"Noona, kau mau berangkat bersamaku?" tanya Jungkook. Pagi ini mereka sedang sarapan. Taehyung dan Jungkook duduk di meja makan untuk memakan roti yang telah Eun Hye siapkan.
"Boleh, tunggu sebentar aku mau mengambil tasku dulu" kata Eun Hye sambil beranjak dari wastafel
"Kau tidak sarapan?" tanya Taehyung
"Sudah, aku sudah sarapan tadi sebelum kalian" jawab Eun Hye. Taehyung hanya mengangguk kecil.
"Ayo Jungkook!" seru Eun Hye setelah mengambil tasnya.
"Ne, kaja!"
"Chamkan! Kalian ikut aku saja, aku kan juga pakai mobil " kata Taehyung
"Ah tidak usah hyung, kami naik mobilku saja" tolak Jungkook
"Kan lebih baik pakai satu mobil saja. Tapi, ya sudahlah terserah padamu" kata Taehyung
"Ayo noona" kata Jungkook sambil menggandeng tangan Eun Hye
"Ck! Mengapa harus gandeng-gandengan seperti itu sih? Menyebalkan" monolog Taehyung setelah Eun Hye dan Jungkook pergi
"Tapi hey, apa urusanku? Apa sih yang kau pikirkan Kim Taehyung! Dia itu gadis menyebalkan yang merusak masa mudamu! Sadarlah" kata Taehyung sambil menggelengkan kepalanya untuk mengusir pemikiran anehnya.
---
Jungkook dan Eun Hye sudah sampai di kampus mereka. Eun Hye pun keluar dari mobil Jungkook.
"Terima kasih kookie" kata Eun Hye
"Ne"
"Kook-ah, apa kau bisa naik motor?" tanya Eun Hye
"Bisa"
"Lalu kenapa kau tidak pakai motor saja?"
"Memangnya kenapa dengan mobil?" tanya Jungkook
"Tidak apa-apa sih, hanya saja aku lebih suka dengan motor. Motor kan lebih praktis, dan juga bisa membelah kemacetan" kata Eun Hye
"Kau benar juga noona. Baiklah, aku akan coba naik motor mulai sekarang. Lagipula sebenarnya aku juga punya motor di rumah"
"Benarkah? Waah, aku akan jalan-jalan naik motor!" seru Eun Hye girang. Jungkook tersenyum melihat tingkah kakak iparnya itu.
"Kaja kookie, kita masuk kelas!" Eun Hye merangkul tangan Jungkook dan membawanya pergi memasuki kampus.
---
"Aku pulang!" seru Eun Hye
"Darimana saja kau? Kenapa baru pulang sekarang?" tanya Taehyung yang sudah keluar dari kamarnya
"Kami pergi belanja dulu hyung" jawab Jungkook
"Iya, kami beli bahan-bahan makanan dan beberapa keperluan rumah lain" kata Eun Hye, Taehyung hanya ber oh ria
"Kau mau makan apa Kookie? Biar aku masakkan" tanya Eun Hye
"Yak! Sebenarnya yang suamimu itu Jungkook atau aku sih? Harusnya kau bertanya seperti itu kepadaku dulu bodoh!"
"Benarkah? Ya sudahlah tidak penting juga" kata Eun Hye sambil mengendikkan bahunya
"YA!"
"Iya iya baiklah, kau mau makan apa wahai suamiku tersayang?"
"Aku mau japchae" kata Taehyung
"Baiklah akan kumasakkan"
"Tapi dagingnya harus tipis dan tidak alot, bumbunya harus terasa, dan jangan terlalu pedas. Aku benci pedas" papar Taehyung, Eun Hye hanya menghela napas dan mengangguk.
"Kalau kau Jungkook?" tanya Eun Hye
"Aku sih terserah saja, apa yang kau masak akan kumakan" kata Jungkook
"Baiklah akan kumasak. Kalian tunggu saja sebentar" kata Eun Hye sambil memulai acara masak memasaknya
"Biar kubantu noona" tawar Jungkook
"Ah tidak usah, aku bisa sendiri kok" tolak Eun Hye
"Tidak tidak, aku akan tetap membantumu. Lagipula kalau dikerjakan berdua lebih cepat selesai bukan?" kata Jungkook
"Wah kau memang tipe suami idaman Kook-ah, tida seperti seseorang yang kukenal" puji Eun Hye sambil menatap tajam ke arah Taehyung yang sedang bermain dengan ponselnya. Taehyung hanya pura-pura tidak mendengarnya.
"Suamiku sayang, makanannya sudah matang. Kau mau makan sendiri atau kusuapi?" kata Eun Hye dengan nada ramah yang dibuat-buat
"Hei berhentilah, itu membuatku jijik" kata Taehyung
"Kau yang bilang kau adalah suamiku. Jadi aku harus melayanimu dengan baik bukan?"
"Tapi aku jijik mendengarnya"
"Kau kira aku tidak jijik mengatakannya?! Sudahlah cepat makan makananmu atau kuhabiskan semuanya!"
Eun Hye sangar mode : on
Akhirnya mereka makan. Jungkook dan Taehyung tidak percaya kalau masakan Eun Hye ternyata begitu enak.
"Noona, masakanmu sangat enak" puji Jungkook
"Benarkah?"
"Eumm"
"Baguslah kalau kau menyukainya"
"Noona, sering-seringlah masak di rumah" kata Jungkook
"Jungkook benar" timpal Taehyung
"Jadi masakanku memang enak sekali ya?" kata Eun Hye sambil memicingkan matanya menatap Taehyung
"Ma- maksudku, kan lebih baik kau masak di rumah, su- supaya lebih mengehemat uang" jawab Taehyung gelagapan
"Tinggal bilang masakanku memang enak kok susah sekali sih?" kata Eun Hye menggoda Taehyung
"Tidak. Jangan sombong seperti itu ya! Masakanmu tidak seenak itu, masakan ibu kantin di kampus lebih enak daripada punyamu" elak Taehyung
"Jinjjayo? Kalau begitu kenapa kau nambah nasi?"
"E- e- eum, sudah. Aku sudah kenyang" kata Taehyung sambil beranjak dari meja makan dan kembali ke kamarnya. Eun Hye yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala.
"Pria itu benar-benar"
---
"Ah itu enak sekali" monolog Taehyung di dalam kamarnya
"Aku masih lapar, aku ingin makan itu lagi"
"Hyung" Taehyung terperanjat kaget ketika Jungkook membuka pintu kamar mereka
"Wae?"
"Kau belum tidur? Kukira kau sudah tidur" kata Jungkook
'Bagaimana aku bisa tidur kalau japchae enak itu masih terngiang di kepalaku?!"
"Aku belum mengantuk" kata Taehyung beralasan
"Ya sudah ayo kita tidur" Jungkook pun berbaring di sebelah Taehyung. Setelah beberapa lama Jungkook pun tertidur.
"Kook-ah, Jungkook, kau sudah tidur?" tanya Taehyung
"Huft, ternyata dia sudah tidur. Baiklah japchae, aku datang!" monolog Taehyung. Ia pun bangkit dari tempat tidur untuk pergi ke dapur
Sesampainya di dapur dia langsung membuka lemari makanan dan juga mengambil nasi. Ia makan dengan lahapnya. Namun tiba-tiba lampu dapur menyala. Taehyung pun menoleh ke arah saklar lampu, dan...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
"Wah, ternyata ada kucing raksasa di rumah ini"
'EUN HYE!!!!'
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Story
FanfictionWas #10 kimtaehyung Menikah dengan pria kekanakan, mesum, dan idiot itu suatu ketidakberuntungan terbesar dalam hidup seorang Lee Eun Hye. Menikah dengan gadis yang memiliki banyak masalah dan bar-bar adalah neraka untuk Kim Taehyung. Gila, merek...
