Am I Wrong -14- Free Time

587 31 5
                                        

  
BAGIAN EMPAT BELAS

My Playlist - Indigo by NIKI
_____________

"Vanya apa kau membawa parfume? aku lupa membawanya" Tanya Madelaine sambil memakai baju olah raganya, ia paling tidak menyukai untuk setiap pelajaran yang harus membuatnya berganti baju karena itu membuat dirinya panas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Vanya apa kau membawa parfume? aku lupa membawanya" Tanya Madelaine sambil memakai baju olah raganya, ia paling tidak menyukai untuk setiap pelajaran yang harus membuatnya berganti baju karena itu membuat dirinya panas.

Tidak mendengar jawaban dari Vanya, Madelaine pun mengalihkan pandangannya dan melihat Vanya yang sedang mengacak acak loker pakaiannya "ada apa?"

"Baju Olahraga ku menghilang" ucap Vanya sambil terus mencari. Dia bahkan belum pernah memakai baju olah raga tersebut dan ia yakin ia mengantungnya dilemari ini

"Jangan bercanda, Kau tidak mau membuat Mr.Jones marah kan?" Sahut Vannesa yang sudah siap dengan pakaian olahraga miliknya

"biar aku tanya Develyn, apa ia akan memakainya" ucap Madelaine sambil mengambil handphonenya, sambil menunggu jawaban. Vanya melihat ke arah sekitar ruangan itu untuk mencari bajunya takut takut ada yang sedang menjahilinya "shit, baju miliknya sedang di laundry"

Vanya menghela nafas beratnya namun tetap memberikan senyumannya "biarkan saja, salah ku tidak memeriksanya. Ayo kelapangan Mr.Jones akan marah jika kita telat"

Madelaine dan Vannesa menatap prihatin ke arah Vanya sambil berjalan kearah lapangan terlebih dahulu, mereka cukup tahu Simon sangat tidak menerima alasan apa pun pada murid yang tidak membawa baju mereka. ia akan menghukum murid itu dengan cara berlari mengeliingi lapangan bola sekolah mereka untuk beberapa lap

"wait" Madalaine berhenti berjalan disaat suara Vannesa menghentikan jalannya. dengan kening berkerut Madelaine mendangakkan kepalanya dan melihat Vanya dan Mr.Jones sedang berbincang "apa cuma aku yang melihat jika Mr.Jones terlihat sedang tersenyum?"

seteleh berbincang dengan guru olahraga mereka, Vanya kembali menemui temannya yang berada dipinggir lapangan tak lupa dengan senyumannya "dia bilang aku boleh tidak mengikuti olahraga"

"what the.."

"jika aku yang melakukan itu, aku yakin dia sudah membunuhku" ucap Vannesa sambil menggeleng gelengkan kepalanya tidak percaya "selamat, kau bisa pulang terlebih dahulu"

"kalau begitu aku akan kekelas, bye guys, selamat berolah raga" ucap Vanya sambil berjalan menjahui kedua teman temannya. sambil berjalan masuk kedalam gedung sekolahnya, ia melirik ke sekitar. daerah gedung tidak terlalu ramai karena memang jamnya pelajaran sedang di mulai

"Vanya!" Vanya menoleh cepat, ia melihat tiga murid laki laki yang sedang berdiri di belakangnya menghentikan jalannya untuk melanjutkan jalannya menuju lantai dua "kebetulan sekali"

Kening Vanya mengkerut menatap tiga laki laki yang memakai seragam sama dengannya namun ia tidak pernah melihatnya. Matanya melirik ke arah bedge tiga laki laki itu, merah, kelas satu.

Am I Wrong? [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang