Special Chapter #2 : Kim Taehyung

7.9K 516 7
                                        

Aciee yang masih nungguin 😂😂
Cuma cerita abal-abal kok minta ditungguin, jahat emang gue :)

Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung cerita ini, nggak nyangka dibaca sampe 5 ribu kali, gue terharu sungguh :')

Jujur gue kadang malu sendiri pas liat chapter awal Our Story, jelek banget sial 😂😂

Sumpah deh, ketikan acak awut, tanda baca nggak ada, kosa kata minim, ancur parah. Tapi gue nggak akan ngehapus cerita ini. Karena well, yang pertama selalu berkesan, kan?

Oke, silahkan nikmati chapter terakhir dari buku ini. Selamat membaca ^^


***

Hai, aku Kim Taehyung, 28 tahun, suami wanita bernama Lee Eun Hye. Aku tampan dan kau jelas tidak bisa mendustakannya. Aku memiliki seorang anak perempuan bernama Kim Eun Suk, dia sangat cantik. Sekarang ia berumur 7 tahun.

Menikah dengan Lee Eun Hye selama 8 tahun? Menurutku itu sangat menyenangkan. Aku bisa terus menggodanya dan membuat dirinya kesal. Kau tahu, melihat wajah Eun Hye yang memerah karena sebal itu adalah hiburan tersendiri untukku.

Dia adalah wanita paling hebat yang pernah aku termui. Dia bisa dengan sabar menghadapi diriku dan segala permasalahan yang menghadapi kami. Dia sangat dewasa, walau sifat kekanakannya kadang muncul.

"Kim Taehyung~~" dia merengek kepadaku. Tidak biasanya dia seperti ini.

"Kenapa?" Aku masih mencoba fokus ke laptopku. Jujur saja, pekerjaanku sangat menumpuk sekarang.

"Kenapa kau bekerja terus?"

"Karena kita harus tetap makan," jawabku tetap dengan mata yang fokus ke arah laptop.

Aku sejenak berhenti untuk menyeruput kopi hitam yang tadi dibawakan Eun Hye. "Kau kenapa?" tanyaku sambil menatapnya yang masih setia berdiri di depan meja kerjaku.

"Tidak apa-apa."

"Oh, ya sudah kalau begitu." Aku kembali memfokuskan diriku pada pekerjaanku.

Aku sedikit melirik Eun Hye yang berdiri disana dengan wajah yang ditekuk. Wanita itu duduk di sofa ruang kerjaku. Beberapa menit kemudian ia bangkit dan berjalan ke arahku.

Eun Hye menarik kursiku dan duduk di atas pangkuanku. Ia memeluk leherku dan menaruh dagunya di bahuku. "K-kau kenapa? A-apa yang kau lakukan?" Aku bertanya dengan gugup, tidak biasanya dia seperti ini.

Aku merasakan ia menggeleng di bahuku. "Tidak apa-apa. Aku hanya ingin bersamamu."

Aku mencoba menjauhkan tubuhnya. Aku menangkup kedua pipinya. "Kau kenapa, hum? Tidak biasanya manja seperti ini. Dan hei, kenapa badanmu panas?" Aku baru menyadari kalau tubuh Eun Hye hangat, sepertinya ia sedikit demam.

"Aku sakit," ujarnya dengan bibir mengerucut. Demi Tuhan jangan seperti ini, kau membuatku ingin memakanmu hidup-hidup, Kim Eun Hye.

Aku mencubit kedua pipinya. "Bagaimana bisa? Istirahatlah."

Ia menngeleng dan kembali mendekapku. "Tidak mau, aku mau bersamamu."

Aku tersenyum. "Kau jadi manja saat sakit, ya? Apa karena Eun Suk ikut ayah dan Taeyeon ke Jeju?"

"Memangnya kenapa? Manja dengan suami sendiri tidak dosa, kan?"

Aku terkekeh. "Tentu saja tidak. Baiklah, ayo kita ke kamar, istriku."

Our Story Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang