enam

3.3K 338 22
                                        

Sore menjelang, Jimin dan Jungkook sudah sampai di depan rumah.

Cklek....

"Sepertinya mereka belum pulang hyung." Ucap Jungkook yang membuka pintu rumah.

"Benar Kook, mungkin mereka pulang nanti malam."

"Mungkin hyung, yasudah aku ke kamar dulu hyung." Jungkook pergi ke kamarnya meninggalkan Jimin yang tengah menutup pintu.

My Dream

Makan malam sudah terhidang di meja dengan apik.Banyak makanan tersaji di meja makan kali ini.

"Wahhh makanannya banyak sekali!" Seru Jungkook dengan mata berbinar saat akan duduk bergabung di meja makan.

"Wahh!" Respon Taehyung pun tidak beda jauh dengan Jungkook.

"Sudah jangan dipandangi makanannya seperti itu, mereka tidak akan lari.Ayo Jimin duduk di tempatmu!" Ucap eomma.

Keluarga JEON sudah duduk di tempat masing-masing.


"Eomma makanan buatanmu memang yang terbaik." Puji Taehyung menyelesaikan makanannya.

"Benar kata Taetae hyung, ini enak sekali." Sambung Jungkook.

"wah benarkah? Eomma sengaja masak banyak untuk merayakan keberhasilan Taehyung hari ini." Ucap Eomma dengan senyum bangganya, tidak menyadari bahwa salah satu orang yang terlihat tidak suka.

"Gomawo eomma." Ucap Taehyung malu-malu.

My Dream

"Taetae jangan lupa lusa kamu ada jadwal mengisi acara!" Ingat eomma pada Taehyung.

Jungkook dan Taehyung sudah bersiap akan pergi sekolah dengan appa tentunya.

"Nde eomma, Taetae ingat."

"Aku berangkat!" Seru Jimin melewati ketiga orang itu yang berdiri di depan pintu rumah.

"Rencana yang menarik." Batin seseorang.

"Eomma kita berangkat, bye bye!" Ucap Taehyung dan Jungkook kompak sambil melambaikan tangan dari dalam mobil.

.
..
...

Mereka berdua, Taehyung dan Jungkook sudah sampai di sekolah.Mereka berjalan bersama menuju kelas masing-masing.

Banyak tatapan kagum yang ditujukan kepada Taehyung dari murid-murid sekolah.

Banyak juga yang sekedar menyapa Taehyung atau bahkan memberinya cokelat.Ciri khas remaja sekali.Senyum kotak dan anggukan sopan respon Taehyung membalas sapaan mereka.

"Lihatlah hyung mereka begitu mengagumi dirimu.Kamu begitu terkenal hyung." Ucap Jungkook yang ada disampingnya.

"Bisa saja kamu Kook." Kekeh Taehyung.

"Ah...arraseo orang terkenal memang seperti itu." Sindir Jungkook.

"Hyung~" panggil Jungkook.

Taehyung hanya menjawab dengan dehemannya.

"Besok lusa hyung mengisi acara?"

Anggukan kepala Taehyung menjawab tanpa melihat Jungkook disampinya, karena dia masih sibuk membalas sapaan yang hadir padanya.

Jungkook terlihat berpikir sebuah senyum hadir di wajah tampannya.

"Bagaimana jika kita tanding basket nanti sore hyung?" Tanya Jungkook menatap Taehyung.

Taehyung menatap adiknya, terlihat berpikir dan akhirnya menganggukan kepalanya.

"Call, sudah lama hyung tidak main basket."

My Dream

Taehyung dan Jungkook sudah berada di lapangan basket dekat rumah mereka.

Hari ini, mereka tidak hanya berdua saja.Ada Sehun yang akan menjadi teman tim Taehyung, Mingyu yang akan menjadi teman tim Jungkook dan jangan lupakan Sungjae yang menjadi penonton disana.

Permainan basket berjalan begitu sengit.Dua lawan dua saja sudah membuat permainan basket kali ini begitu seru.

Sungjae yang sejak tadi menjadi penonton pun tidak melupakan yel-yel untuk menyemangati teman-temannya.Kadang saat salah satu tim mencetak poin, dia akan berteriak dengan keras seperti yeoja yang tengah menonton pertandingan namjachingunya:v.Berlebihan seperti biasa.

Saat menit terakhir permainan, skor menunjukkan poin seimbang antar dua tim.Entah kenapa Jungkook yang hari ini terlalu bersemangat atau apa, dia terlihat sangat berambisi untuk memenangkan permainan basket ini.Sehun, Mingyu dan Taehyung pun terlihat bersemangat, jangan lupakan mereka berempat memang menyukai basket.

Bola yang tengah berada di tangan Taehyung saat ini pun coba Jungkook rebut, namun jangan remehkan permainan Taehyung yang cukup ahli memainkan benda oren itu.

Bruk...

Sesorang jatuh disana.

"Ap...po."


Tbc.

Hai lalak disini^-^
Tijel dan typo maap yak:v
Mian nih chingu, kalau lalak pikir2 work ini sama work lalak yang JUST STAY itu masalahnya hampir mirip yak? Iya nggak sih? Iri-iri gitu.Duh mian ya, lalak baru nyadar masa.Kalau bosen dengan work lalak yang ituitu aja maaf ya:( atau unpub aja?
Duh...Lalak masih belajar nulis cerita hehe>-<

Kritik dan saran mana ayo^-^

Voment kuy^-^




my dreamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang