*part history aldi* "Aku nggak nyangka,ternyata kak aldi sekarang terkenal yah.wajar aja sih.kan kak aldi ganteng,baik lagi"katanya memuji."kamu bisa aja saya"kataku sedikit salting."oh iya kak.aku mau nyerahin ini.terserah kakak mau baca atau tidak"katanya yang seketika membuat gurat wajahnya menjadi kelihatan sedih."ini apaan naya?"tanyaku yang masih tidak mengerti dengan amplop yang di berikannya padaku."kak aldi juga bakalan tau nantinya.yaudah aku pergi dulu kak.bye"katanya yang sedikit terburu-buru tak memberiku waktu untukku bertanya lagi. Aku memperhatikan amplop itu.dapat ku tebak kalau di dalamnya adalah surat.tapi kelihatannya,surat ini udah lama banget.so sampulnya aja sudah koyok seperti telah terendam dalam air.dan akan gue buka saat telah sampai di rumah. Karena teramat penasaran dengan isi amplop itu,tanpa membuang waktu.setibanya aku di rumah,aku bergegas menuju kamar dan mengunci kamar.setelah itu aku mulai membuka amplop itu.dan ternyata benar,isinya adalah sebuah surat dan juga sebuah foto. 31-mei-2017 Dear aldi Aldi,ini aku caitlin.aku nggak tau.surat ini sampai sama kamu atau tidak.yang aku harap,semoga surat ini bisa kamu baca.di,aku minta maaf.aku pergi nggak bilang-bilang.sebenarnya saat itu aku ingin berangkat ke indonesia.tujuan Keberangkatan aku untuk temuin sahabat aku.maaf di,sebenarnya aku mau pamitan sama kamu,tapi karna aku terburu-buru,makannya aku nggak sempat temuin kamu.dan saat aku nelfon kamu.nomor kamu nggak aktif. Aldi,aku tulis surat ini saat pesawat yang aku tumpangi kemungkinan akan jatuh.. Aldi,aku hanya mau pesan.kalau suatu saat kamu kembali ke indonesia,tolong kamu cari sahabat aku.tolong jagain dia.rasa sayang aku ke dia sama dengan rasa sayang ku ke kamu.di dalam amplop ini juga ada foto sahabat aku,nama sapaan akrabnya cacha.tapi foto itu adalah foto waktu dia kecil.aku nggak tau,sekarang wajahnya gimana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dari caitlin yang sangat mencintaimu.
aku benar-benar rindu akan sosok caitlin sekarang.setelah aku membaca surat ini,aku benar-benar menyesal tidak mencegah keberangkatannya dulu.aku mengacak rambutku frustasi.andai aku cewek.pasti aku akan menangis sekeras-keras nya.namun aku cowok,alhasil aku hanya bisa memandang surat itu dengan kesedihan. Kembali ku perhatikan wajah cewek yang ada di foto itu,kalau aku perhatiin,aku merasa tidak asing dengan wajah cewek itu.tapi intinya,aku harus nemuin cewek itu.ini adalah pesan terakhir yang caithlin minta padaku. "Aku janji caithlin,aku pasti akan nemuin dan jagain sahabat kamu ini."kataku dengan penuh keyakinan. Karna tidak ingin larut dalam kesedihan itu,aku beranjak ke Lantai bawah untuk Sekedar bersantai di depan tv agar secepatnya aku bisa melupakan tentang nya.bersamaan dengan itu pula,bokap dan nyokap ku datang."mam dan papa,udah pulang?"kataku tidak percaya. Meski aku merupakan sosok yang cuek sama orang,tapi tidak dengan bokap dan nyokap ku.justru sebaliknya,aku sangat berbakti pada mereka berdua. Dan mulai sekarang aku akan berusaha untuk kembali ke sifat ku yang dulu.sifat ku saat caithlin masih ada di sampingku. dapat aku bilang,mama orangnya cerewet,dan sangat suka mengobrol.oleh karena itu,kalau ia tidak ngerumpi sama teman-teman arisannya,pasti aku yang di ajak teman ngobrolnya."aksi,kamu tau nggak sih"kata mama memulai."tau apa sih mah"tanyaku tak bersemangat."mama tadi ketemu sama teman sma mama,dia punya anak loh.seumuran sama kamu."kata mama menjelaskan."terus mama tanya aku buat apa"tanyaku kembali."yah,siapa tau kalian kenal.apalagi anaknya cantik loh aldi.bisa aja kan,nanti kalian kami jodohin"kata mama yang reflex membuatku sangat terkejut."mama jangan ngelantur,jodoh aku bukan mama yang nentuin"kataku langsung beranjak menaiki tangga."aksi,dengerin mama dulu,kok mama ditinggal"kata mama teriak.namun aku tetap tidak memperdulikannya."mama apa-apaan sih,nggak tau apa,kalau anaknya lagi sedih.eh,malah tambah hal-hal yang nggak penting"kataku mengomel sendiri. Aku mengambil kunci mobil yang berada di atas meja belajar ku.dan aku menancapkan gas mobilku menuju ke rumah karel.buat apa lagi kalau bukan untuk menceritakan mengenai isi surat itu padanya,setidaknya dia bisa membantuku untuk nemuin siapa orang yang di maksud caitlin itu.tidak lama kemudian aku sampai di rumahnya.saat itu pula,saat aku tiba di kamarnya.aku menceritakan semuanya."coba gue liat fotonya"katanya padaku."nih"kataku sembari memperlihatkan foto itu padanya."lo nggak merasa kenal nggak sih sama foto ini?"tanyanya meminta pendapatku."tadinya gue juga berfikiran gitu rel,tapi gue nggak tau siapa"kataku padanya."di,kalau gue perhatiin sih,foto ini mirip sama salsha.iya nggak sih"kataku. "Hhhh.lo ngomong apaan rel,mana mungkin dia."kataku menganggap ucapan karel sebagai gurauan."gue betulan aldo,coba lo perhatiin"kata karel tetap pada pendapatnya."gue tau caithlin,mana mungkin dia sahabatan sama cewek segalak itu"kataku juga tetap pada pendapatku."yah,terserah kamu sih,gue kan cuma kasih pendapat gue"katanya kemudian karna sedari tadi aku Tidak mempercayai pendapatnya."intinya,lo harus bantu gue cari cewek ini"kataku meminta bantuan."ok"katanya setuju. Aku memarkirkan mobilku di halaman sekolah.dan setelahnya aku turun dan berjalan menuju kelasku."mungkin pagi ini,aku datang lebih awal,soalnya masih banyak teman kelasku yang lain yang nampaknya belum datang.termasuk karel sendiri.dan sekarang kami hanya ber empat di kelas.aku,si cewek galak,dan dua siswa lainnya.aku mencoba mempercayai perkataannya karel,kalau sebenarnya foto itu mirip dengan salsha.dari meja ku,aku memperhatikannya dengan saksama.dan memang,ucapan karel ada benarnya.salsha memang agak mirip dengan cewek yang ada di foto itu. Tidak lama aku menatapnya.namun ternyata ia dapat menyadari kalau aku sedang memperhatikannya."ngapain lo liat-liat gue?"katanya dengan nada sinis,begitupun dengan tatapannya."yee,santai aja kali.dan jangan kegeeran.gue bukan liat lo,tapi gue liat...orang yang ada di depan kelas itu"kataku menunjuk kumpulan siswa yang seperti biasanya berkumpul di depan kelasku.apalagi kalau bukan untuk caper,ngasih kado atau sekedar ngajak foto tapi tidak ada yang aku ladeni.dan sepertinya ia percaya dengan perkataanku. Dan sekarang aku berada diantara kenyataan antara percaya dengan tidak.percaya karna wajahnya yang mirip dengan sahabat caitlin dan tidak Percaya karna mengingat sikapnya yang berbanding terbalik dengan caitlin."lu mikirin apaan sih"tanya karel yang tidak ku sadari kapan kedatangannya."gue mikir siapa cewek ini rel"kataku menunjuk foto cewek itu."habisnya lo nggak percaya sih sama pendapat gue,gue bilang dia itu salsha"katanya lagi-lagi."kalian Berdua bahas apaan sih,kok dari tadi nyebut-nyebut nama gue"katanya merasa tersinggung."nggak kok.kita hanya bilang kalau lo itu.....cantik."kata karel yang mencari cari alasan."ih,elo aja kali yang bilang gue engga"kataku mengelak."apapun itu,gue nggak perlu pujian dari kalian berdua"katanya lagi-lagi sinis."nah,lo liat sendiri kan.sifatnya bagaimana sebelas seratus sama caitlin."kataku meyakinkan karel.
Hmm...ayo,siapa yang tau.cewek di foto itu salsha apa bukan yah?komen di bawah.dan yang punya usul juga bisa komen.vote nya jangan lupa.dan follow akun aku. 👉may_ivony 👌ok 31 mei 2017