A year later...
Satu tahun berlalu setelah perusahaan start up mereka berdiri. Kerja keras mereka mulai berbuah manis. Tawaran kerja sama dengan perusahaan lain pun datang silih berganti, membuat aset dan pendapatan perusahaan kian bertambah. Irene yang terlihat kalem itu, ternyata sangat ganas dalam hal berbisnis, kemampuannya pun dia tularkan kepada rekan-rekannya.
Pagi ini mereka kembali melakukan meeting evaluasi bulanan. Masing-masing dari mereka sudah mempersiapkan laporan mereka.
"Seperti biasanya, evaluasi bulan ini sangat memuaskan. Baekhyun, kau kembali memuaskan user kita, dan start up kita mengalami kemajuan yamg sangat pesat, harga sahamnya melonjak naik. Dan kalian selalu haus akan inovasi, membuat rekan bisnis kita selalu kagum" tutur Suho.
"Baiklah, evaluasi selesai. Aku akan memberitahukan sesuatu pada kalian semua." Kata Irene.
"Kita, perlu membangun sebuah gedung. Sebelum rencana kita untuk mengembangkan perusahaan dan menambah karyawan. Bagaimana menurut kalian?" Tanya Irene.
"Kau lebih paham soal itu Rene, aku menurut saja" jawab Lay.
"Hyung benar, kau lebih paham soal itu noona" tambah Sehun.
"Ya, tapi kalian juga harus tahu apa saja aset yang kita miliki, berapa kenaikan saham kita dan banyak lagi," jawab Irene.
"Jadi? Bagaimana? Apa kalian setuju?"
"Tentu saja kami setuju eonnie, itu bisa menjadi investasi juga untuk kita, kau sudah sering menjelaskannya" ucap So Hyun.
"Lalu kau sudah dapat lokasinya?" Tanya Xiumin.
"Aku dapat tawaran di wilayah Cheongdam-dong, Gangnam-gu. Di sisi jalan menuju Samsung. Sepertinya tempat itu sangat strategis." Jawab Irene.
"Mwo?" Ucap Suho kaget.
"Bukankah tanah di distrik itu sangat mahal?" Sambung Kyungsoo.
"Kyungsoo hyung benar noona" sambung Kai.
"Punya dana yang cukup noona?" Tambah Chanyeol.
"Sepertinya memang punya, eonnie tak mungkin menawarkannya jika kita tak punya dana yang cukup" sahut Jennie.
"Benar juga" gumam Baekhyun.
"Ya, kalian benar, kita memang memiliki dana yang cukup untuk itu. Jadi, apa kalian setuju?"
"Tentu saja" jawab mereka kompak.
"Baiklah kalau begitu, meeting hari ini selesai, kita bisa lanjutkan pekerjaan kita. Selamat bekerja semua" tutup Irene.
"Kalian mau ke kampus?" Tanya Xiumin.
"Kami masih ada kelas hari ini oppa" jawab Jisoo.
"Ya sudah, hati-hati kalian. Aku tidak ke kampus hari ini"
"Kami tidak menanyakan itu" sahut Rose.
"Ya sudah pergi sana" usir Xiumin.
"Kami akan pergi kok"
"Atau menunggu Kyungsoo mengantar mu?" Ledek Xiumin.
"Kyungsoo-ah, Rose ingin kau mengantarnya ke kampus" teriak Xiumin.
"Yak! Oppa, sudah setahun kau masih mengungkit hal itu" kesal Rose yang memukul bahu Xiumin.
"Sudah jangan dengarkan dia, kalian bisa terlambat nanti" sahut Kyungsoo ketus.
"Ck, galak sekali. Sangat tidak peka. Sama saja dengan hyungnya" umpat Xiumin pelan.
💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧
KAMU SEDANG MEMBACA
|01| Hacked Heart X EXO
Fiksyen PeminatSeorang gadis cantik nan pintar yang berprofesi sebagai white hat hacker dengan topeng penampilannya yang terlihat polos, nerd dan juga introvert. Kepintaran yang tak bisa membuatnya lekas mendapat pekerjaan yang dianggap normal oleh keluarganya. Se...
