15 - special day

16 13 0
                                    

Hari ini mereka semua telah siap, begitu juga dengan kayla yg sedang duduk didalam mobilnya. Semalam Kyla sudah memberitahukan bahwa mereka akan kumpul dirumah Viola.

"Ck. Ngaret nih"decak sebal itu keluar dari bibir Viola yg sebal menunggu. Yoga yg sedari tadi maen hp menoleh saat mendengar decakan Viola.


"Sabar ngapa sih lo itu!"saut Yoga yg merasa terganggu. "Gua males kalo udah ngaret kayak gini"ucap Viola kesal. "Biasa aja kali, Vi. Baru ini juga lo gak ngaret"ucap Kayla cepat yg berada didalam mobil.

Yoga menahan tawanya menatap Viola yg langsung diam. "Apa lo!"ucap Viola yg menyadari Yoga ingin menertawainya.

Tinn....!

Suara mobil dengan nyaring dari arah pagar depan Viola. "Sorry lama"ucap Tama yg muncul dari kaca jendela mobilnya.

Kayla menoleh kearah Tama dan langsung mengerutkan keningnya saat melihat luka lebam diwajah Tama. "Tam, muka lo kenapa?"tanya Kayla langsung.

Tama langsung gelagapan saat mendengar pertanyaan Kayla. "Gak papa, abis tinju-tinjuan sama bokap semalem"jawab Tama asal.

Kayla mengangkat sebelah alisnya dan mengangkat kedua bahunya. "Fina mana sih?"tanya Yoga menatap jamnya. Tama turun dari mobilnya dan bersender dimobil Kayla.

"Gimana sama nyokap lo?"tanya Tama pelan. Kayla menghentikkan aktifitasnya kemudian menatap Tama. "jangan rusak mood gua pagi ini!"ucap Kayla.

Tama menghembuskan nafasnya pelan dan tak lama suara mobil kembali terdengar dirumah Viola. "mobil sapa itu?"tanya Yoga kepada Viola.

Viola mengerutkan keningnya. "Gua gak ada mobil warna merah, Yoga"jawab Viola. "Hai!!"pekik seorang yg muncul dari jendela.

"Ohh. Fina"ucap Yoga santai dan menegakkan tubuhnya. Kaca mobil pun terbuka dan menampakkan seorang gadis dan seorang pria yg sangat dikenali mereka.

"Bima?"ucap mereka semua serempak. "Hai"sapa Bima dengan pedenya. "Ngapa dia ngikut"ucap Viola dengan sebal. Kayla menghembuskan nafasnya kasar. "Hubungin yg lain"ucap Kayla lewat kaca mobil.

*******

Kayla keluar dari mobil dan menatap seluruh sahabatnya yg sudah siap dengan barang masing-masing.

"Yg siap cuma segini?"tanya Kayla menghitung orang-orang yang akan ikut mereka kebandung. Yang lainnya pun mengangguk. "Kita bawa mobil dua aja ya, Kay. Mobil lo dititipin dirumah Vio aja. Begitu juga dengan mobil lo, Ga"ucap Kayla dan merekapun hanya mengangguk.

Fina tersenyum senang menatap seluruh sahabatnya yg cukup akur. "Fin. Kita mau kemana sih?"tanya Angel yg terpaksa ikut karna paksaan Mama dan saudaranya ini.

Fina hanya terkekeh. "Ke Bandung"jawab Fina dengan santainya. Fina memang tidak memberitahukan mereka akan pergi kemana pada Angel.

Mata Angel membulat. "Fina, Bandung lagi dingin-dinginnya dan gua gak bawa jaket penghangat ataupun apa"ucap Angel yg frustasi karna Fina. Fina hanya tertawa kencang sehingga membuat yg lain menoleh.

"Ada apa, Fin?"tanya Bima. Fina langsung berhenti tertawa saat menyadari dirinya jadi sorotan. "Gak papa kok"jawab Fina yg masih terkekeh.

"Jadi kita bagi dua aja ya"ucap Kayla. "Biar gua yg bagi"ucap Bima langsung. "Kayla, Tama, Vio sama Yoga dimobil Kayla trus Gua, Fina dan Angel biar dimobil Tama"ucap Bima.

"Gua gak setuju"ucap Tama dengan cepat. Semuanya menatap Tama seakan bertanya. "Biar Tama sama kalian, Bim"ucap kayla yg tau maksud dari ucapan Tama tidak setuju.

Waiting! [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang