Bagian 40

6.7K 618 5
                                        

Jihyun terbelalak kaget saat mendengar perkataan suaminya. "Kau? Tapi kenapa?"

"Kau adalah pembunuh. Kau telah membunuh istriku, Eun Suk"

"Atas dasar apa kau menuduhku seperti itu? Apa karena Taehyung?"

"Tidak. Bukan karena Taehyung, tapi karena orang lain yang mengatakannya"

"Siapa?"

Eun Hye pun keluar dari mobil bersama Taehyung dan Jungkook. Mereka berjalan menghampiri Jihyun.

"KAU!" seru Jihyun saat melihat Eun Hye. "Bagaimana kau--"

"Iya, aku kembali eomma"

Jihyun menatap Eun Hye tajam. "Apa kau mempercayai wanita yang telah meninggalkan putramu bergitu saja?" tanya Jihyun sinis kepada Seokjin.

"Bukan hanya karena Eun Hye, tapi juga karena ponsel ini," Seokjin pun mengambil sebuah ponsel di saku celananya. "Di dalam ponsel ini ada rekaman percakapan antara kau dan juga kakakmu, Han Jae Seok. Kami sudah menangkap Jae Seok, sekarang giliranmu. Bersiaplah untuk mendekam di penjara"

"Tidak mungkin. Kau tidak bisa melakukan ini padaku!" amuk Jihyun. Ia tetap berontak. "Lepaskan aku!"

"Bawa dia" perintah seorang polisi pria. Jihyun pun dibawa menggunakan mobil polisi.

"Sudah selesai," kata Seokjin.

"Gomawo, appa" ujar Eun Hye.

"Kenapa kau berterima kasih? Harusnya aku yang mengatakan itu. Sekarang tenanglah. Akan kupastikan iblis itu mendapat hukuman seberat-beratnya"

"Itu benar, dia pantas mendapatkannya," timpal Jungkook.

"Sekarang lebih baik kita masuk dan istirahat" saran Seokjin. Mereka pun masuk ke rumah dan pergi ke kamar masing-masing untuk istirahat.

---

Eun Hye yang sedang mengambil pakaian dilemari merasa kaget dengan tangan yang tiba-tiba melingkar di perut buncitnya. Pelakunya tentu saja suami tercintanya.

"Taehyung-ah, apa yang kau lakukan?"

Taehyung menempatkan dagunya di pundak Eun Hye. "Aku merindukanmu," katanya lirih.

"Aku sudah kembali. Maafkan aku karena meninggalkanmu begitu saja"

"Kenapa kau tidak menceritakan kepadaku?"

"Aku tidak mau kau celaka"

"Tapi tetap saja, kau tahu betapa bingungnya aku mencarimu? Aku sudah seperti gelandangan. Bahkan wajah tampanku ini sudah tidak terurus"

Eun Hye terkekeh mendengar ucapan Taehyung. "Kenapa kau malah tertawa!" kesal Taehyung.

"Kau itu masih saja memikirkan wajahmu itu. Baiklah, nanti aku yang akan mengurus wajah jelekmu" ledek Eun Hye.

"Yak!"

"Arraseo, mian"

"Ngomong-ngomong, bagaimana keadaan anakku di dalam sana?" tanya Taehyung sambil mengelus perut Eun Hye.

"Dia baik-baik saja"

"Dia lelaki atau perempuan?"

"Perempuan, usianya sudah hampir 7 bulan sekarang"

"Benarkah? Dua bulan lagi aku akan menjadi seorang ayah" girang Taehyung. Eun Hye berbalik untuk menatap wajah suaminya itu.

Our Story Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang