21. Choose and Lie

3.4K 365 31
                                        

Warning : Typo!






- Happy Reading! -







Sore hari di hari minggu itu enaknya bersantai. Seperti Taehyung, anak itu sedang duduk  pasrah, menyender malas seperti sedang di atas awang padahal hanya dikursi rotan di depan teras rumahnya, ditemani keripik kentang dan es teh manis kesukaan.

Taehyung sendirian, Bunda Kim sedang pergi belanja bulanan bersama ayah Kim sejak tadi siang dan belum pulang sampai sekarang.

Biasa, kalau ibu-ibu belanja kan memang suka lama, bukan karena banyak yang dibeli tapi karena banyak mikirnya. Ayah Kim pasti sudah lumutan menunggu disana.
Taehyung tertawa sendiri memikirkan hal itu. Dasar anak durhaka!

Taehyung memasukan dua potong keripik kentang kedalam mulut sambil bersenandung senang. Semilir angin sore membuatnya memejamkan mata damai meskipun mulutnya masih mengunyah penuh keripik kentang.

Sedang asik asiknya menikmati, ada seseorang yang tiba-tiba muncul mengganggu santai sorenya.

Orang itu-- Jungkook.

Jungkook datang tanpa salam dan tiba-tiba saja sudah berdiri dihadapan Taehyung dengan senyuman lebar. Ingin marah tapi sudah ada bungkusan cokelat muda berlambang M besar didepan wajahnya. Kalau sudah begini Taehyung bisa apa?

Burger, frech fries dan cola adalah favorit Taehyung, perpaduan yang sempurna apalagi ditambah menu sundae, tapi sayang sepertinya Jungkook tidak membawa sundae juga.

Tidak masalah.. kan masih ada cola.

"wah terimakasih, untukku yaa?" sambut Taehyung kelewat ceria.

"bukan, ini untuk paman Kim dan Bunda"

Seketika wajah Taehyung langsung muram, Taehyung sadar kalau sudah terlalu berharap, ternyata makanan itu bukan untuk dia. Wah kalau begitu berarti marahnya harus dilanjutkan.

"untukku mana!?"

Jungkook mengernyit, pura pura tidak mengerti padahal paham. Anak itu ingin menjahili Taehyung saja sebenarnya.

"apanya?"

"tidak jadi! Sudah sana pulang saja! bawa itu sekalian Burger dan teman temannya, Bunda dan ayah tidak ada!"

Jungkook terkekeh. Taehyung lucu sekali kalau sedang marah.

"yakin tidak mau?"

Taehyung melirik lagi bungkusan kertas berwarna coklat berisi kesukaannya itu dengan sendu. Isinya seperti melambai lambai kearahnya.

Taehyung mau.

Mau sekali tapi gengsi.

"kalau tidak mau yasudah aku bawa saja lag--"

"--aku mau!" akhirnya Taehyung menyerah juga, godaan aromanya ituloh terlalu besar, Taehyung tidak kuat.

Reflek Jungkook mengacak rambut Taehyung gemas ketika anak itu merebut bungkusan makanan ditangannya. Ternyata benar kata paman Kim, Taehyung itu suka sekali dengan Burger dan teman temannya. Tidak sia sia dia mengantri lama, kalau akhirnya bisa mendapatkan wajah menggemaskan Taehyung begini.

Tapi nanti kalau sudah resmi, Jungkook tidak akan mau membelikan Taehyung makanan seperti ini lagi. Boleh sesekali asal jangan keseringan. Fast food itu tidak baik dan Jungkook tidak mau kesayangannya sakit.

Ekhem.. Maksudnya resmi itu apa ya kook?


"tumben sekali kamu datang bawa makanan, biasanya juga kamu minta makan disini" oceh Taehyung. Anak itu terkadang mulutnya bisa pedas juga tau. Untung manis.

LOVE {Kooktae GS}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang