Trying To Understand

291 44 5
                                        

Tifffany Pov

Aku akhirnya kembali keruangan setelah sehun berangkat ke bandara. Sudah seperti yang kuduga semua orang menghampiriku dan menggodaku karena mereka tahu jika aku ada diruangan sehun dari tadi. Ternyata manajer seo yang memberi tahu mereka. Seperti biasa juga jaehyun tak akan ikut menggodaku, dia tetap duduk ditempatnya tanpa melihat ke arahku. Melihat sikapnya yang selalu seperti itu ketika semua orang menggodaku tentang sehun, aku selalu memiliki harapan jika itu sikap kecemburuan tapi ketika aku ingat dia punya pacar semua harapanku hilang.

“kita akan pergi kemana??”, tanyaku saat kami tinggal berdua saja dan semua orang sudah pulang.

“hhhmmm... kita pergi ke resto dekat kampus saja...kau ingat ada resto yang Sup Ayamnya sanggat enak”, aku mana tahu secara aku jarang sekali makan disekitar kampus. Biasanya hanya makan dikantin.

“kupastikan kau pasti tak tahu...lihat...kau benar-benar perlu pertolongan tiff...kau sudah kuliah disana selama 4 tahun tapi kau hanya tahu 5-10 orang saja...kau bahkan tak tahu apa yang ada disekitar kampus”, ocehnya panjang lebar.

“berhenti meledekku... aku hanya tak punya ketertarikkan dengan orang baru”, kataku sambil cemberut. Jaehyun mencubit pipiku pelan lalu tertawa kecil.

“biar aku bantu....aku akan memberi tahumu banyak hal tentang kampus dan akan kuperkenalkan dengan teman-teman kampus kita... kau benar-benar aneh tiff”, aku mendesis lalu menyingkirkan tangannya dari pipiku.

“kau juga aneh... sekarang kau tertawa dan bercanda...besok saja kau pasti bersikap dingin padaku dan mengacuhkanku... seolah aku membuatmu marah-“, hol....bagaimana bisa aku bicara seperti itu dihadapannya. Kami terdiam sebentar lalu jaehyun menaruh berkas yang sudah dia rapikan.

“aku tak tahu kenapa aku melakukannya... hanya terjadi begitu saja saat aku kesal atau marah”, lalu kenapa hanya dihadapanku?, aku harus menahan diri untuk bertanya karena aku tak ingin merusak moodnya.

“ayo pulang”, kami akhirnya pergi. Kami pergi keresto dekat kampus yang diusulkan jaehyun.

“aku tahu tempat ini...tapi aku tak pernah makan disini”, kataku saat kami memasuki resto itu. Jaehyun menarikkan kursi untukku dan aku pun duduk.

“hai J!”

“hya.... apa yang kau lakukan disini??”, aku hanya tersenyum melihat seseorang datang mendekati kami dan menyalami jaehyun. Laki-laki itu tersenyum padaku dan aku membalasnya.

“aku masih kuliah dan tentu saja aku makan... kau yang sedang apa disini?..hya .. lama sekali tak melihatmu dan kau sudah memakai jas seperti ini”, goda laki-laki itu.

“tentu saja aku juga makan bodoh... aku hanya rindu sup ayam disini”, kata jaehyun. “ah... kenalkan ini tiffany hwang dia juga alumni kampus kita dan tiff ini hee can... dia adik tingkat kita”,  kata jaehyun memperkenalkan.

“Tiffany”

“Heechan”, kami bersalaman dan tersenyum canggung.

“hya... aku harus kembali ke kampus... sebentar lagi ada ujian”,

“ooo... semoga kau berhasil”, hee chan pun pergi meninggalkan kami.

“kau terlalu punya banyak teman...aku bisa pusing jika kau mengenalkan mereka semua padaku”, kataku heran. Jaehyun tertawa kecil lalu menyuruhku menulis pesanan kami.

“ajumha!”, seorang ajumha menghampiri kami dan dia sangat sumbringah melihat jaehyun. Sepertinya jaehyun memang pelanggan disini saat kuliah. Jaehyun selalu bercanda dan ajumha itu sangat senang.

THE RIGHT MANWhere stories live. Discover now