Mereka perlahan masuk ke dalam butik baru milik Sowon. Yerin cukup terkesima atas tatanan-tatanan indah nan rapih ruangan yang saat ini di injaknya. Nuansa elegant memang menjadi kesukaan dia dan Sowon sejak dulu.
"Kau menyukainya?" tanya Sowon pada Yerin sembari tersenyum manis.
"Sangat! Butikmu―" Yerin sedikit menggantung kalimat nya. "luar biasa indahnya!" lanjut Yerin masih dengan tatapan terpesona.
"Bagus kalau kau suka," kata Sowon.
"Omong-omong, apa kau mau kerja sama denganku? Kau bisa menjadi asistenku di sini," tawar Sowon.
"Tentu saja aku mau," kata Yerin. "tapi―" lagi-lagi anak itu menjeda kalimatnya.
"Apa Taehyung akan mengijinkanku?" tanya Yerin sembari menatap Taehyung penuh harap.
"Kenapa tidak? Lebih baik kau bekerja membantu kakakmu. Daripada di rumah, tidak ada kerjaan, yang ada malah nanti kamu menghabiskan uangku saja," kata Taehyung.
"Jadi kamu tidak suka jika aku menghabiskan uangmu, begitu?!" tanya Yerin sambil berkecak pinggang.
"Ya, seperti itu lah kamu," jawab Taehyung.
"Yak, Kim Taehyung!!" Yerin berlari mengejar Taehyung. Ia merasa geram dengan suaminya sendiri.
"Ck.. Ck.. Ck.. Ada ada saja mereka," gumam Sowon tertawa melihat tingkah Yerin dan suaminya.
"Coba lihat ayah dan ibumu, Yera. Apa selama ini mereka sering begitu?" tanya Sowon pada Yera sembari tertawa kecil.
Lalu lucunya bocah kecil berwajah imut itu memanggut-manggutkan kepalanya dengan polos.
"Ah Yera sayang... Lucu sekali keponakan tante Sowon ini.." puji Sowon sembari memegang pipi kenyal Yera.
>,<
Hari baru dimulai, dan seperti biasa kini Jin harus bersiap untuk segera berangkat kerja.
Seokjin's pov
Seperti biasa saat aku hendak berangkat ke restaurant aku harus melihat situasi terlebih dahulu. Ku lihat ruangan di lantai satu dari balkon dalam rumah. Ternyata, sudah ada eomma, dan appa yang duduk bersama di meja makan.
Aduh... lagi-lagi aku terlambat, mengapa eomma lebih dulu bangun dari pada aku, sih? Kalau sudah seperti ini, bagaimana bisa aku pergi tanpa sepengetahuan mereka?! Aku malas sekali jika makan bersama mereka, pasti ujung-ujungnya yang mereka bahas adalah pasangan. Argghh itu sangat membosankan!
Ya, aku berusaha jalan menuruni tangga tanpa menimbulkan bunyi sedikit pun, dengan hati-hati tentunya, berharap mereka tak menyadari kehadiranku. Oh ayolah jangan sampai eomma dan appa melihatku.
Baru sampai anak tangga ke tiga dari bawah, eomma memanggilku,
"Jin, kemarilah sebentar, nak."
Ah, kenapa harus ketahuan, sih?
"Tidak, terimakasih eomma, aku akan makan di resto nanti," ucapku.
"Jin, ayo makan! Hargailah masakan yang sudah susah-susah di buat oleh eomma-mu, nak!" omel appa.
"Oke, baiklah." jawabku pasrah.
Ya, jadi seperti ini, berakhir dengan aku yang kembali makan bersama dengan mereka.
Baru saja dua suapan nasi goreng yang ku lahap. Tiba-tiba saja, appa ku menyinggung tentang hubungan pasangan lagi.
"Indah sekali bukan, jika kita makan bersama seperti ini?" tanya appa basa-basi.
"Apa kau tidak pernah membayangkan ini terjadi pada mu dan istrimu?" tanya nya lagi yang membuatku, ya... sedikit kesal! Oh bukan, lebih tepatnya sangat kesal!
"Appa berharap, semoga saja kamu segera mendapatkan pasangan," lanjutnya.
Masa bodoh, lah! Gara-gara appa nafsu makanku pun hilang. Tidak selera lagi aku menyantap makanan ini. Tanpa pikir panjang lagi, lebih baik aku pergi ke restaurant.
"Baiklah eomma, appa, cukup sampai disini," ucapku. "Aku pergi dulu," lanjutku.
"Tapi makananmu ini belum habis, Jin!" kata eomma.
"Tidak peduli. Buang saja makanan itu," ucapku.
Seokjin's pov end
"Astaga anak itu!" geram Ibu Jin.
Dan akhirnya, Kim Seokjin kini berhasil keluar dari rumahnya! Meninggalkan berbagai macam ocehan kedua orang tua nya disana.
"Semakin hari, semakin tidak nyaman saja aku ada di rumah," ucapnya sembari menyetir mobil.
Tbc
Terima kasih udah mau baca cerita ku, ini book ke-- ke berapa ya?😂 Book (amatiran) pertama yang masih bertahan di wattpad😂
Terus setia sama book ini ya wan kawan 😂💞💞
KAMU SEDANG MEMBACA
Sunshine; Sowjin ミ°end
Cerita PendekHigh Rank #1 in sowjin (11-07-2018) Start; 24-03-2018 End; 01-07-2018 MALES REVISI [CERITA JAMAN AUTHORNYA MASIH BOCIL] Sinar mentari merupakan hal penting bagi Sowon dan Jin. Karena sinar mentari-lah, Jin menemukan Sowon, dan Sowon menemukan Jin. T...
