Sampai saat ini ia masih bingung kenapa teman sekelasnya menertawainya.apa yang salah dari ucapannya"Ya ampun"buru-buru ia menutup mulutnya dan memasang wajah malu.ia baru sadar setelah ternyata tanpa ia sadari bahwa ia berucap sedang memikirkan aldi.entah bagaimana reaksi aldi saat itu.yang jelasnya ia tak kuasa menahan malunya.ingin rasanya ia langsung menghilang dari tempat ini juga sekarang.
"Ciee...uhuy"kompak teman sekelasku meledekku.
Masih tak kuasa membendung rasa malu nya sekarang.apa yang harus ia lakukan agar ia tak lagi di pandang memalukan oleh semua teman sekelasnya.Kenapa gue bisa hilang konsentrasi begini?"katanya merutuki dirinya sendiri.
Ya ampun untuk kedua kalinya salsha malu guys.reaksi aldi gimana yah saat ia mengetahui ternyata salsha sedang memikirkannya?
Jadi ikutan malu deh gue.😁
Siapa yang senang dengan kehadiran iqbal?Ada soniq nggak nih?
Baik alovers maupun soniq silahkan bersaing dalam kolom komentar.Follow.....may_ivony.
17 juni 2017

KAMU SEDANG MEMBACA
Mungkinkah Cinta?
Fanfictionmenceritakan tentang seorang gadis yang sangat membenci alvaro maldini siregar dan menjadi haters nya.