Warning :Typo!
- Happy Reading! -
[Author pov]
Tinggal bersama Jungkook ya?
Taehyung tidak tahu bagaimana rasanya tinggal bersama Jungkook.
Apa akan menyenangkan?
Atau malah sebaliknya, menyebalkan. Belum ada gambaran apapun, semuanya masih berbentuk pendapat, coba liat saja nanti kedepannya bagaimana karena hanya waktu yang bisa menjawab.
::
::
Hari ini Taehyung izin tidak masuk sekolah untuk membantu ayah dan bunda Kim mengepak barang untuk pindahannya ke Busan. Sebenarnya masih tidak rela tapi mau bagaimana lagi, Taehyung juga tidak mau memulai lagi sekolahnya dari awal, merepotkan.
Saat ini Taehyung, bunda dan ayah sudah berada didepan teras rumah, mereka sudah harus berangkat sekarang.
"Ayah sama Bunda jangan lupa telepon taetae yaa~" ujar Taehyung sambil memeluk kusen jendela.
"iya sayang.. Bunda sama Ayah tidak akan lupa telepon kamu, sudah dong jangan menangis kan bunda jadi tidak tega"
Taehyung beralih memeluk Bunda.
"tae tidak menangis kok! Ini cuma kelilipan debu bun!"
Sanggahan Taehyung membuat Bunda dan Ayah Kim terkekeh. Mana ada kelilipan debu, hari ini Taehyung kan memakai kacamata bulatnya.
"yasudah, Taetae ayah sama bunda pergi dulu ya, jaga dirimu baik baik, jangan nakal dan menyusahkan Jungkook ya" gantian, kali ini ayah Kim yang memeluk Taehyung.
Taehyung cemberut tapi tetap mengangguk dan mendengarkan lagi petuah petuah yang diberikan Ayahnya sampai tidak terasa sudah terlewat beberapa menit dari rencana keberangkatan.
"Dah sayang kami pergi ya" ujar Bunda sekali lagi.
Ayah Kim sudah lebih dulu menaiki mobil, disusul Bunda yang tetap melambai pada anak gadisnya.
::
::
Taehyung menghela nafas, satu jam setelah ayah dan bundanya pergi suasana rumah jadi sepi, Taehyung tidak suka sendirian. Dia masih tidak bisa memikirkan bagaimana nasibnya kedepan tanpa ayah dan bunda, baru ditinggal beberapa jam saja rasanya sudah rindu sekali, bagaimana nanti?
Tapi tidak apa-apa Taehyung itu kan anak yang kuat. Daripada memikirkan sesuatu yang membuat Taehyung menjadi sedih seperti itu lebih baik menghubungi Jungkook saja.
Benar, omong-omong Jungkook berjanji untuk menjemput Taehyung setelah pulang sekolah tepat pukul tiga sore, katanya sih begitu tapi sekarang sudah satu jam lebih Jungkook belum datang juga, memberi kabar saja tidak, Taehyung jadi kesal sendiri, anak itu juga tidak suka menunggu dan paling tidak suka orang yang ingkar janji.
"Apanya yang menyusahkan? yang ada Jungkook malah akan menyusahkanku yah~" adu Taehyung pada udara.
Taehyung mencebik, padahal dia sudah siap dengan dua koper baju ukuran besar dan tas sekolah miliknya, menunggu diteras rumah. Niatnya baik, supaya nanti saat Jungkook datang, Jungkook tidak perlu susah payah lagi mengambil barang-barangnya kedalam. Bisa lebih efektif dan efisien kan. Iya tahu, Taehyung memang orang yang pengertian.
Tuuuuuut... Tuuuuuuut... Tuuuuuuut...
Taehyung menjauhkan sedikit ponsel dari telinga saat masih terdengar nada sambung dalam panggilannya untuk Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE {Kooktae GS}
Fanfiction"Cinta itu soal bagaimana kamu bisa menerima bukan hanya memberi saja" - - - Visit free. Join? Tinggalkan jejak! Ps. Buka saja kalau penasaran Pss. This is Kooktae Gs! Psss. With special guest couple Nielwink Gs!! Check it out 👉
