#8

13.4K 2.3K 78
                                        

| RavAges, #8 | 420 words |

MENURUT MENDIANG nenekku, aku mewarisi kepala batu Ayah dan kelembutan Ibu sekaligus

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

MENURUT MENDIANG nenekku, aku mewarisi kepala batu Ayah dan kelembutan Ibu sekaligus. Jadi, aku ini anomali.

Nenekku mirip sekali dengan Ayah sampai-sampai aku merasa Nenek adalah Ayah yang memakai wig beruban. Keduanya punya wajah merengut permanen, sorot mata sarkastis, dan garis alis yang tegas—semuanya menurun padaku.

Syukurlah, ibuku imut. Aku mewarisi beberapa fitur wajah terbaik darinya. Wajahnya kecil, hidungnya mancung mungil, dan bentuk bibirnya serupa hati saat mengulum senyum.

Aku juga mewarisi fisik bebal ayahku yang jarang sakit—mungkin karena itulah aku jarang kelelahan atau terluka saat menjelajahi Garis Merah dengan Ryan dan teman-temannya. Namun seingatku, aku pernah masuk rumah sakit satu kali. Sepertinya saat aku masih SD—entahlah, ingatan itu terasa amat jauh.

Kalau tidak salah, ada anak yang bercandanya kelewatan dan membuatku jatuh menggelinding menuruni anak tangga. Tidak begitu curam atau tinggi, tetapi posisi jatuhku salah. Sikuku bergeser dan tangisanku terdengar sampai ke gerbang luar sekolah—barangkali sampai ke jalan raya.

Para guru segera melarikanku ke rumah sakit, sementara wali kelasku menghubungi Ayah dan Ibu.

Aku tidak begitu ingat apa lagi yang terjadi setelahnya. Rasanya tepat tengah hari, lenganku sudah betul lagi. Ayah membawaku pulang diam-diam, sementara Ibu meyakinkan beberapa guruku untuk kembali ke sekolah.

Kupikir, memang begitu cara kerjanya. Disentuh dokter jaga satu kali dan alakazam—aku sembuh. Setelahnya, aku menolak untuk mengingat kejadian itu lagi karena dislokasi siku menurutku bukanlah kenangan yang bagus.

Atau mungkin, ada alasan lain mengapa aku tak pernah bisa mengingat atau menceritakan ulang kejadian itu dengan benar.

Atau mungkin, ada alasan lain mengapa aku tak pernah bisa mengingat atau menceritakan ulang kejadian itu dengan benar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ヾ(*゚ー゚*)ノ Thanks for reading

Secuil jejak Anda means a lot

Vote, comment, kritik & saran = support = penulis semangat = cerita lancar berjalan

RavAgesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang