Leo 1 - Sedikit Terungkap

770 113 12
                                        

Leo

Kali ini gue bener-bener ketiban sial

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kali ini gue bener-bener ketiban sial.

Gue gak nyangka bakal ketemu Bara dan Naina di Dufan. Dan gue pun gak nyangka kalau Kayla kenal bahkan deket sama Naina. Kenapa dia gak pernah cerita ke gue?

Sepanjang perjalan menuju Bandung gue cuma diem dan memilih untuk fokus menyetir. Kayla sih dari tadi ngajak gue ngomong tapi cuma gue jawab seperlunya. Gue lagi mikir. Mikir gimana cara ngejalasin semuanya ke Bara. Terlalu rumit dan durasinya pasti bakal panjang.

"Yo, kamu salah belok."

Spontan gue pun menginjak rem setelah mendengar ucapan Kayla. Suara klakson di belakang sana bersaut-sautan karena gue yang berhenti tiba-tiba.

Gue menghela nafas panjang sambil mengusap kasar permukaan wajah gue. Gue melirik sekilas ke arah Kayla yang sekarang lagi menatap gue dengan tatapan penuh tanda tanya.

Gue pun memutar arah mobil yang kata Kayla barusan salah belok. Gimana bisa gue sampe salah belok segala sih.

"Kamu lagi banyak pikiran ya?"

Gue menoleh sekilas kemudian tersenyum. Iya, Kay. Banyak banget. Sampe aku pusing sendiri mikirinnya.

"Nanti aku anterin kamu aja ya sampe lobby abis itu pulang. Gak apa-apa 'kan?"

Gue bisa ngeliat ekspresi muka Kayla berubah.

"Ya udah gak jadi."

"Pasti gara-gara ketemu Kak Bara tadi ya?"

Nah itu dia tau.

Tapi gue gak jawab apa-apa. Gue cuma tersenyum sambil tetap fokus menyetir.

"Kita tuh ketemu Kak Bara, bukan Raskal. Kamu gak perlu sepanik itu."

Ya kalau misalnya Bara tiba-tiba keceplosan ngomongin ini di depan Raskal gimana?

Bukannya gue malu buat ngasih tau kalau gue sama Kayla sahabatan. Gak, sama sekali gak gitu. Gue kayak gini karena mau ngelindungin Kayla. Gue gak mau setelah tau kalau gue sahabatan sama Kayla, Raskal jadi seenaknya. Apalagi sampe deketin Kayla hanya karena kasihan dan rasa gak enak sama gue. Gue gak mau kayak gitu.

Gue gak masalah kalau suatu saat nanti mereka bakal deket, tapi itu harus murni karena dua-duanya sama-sama punya perasaan. Tanpa embel-embel kasihan.

Karena kasihan sama cinta itu beda. Dan Kayla paling gak suka dikasihanin.

Audi silver gue memasuki parkiran sebuah mall yang namanya udah sangat familiar di Bandung. Cihampelas Walk atau biasa disebut Ciwalk.

Kayla turun dari mobil tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Gue menghela nafas lelah. Gue ikut keluar dari mobil dan melangkah mengejar Kayla yang sekarang sudah menasuki pintu utama mall.

Tacenda [Republish]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang