Happy Reading!!
Jangan Lupa Bahagia..
***
Galaksi adalah sebuah keluarga besar yang menjunjung tinggi solidaritas.
- Galaksi (Jupiter, Mars, dan Venus) -
___
"Gua emang anggota Galaksi terdahulu. Gua ketuanya. Tapi anggota Galaksi yang dulu, cuman ada 7 orang. Gua, (Namakamu), Kiki, Arnold, Sydney, Karel, dan Bella. Gua bukan pengkhianat seperti yang lo bilang. Pengkhianat itu lo," balas Bastian dengan kesalnya.
"Kak," lirih Tasya ketakutan di dalam genggaman Rean.
"Lepasin adek gua!!" teriak Lavin tidak tega adiknya menjadi sandera.
Rean melihat Iqbaal. Iqbaal malah menatap (Namakamu) meminta persetujuan. Akhirnya semuanya menatap (Namakamu) menunggu keputusan gadis itu. Semua keputusan memang ada di tangan (Namakamu) sebagai ketua Galaksi yang sekarang.
"Salsha, bawa anggota Venus dan Mars cewek yang nggak bisa beladiri ke tepi lapangan. Bawa juga calon pelakor itu," ucap (Namakamu) sedikit sadis, tapi tidak ada yang membantah.
Lavin merasa telinganya panas saat mendengar adiknya dipanggil 'calon pelakor'. Harga dirinya langsung jatuh sejatuh-jatuhnya di depan anggotanya dan juga sekutunya. Ia ingin menghampiri adiknya, tapi badan Sydney dan Arnold cukup menahannya.
"Iqbaal," panggil (Namakamu).
"Gua siap." Iqbaal meremas kepalan tangannya. Ia sudah mengerti maksud (Namakamu).
"Yeee, akhirnya gua main lagi kek gini. Gua udah lama tahu nggak main," ucap Karel dengan wajah antusias. Ia memang sudah lama tidak menggunakan kekuatannya untuk membela harga diri ganknya.
"Sayang," panggil (Namakamu) pelan ke arah Aldi. "Kamu masih kuat?" tanya (Namakamu) dengan senyum termanis yang ia punya.
"Asal ada kamu," jawab Aldi membuat (Namakamu) tersenyum bangga.
"Gank gua kalah jumlah. Tapi kalian udah kalah. Kalian nggak punya cinta, kalian nggak solidaritas, kalian nggak punya itu. Galaksi harga mati dan mereka semua tahu apa makna sebenarnya terbentuknya Galaksi," jelas (Namakamu) memandang Lavin dengan amarah yang sudah di ubun-ubun. Lavin mengibarkan bendera perang dan (Namakamu) menerimanya. Membuat Lavin yang kembali harus mengibarkan bendera, bendera putih tanda menyerah.
"Banyak bacot lo," teriak Lavin langsung menyerang Sydney yang ada di depannya.
Sydney terjengkang ke belakang. Topinya jatuh. Tapi dengan cepat Arnold menghantam wajah Lavin. Semua mulai bergerak mencari lawan masing-masing. (Namakamu) menarik Reynard yang ada di dekat Lavin. Ia menghentakkan satu tendangan lutut ke perut tangan kanan Lavin itu. Lalu mendorongnya ke arah adiknya yang ada di belakangnya. Chandra melanjutkan pekerjaannya.
Aldi juga mulai memblok beberapa serangan yang didapatinya. Aldi mendorong salah satu dari 2 orang yang menyerangnya. Dan dengan kekuatan yang tidak Aldi ketahui asalnya, ia mengangkat musuhnya dan melemparnya ke belakang hingga mendarat di tubuh satunya lagi. Dua musuh tergeletak di hadapan Aldi dan ia tersenyum bangga.
Zikri, Syakir, Bella, Karel, Elgi, dan beberapa anggota Mars berada di depan anggota Venus yang menahan Tasya, adik Lavin. Anggota Lavin jelas mengarah ke tawanan mereka. Mereka tetap memblok jalan anggota Lavin untuk sampai ke Tasya.
Iqbaal menarik Arnold dan mengatakan bahwa Lavin adalah lawannya. Arnold melepas Lavin lalu menarik Iqbaal sedikit mendekat ke arah Tasya yang masih ditawan. Ia ingin memperlihatkan kepada Tasya bahwa ia benar-benar tidak menginginkan gadis itu karena kakaknya yang terkenal licik. Memukul Lavin beberapa kali membuat Tasya menjerit ketakutan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aldy Maldini
Fanfiction》Selesai《 Sinopsis By : Jumriani Ismail ¤¤¤ Anak Manja Vs Anak Garang? Good Boy Vs Bad Girl? Kira-kira yang mana yang menang? Aldy Maldini yang manjanya ketulungan atau (Namakamu) Fadiyah yang garangnya bukan main? Aldi dan (Namakamu) dipertemukan d...
