Seorang gadis cantik nan pintar yang berprofesi sebagai white hat hacker dengan topeng penampilannya yang terlihat polos, nerd dan juga introvert. Kepintaran yang tak bisa membuatnya lekas mendapat pekerjaan yang dianggap normal oleh keluarganya.
Se...
Pagi ini seperti biasa So Hyun bangun pagi-pagi untuk memulai aktivitasnya. Hari ini dia akan mengikuti seleksi untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikannya sejak SMA, programmer, ya menjadi seorang programmer disebuah perusahaan IT di Seoul.
Setelah membersihkan apartemen kecilnya, So Hyun segera membuat sarapan paginya, So Hyun melirik ke arah jam dinding "pukul enam" gumamnya, "aku harus segera bersiap" So Hyun pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap.
Selesai dengan sarapannya So Hyun pun segera berangkat. So Hyun berjalan santai dengan earphone yang menempel ditelinga mengalunkan sebuah lagu ceria dari NCT Dream, sebenarnya So Hyun adalah seorang ELF tapi wajah imut member NCT Dream itu mengingatkannya pada adik kecilnya yang membuatnya bersemangat pagi ini.
💻💻💻💻💻
Suasana kantor sudah ramai oleh para pelamar kerja, So Hyun duduk dideretan belakang kursi tunggu, " bagaimana ini? Hampir semua pelamarnya laki-laki" ucapnya dalam hati.
"Semangat So Hyun, gunakan otak cerdasmu" So Hyun bergumam menyemangati dirinya.
So Hyun pun menunggu gilirannya masuk ruang test, tak ada yang mengajaknya bicara karena sebagian dari mereka atau bisa dibilang hampir seluruhnya laki-laki, dan ya penampilan So Hyun yang terlihat nerd itu sedikit menutupi kecantikannya.
So Hyun masuk ke dalam ruang test untuk interview awal dan pemberkasan, akan ada banyak yang disingkirkan ditahap ini. Mereka menanyakan mengapa So Hyun menginginkan pekerjaan ini? Apakah dia mampu menjadi programmer? Apakah wanita sepertinya bisa?
So Hyun berjalan keluar kantor itu dengan wajah tertunduk lesu, "kenapa selalu karna aku wanita selalu mereka jadikan alasan?"ucapnya pelan "bahkan aku mendengar bahwa posisi itu hanya akan diisi relasi orang dalam" gerutunya sambil memasang earphone dan mulai memutar musik.
"Apakah seleksi itu hanya kamuflase? Bahkan mereka tak memberikanku kesempatan untuk menunjukkan kemampuanku" So Hyun masih menggerutu sampai pandangan matanya tertuju ke sebuah cafe.
"Hmmm... sepertinya aku butuh sesuatu yang manis" pikirnya, "vanilla float sepertinya bagus" ucapnya sembari berjalan menuju cafe.
"Satu vanilla float big size" ucapnya pada kasir, "baiklah satu vanilla float big size ada pesanan lagi?" tanya kasir itu. "Ummm satu jar chesee cake blueberry, satu cupcake coklat, dan satu matcha donnut take away" ucapnya.
"Silahkan pesanannya" ucap sang kasir, So Hyun membayar pesanannya dan mengambilnya lalu berjalan keluar cafe sambil memainkan smartphone nya.
"Aakhh...." So Hyun memekik karena tiba-tiba dia menabrak seorang namja yang sedang berjalan dengan wajah tertutup masker.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Namja itu menatap tajam So Hyun, "apa kau tidak punya otak ha?" Ucap namja itu dengan nada membentak, "seharusnya kau tidak bermain ponsel ketika berjalan" lanjut namja itu, "dasar pabbo!" Namja itu masih terus mengomeli So Hyun. Sampai seorang namja lain bertubuh besar dan tinggi berkulit putih seperti albino menghampiri mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ada apa hyung?"tanya namja itu,
"tidak apa Hun, hanya saja yeoja bodoh ini menabrakku" ucap namja yang dipanggil hyung tadi.
"Mian aku tidak sengaja" ucap So Hyun tulus.
"Itu bukan tidak sengaja tapi kau ceroboh, yeoja pabbo!" Namja itu masih kesal karena pakaiannya kotor.
"Sudahlah hyung, Suho hyung dan Irene noona sudah menunggu kita" ucap namja tampan berkulit albino itu.
"Hmmm...baiklah.. ayo!!" Ucap namja itu berlalu meninggalkan So Hyun. Kedua nya pergi meninggalkan So Hyun.
"Aish,, sial sekali aku hari ini" So Hyun berjalan sambil menggerutu menuju halte untuk pulang ke apartemennya.
💻💻💻💻💻
Setelah membersihkan diri So Hyun kembali pada rutinitasnya, membuka laptop lalu mengecek e-mail masuk. Melihat ada job melalui e-mail So Hyun menghela nafas pelan "setidaknya aku masih punya pengahasilan" gumamnya sambil mulai menganalisis data.
Ya, So Hyun memang bukan sepenuhnya pengangguran, dia seorang freelance programmer dan juga whitehat hacker dengan codename unicorn dia memiliki kemampuan yang sangat baik. Sudah banyak orang menggunakan jasanya membuat program, bahkan So Hyun telah memberikan laporan bug pada sistem milik beberapa perusahaan dan juga sering membantu unit kejahatan siber di kepolisian Korea Selatan.
Memang imbalan itu cukup untuk dirinya dan keluarganya tapi itu bukan pekerjaan tetap, dia hanya seorang freelance, itu yang selalu membuatnya dicibir keluarga besarnya setiap kali mereka berkumpul.
"Sampai kapan aku akan seperti ini?" So Hyun melamun memikirkan karirnya. "Aku tak pandai melakukan penawaran" lanjutnya dalam hati. "Freelance laki-laki sangat pandai melakukan penawaran," ia masih tenggelam dalam pikirannya. "Mereka bahkan berani memasang harga tinggi, aisshh bahkan mereka tak tahu aku seorang perempuan, mungkin aku saja yang bodoh" pikirnya.
"Aigooo...apa yang kau pikirkan So Hyun? Kau tak bisa menyerah seperti ini" So Hyun menggelengkan kepalanya mengusir pikiran buruknya itu.
"Kau bisa So Hyun, kau pasti bisa..." ucap So Hyun penuh semangat.
"Kau mahasiswi paling pintar kesayangan Kyuhyun saem" So Hyun tersenyum mengingat dosen tampan kesayangannya sewaktu di universitas.
💻💻💻💻💻
Hai first part is coming... Maaf partnya pendek dan castnya random kecuali EXO
Selamat membaca Hope you like my story Maaf kalo ceritanya ngaco, receh, saya masih amatiran 😊😊😊
Sekedar berharap kalian mau kasih review, saran, dan juga ingatkan kalo ada kesalahan