Bagi bagi kebahagian
Warning : Typo!
- Happy Reading! -
Kicauan burung bernyanyi menyambut mentari pagi dan menambah kesan asri. Jungkook membuka mata menghirup aroma khas rumah pacarnya di Busan. Meskipun bukan di apartemen sendiri rasanya Jungkook betah berlama lama tinggal jika terus disuguhkan kenyamanan rumah seperti ini.
Setelah mengumpulkan nyawa sejenak, Jungkook bangkit membereskan tempat tidur dan melipat selimut. Dia masih ingat harus meninggalkan kesan baik dimata Ayah dan Bunda Kim, lagipula ini memang kebiasaannya sehari hari. Jungkook itu aslinya anak yang rajin.
Iya deh iya kook~
::
::
"selamat pagi Ayah, Bunda" sapa Jungkook dengan keadaan yang sudah rapi dan wangi. Setelah membereskan kamar dia langsung mandi.
"eh nak Jungkook sudah bangun, kemari nak ayo sarapan bersama" ujar Bunda Kim sembari menata meja makan.
"tadi ayah ingin bangunkan sekalian tapi kelihatannya tidurmu lelap sekali jadi ayah tidak tega"
Jungkook mengusap tengkuknya canggung. Se-lelap itukah?
Jungkook akui dia memang lelah setelah kemarin seharian menyetir. "maaf ya yah, aku memang sedikit lelah"
"tidak apa apa, ayah mengerti. Ayo sarapan"
Jungkook mengangguk, tapi sebelum sempat menyuap anak itu mengingat Taehyung. Kemana pacarnya ya kok tidak kelihatan?
Memangnya Taeby hantu tidak kelihatan? Jungkook..Jungkook..
"kamu pasti sedang mencari Taeby kan?" tebak Bunda Kim.
Jungkook terkekeh. "ehehe iya, Taehyung kemana ya bun?"
Ayah Kim tersenyum maklum. Anak muda yang sedang kasmaran memang begitu, baru juga tidak bertemu tatap semalaman tapi sudah rindu saja.
Tunggu.
Kok ayah Kim bisa tahu?
Tidak perlu heran, yang begitu mau disembunyikan dari Ayah Kim sih termasuk mustahil. Asal tahu saja Ayah Kim sudah seperti cenayang jaman kerajaan korea dulu, kemampuannya meramal memang tidak ada duanya, namun sayang semua itu tidak terlalu tepat.
Lah.
Iya karena bohong kalau dalam sekali tatap saja tidak bisa menyadari ada kalau ada hubungan special antara Jungkook dengan Taehyung.
Bunda Kim saja sejak tadi juga sudah mulai kepayahan menahan sudut bibirnya supaya tidak tertarik keatas, kalau tidak mengingat menjaga imagenya didepan calon menantu.
Meski senang, menurut Bunda jika Ayah Kim tidak bisa bersikap lebih tegas kepada Jungkook, berarti dia yang harus bersikap lebih tegas untuk melindungi Taehyung. Setidaknya untuk sementara waktu sampai Jungkook benar benar bisa diandalkan untuk menjaga putri kesayangannya.
Jadi ceritanya Jungkook direstui nih Bun? Kok jalannya lancar banget ya kaya jalan tol?
.
"kasusnya sama seperti kamu- Bunda juga tidak tega kalau harus bangunkan Taeby", Bunda Kim baru menjawab saat kembali dari dapur mengambil gelas.
Jungkook langsung mengangguk mengerti.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE {Kooktae GS}
Fanfiction"Cinta itu soal bagaimana kamu bisa menerima bukan hanya memberi saja" - - - Visit free. Join? Tinggalkan jejak! Ps. Buka saja kalau penasaran Pss. This is Kooktae Gs! Psss. With special guest couple Nielwink Gs!! Check it out 👉
