Warning :
1. Bawang lagi bawang terus. Kali ini bawangnya ditambah udara terbuka jadi tidak terlalu perih 😂
2. Cerita ini hanya FIKTIF belaka, jika ada sesuatu yang menyinggung mohon maaf :)
- Happy Reading! -
"mau kemana?"
Taehyung duduk dikursi meja makan dengan sedikit kesulitan karena kakinya yang masih terasa sakit. Tubuhnya sudah terbalut seragam sekolah lengkap dengan tas ranselnya.
"bunda tidak lihat ya Taehyung pakai seragam sekolah?"
"kamu kalau ditanya jawab jangan malah balik bertanya!"
Oke Taehyung ciut, sepertinya Bundanya masih marah soal ceritanya yang tersesat di hutan dan terjatuh kemarin.
"udah dong bun jangan marah marah begitu" bela Ayah Kim.
"ayah gimana sih? Jelas dong bunda marah. Taehyung itu habis jatuh masa anak ini sudah mau berangkat sekolah saja!? Kalau tidak dilarang nanti terjadi sesuatu bagaimana?!"
Taehyung meng-undo tangannya yang hendak mengambil nasi goreng saat mendengar bundanya marah.
"iya iya ayah tahu, tapi kan Taehyungnya juga sudah tidak apa apa kok lihat anak kita itu kuat bunda~"
Taehyung mengangguk setuju.
"iya bun benar kata ayah aku baik baik saja kok"
Bunda Kim menatap mata anaknya selidik. "terus ini, ini dan ini--", bunda Kim bicara sambil menekan luka luka Taehyung yang ada dikepala, siku dan kakinya. "--tidak sakit hah!?"
"aduh bunda jangan ditekan dong kan-
"--apa!? Sakitkan!? Masih sakit saja kamu bilang baik baik saja, kalau mau sok kuat jangan begini kamu mau buat bunda sedih!? Sudah sana masuk kekamar dan istirahat! Pokoknya hari ini dan seterusnya tidak ada sekolah sampai kamu sembuh titik!"
Taehyung menunduk, tidak berani menyela apalagi saat melihat mata bundanya yang sudah berkaca kaca.
Sampai dikamar Taehyung masih bisa mendengar suara ayah dan bundanya samar samar, kemudian terdengar suara pintu ditutup agak keras lalu diikuti suara motor ayahnya yang perlahan menghilang. Tidak lama setelah itu Bunda kim masuk kedalam kamar anaknya.
Ceklek
Dalam diam, Taehyung menatap bundanya yang berjalan masuk kekamar dan duduk disisi ranjangnya.
Bunda Kim datang membawa nampan berisi makanan dengan segelas air putih, diatasnya juga ada beberapa obat obatan yang Taehyung sendiri tidak tahu obat apa itu.
Tanpa sepatah katapun Bunda Kim langsung menyuapkan nasi untuk anaknya. Taehyung yang diperlakukan begitu juga hanya diam menerima suapan Bundanya sampai makanan itu habis.
"minum obatnya Tae, Ini buka mulutmu!" nada bicara Bunda Kim masih terdengar dingin.
Taehyung menggeleng. Anak itu tidak suka minum obat.
"menurut Taehyung!"
Taehyung masih menggeleng sambil menggigit bibir bawahnya kuat kuat, matanya sudah berkaca kaca.
Bunda Kim itu jarang sekali marah bahkan cenderung tidak pernah. Dan sekarang saat Bunda Kim begini, Taehyung jadi tidak tahu harus bagaimana menghadapi bundanya. Anak itu tidak suka obat apalagi sampai meminumnya.
Alasan?
Klasik, karena obat itu pahit, tidak enak, sampai Taehyung pernah muntah saat meminumnya. Tapi bunda-nya tidak mau mengerti juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE {Kooktae GS}
Fanfiction"Cinta itu soal bagaimana kamu bisa menerima bukan hanya memberi saja" - - - Visit free. Join? Tinggalkan jejak! Ps. Buka saja kalau penasaran Pss. This is Kooktae Gs! Psss. With special guest couple Nielwink Gs!! Check it out 👉
