Setelah acara akad nikah Ambar, Alif terus mencari-cari keberadaan Aisyah yang sejak tadi tak terlihat batang hidungnya. Alif nyaris menyerah mencari keberadaan Aisyah, ketika tiba-tiba adiknya memberi tahu di mana Aisyah berada.
Namun, lagi-lagi Alif menelan kekecewaan. Aisyah tiba-tiba pulang ke Bandung karena ada acara yang mendadak dari kampusnya dan Aisyah wajib datang karena statusnya sebagai ketua salah satu organisasi fakultasnya.
"Katanya gak suka, tapi orangnya mau minta maaf kok malah dihindarin sih?," Tanya Dinda sepupu Aisyah yang sedang melihat Aisyah memperhatikan Alif dari jendela kamar
"Menghindar bukan berarti kaya gitu kan din? Aku itu cuma gak mau makin bertambah aja prasaan aku ke dia,"
"Terus kenapa pake bohong sama nyuruh beberapa orang buat bilang kalau kamu udah pulang ke bandung?,"
"Biar dia gak nyari-nyari aku," jawab Aisyah jutek sambil memainkan hp nya
"4 tahun belakangan aja, stalking FB, Path dab Instagram doi. Giliran orangnya udah didepan mata aja di anggurin, di ambil orang tau rasa," cibir Dinda
"Ya bodo, lagian orangnya udah mau nikah juga," ucap Aisyah malas
"Oh ada yang patah hati, si mas Alif mau married? Kalo merried nya sama aku aku gimana?," Pancing Dinda
"Ih, ya gak bolehlah. Gak ikhlas aku," jawab aisyah tanpa sadar
"Nah kan ketahuan kalo kamu itu bilangnya gak suka tapi dalam hati cinta," ledek Dinda kemudian
"Eh, maksud aku gak gitu. Aku cuma-," dan ucapan Aisyah dipotong Dinda
"Cuma apa? Cuma gak rela kalo mas Alif nikahnya sama orang lain kan bukan sama kamu," ledek Dinda lagi dan berhasil membuat Aisyah diam tak berkutik
Alif tidak begitu saja menyerah, dia terus berusaha sampai akhirnya dia mendapakan nomer handphone Aisyah.
From: +62813678926789
Saya harap kamu mau menemui saya sebentar saja. Saya hanya ingin menjelaskan semuanya.Alif
Aisyah cukup kaget dengan sebuah pesan dari Alif dan setelah mengumpulkan keberanian Aisyah membalasnya.
From: Aisyah
Buat apa? Saya gak bisa balik ke Depok lagi.Alif yang membacanya sampai-sampai seperti orang yang sedang membujuk istrinya agar mau memaafkannya.
"Ngapain coba gue sampai sebegini usahanya? Toh, tu orang juga bukan siapa-siapa gue," ucap Alif pada dirinya sendiri
"Udah mulai sayang mungkin," seru sebuah suara disebelahnya
"Astaghfirullahaladzim, Dinda kan ya?,"
"Iya mas, ngapain ngomong sendiri?," Tanya Dinda sambil tersenyum geli
"Oh gak apa-apa, cuma temen lagi iseng," jawab Alif sambil menggaruk hidungnya
"ya sudah, saya mau balik ke dapur lagi ya," kata Alif kembali dan berjalan menuju dapur.
Aisyah sedang asyik membaca novel didalam kamar. Sejak memutuskan untuk menghindari Alif Aisyah sengaja berbohong kepada beberapa keluarganya jika dia kembali ke Bandung walau sebenarnya dia sedang nersembunyi di kamar lantai dua rumah Ambar, yang hanya ditempati ketika sepupu-sepupu mereka datang ke sana.
"Ais, yuk makan. Ini aku udah bawain makanan dari bawah," ucap Dinda yanh baru saja masuk
"Din kamu bisa gak sih gak ngagetin?,"

KAMU SEDANG MEMBACA
Pria Al-Kahfi (TAMAT)
Spiritual(Follow dulu sebelum membaca, beberapa part di private) "Aisyah, Bidadari dunia memang tidak bersayap, namun dia pasti berhijab :) Iya, kamu adalah bidadari dunia ku dan semoga kelak menjadi bidadari syurga ku. Inshaallah kamu dan aku sehidup dan se...