Warning : Typo!
- Happy Reading! -
[Author pov]
"Taehyung.."
Tubuh Taehyung meremang kaku saat mendengar namanya dipanggil, dia tidak berani menengok ke arah pintu kelasnya mengingat ini sudah senja dan gedung sekolah sudah dalam keadaan sepi.
Dalam hatinya Taehyung menyesal karena menolak ajakan Jungkook untuk pulang bersama seperti biasanya. Taehyung malah beralibi akan bermain ke rumah Jihoon, untungnya Jihoon juga mau diajak kerjasama jadi dia ikut mengiyakan, membenarkan alasan bayi besarnyanya itu.
Setelah Jungkook pulang, Jihoon mengatakan pada Taehyung kalau sebenarnya sepulang sekolah dia sudah ada janji akan pergi dengan Daniel, tadinya dia ingin mangajak Taehyung untuk ikut saja, tapi Taehyung menolak katanya tidak mau mengganggu.
Padahal alasan sebenarnya soal Jungkook itu ya karena Taehyung terlalu gugup, dia ingin menenangkan diri dulu, rasanya sulit mengendalikan jantungngya yang selalu saja berdegup kencang saat berada dekat dengan Jungkook, apalagi kejadian semalam saat Jungkook mengecup pipinya masih terekam jelas. Kalau degupnya tidak dinormalkan, bisabisa Taehyung pingsan karena jantungnya selalu disuruh kerja rodi-- begitu pikiran Taehyung berkata.
Yaudah terserah Taeby aja deh authornya pusing jadinya~
Sebenarnya kalau boleh jujur, Jungkook juga merasakan hal yang sama dengan Taehyung, dia juga malu sekali. Tapi mengingat gender, Jungkook jadi gensi sendiri kalau sampai malunya itu mengalahkan pride nya sebagai laki-laki.
Begitu..
.
Kembali lagi sama Taehyung, dia sudah hampir menangis kalau saja tidak mendengar kalimat selanjutnya setelah namanya dipanggil.
"Oi Gadis desa!? Gue panggilin daritadi lo gak nyaut nyaut maksud lo apa hah!? lo kira gue setan apa!?"
Taehyung menghela nafas lega, 'Huft.. ternyata Joy aku kira yang seram seram eh tapi joy juga sedikit seram sih hehe' ujar Taehyung didalam hatinya.
Taehyung berbalik lalu tersenyum lebar.
"Haaaah~... Aku juga tadi berpikir begitu Joy.. Untung kamu yang datang aku hampir menangis ketakutan tadi kalau saja kamu itu benar benar setan" sahut Taehyung polos.
"YAK KIM TAEHYUNG!!!"
Joy melangkah memasuki kelasnya.
'Mau apa lagi ya anak itu?'
"astaga iyaiya Joy aku dengar kok tidak perlu berteriak begitu juga, telingaku berdengung tau!"
Sudahlah.. Joy tidak mau menanggapi lagi ucapan gadis desa ini, kepalanya jadi pusing.
Siswi berbibir merah itu mengabaikan Taehyung, melewatinya begitu saja dan langsung menuju bangkunya sendiri untuk mengambil novel miliknya yang tertinggal disana.
Awalnya Joy memang hanya akan mengambil novelnya yang tertinggal dikelas lalu segera pulang, tapi sepertinya rencana itu gagal saat rencana baru tiba-tiba muncul dikepalanya. Dengan tubuh yang masih membelakangi Taehyung, Joy menyerigai.
"Tae, lo kok belum pulang sih?" tanya Joy.
"kamu sendiri kok belum pulang Joy?"
Joy mendegus mendengar pertanyaannya dijawab dengan pertanyaan lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE {Kooktae GS}
Fanfiction"Cinta itu soal bagaimana kamu bisa menerima bukan hanya memberi saja" - - - Visit free. Join? Tinggalkan jejak! Ps. Buka saja kalau penasaran Pss. This is Kooktae Gs! Psss. With special guest couple Nielwink Gs!! Check it out 👉
