Previously on Switzerland..
"Ey, gwenchana appa, anakmu ini bekerja dikepolisian. Akan ku urus semuanya. Kau hanya menerima beres organ dari Tzuyu" ucap Park Jae Hyung menenangkan
"Apa kau pikir aku buta?! aku melihat semuanya dikamarmu!" ucap Chaeyoung "Kau pecundang yang hanya bisa memperingati orang lain namun tak dapat melawan ayahmu"
"kau yang membuat ini?" tanyanya.
"Tentu saja bukan" Jihyo mengelak "Dahyun-ah, pastikan hari ini kau tak keluar dorm" ucap Jihyo. Ia meninggalkan Dahyun.
+++
Tzuyu duduk dikamarnya. Malam ini ia mengetahui kalau pembunuh Sana adalah saudara dari Jihyo, Park Jae Hyung. Ia mendengar rekaman percakapan dari laptop Jihyo. Entah untuk apa Jihyo memiliki rekaman tersebut.
Jihyo masuk ke dalam kamarnya yang sekarang merupakan kamar Tzuyu.
"Kau tahu kalau oppa mu pembunuh Sana?" ucapnya tiba tiba
Jihyo sangat terkejut mendengarnya. Ia sengaja menyimpan rekaman tersebut dan akan ia sebar luaskan di media sosial. Namun, nyalinya terlalu kecil untuk melawan ayahnya.
"Kau melihatnya?" tanya Jihyo
"Mengapa kau tak melaporkan ini semua?!" Tanya Tzuyu marah
"aku tak bisa Tzu, ia saudara ku!" jelas Jihyo
"Persetan dengan semua ini! Kau juga yang mengirimiku paket peringatan tersebut?! Kau tak lebih baik dari mereka! Kau sama saja!" ucap Tzuyu. Ia melepas flashdisknya yang sudah tersalin rekaman percakapan Park Jae Hyung dan Park Jin Young disana.
"Dan satu lagi!" ucap Tzuyu sebelum meninggalkannya "Akan ku pastikan tak ada organku yang bisa kalian sentuh!"
Jihyo panik. Seluruh keluarganya dalam bahaya, termasuk dirinya. Ia menelepon Jae Hyung dan mengatakan semuanya.
Jae Hyung tak ingin mengotori tangannya, ia menyuruh pak Wang untuk mencelakai Tzuyu. Ia dibekap. Beberapa kali Tzuyu di hadiahi pukulan dari benda tumpul maupun tajam, tepat di balkon kamar Mina dan Nayeon.
+++
Jihyo menatap Hakim didepannya.
"Saya didorong oleh Park Jae Hyung di dekat pegunungan Alpen. Tak sengaja semua itu malah berbalik kedirinya. Saya mengakui perbuatan saya yang telah menghilangkan nyawa saudara saya sendiri"
Suasana sidang semakin gaduh akibat pengakuan dari Jihyo. Tak ada yang mengetahui kalau Park Jae Hyung dibunuh. Selama ini berita hanya mengatakan kalau Park Jae Hyung bunuh diri.
Hakim segera mengetuk palu tiga kali "Sidang diskors hingga 2 jam lagi" ucapnya.
Terlihat Hakim dan Jaksa Penuntut Umum berkumpul disana. Status Jihyo masih saksi dalam persidangan ini. Namun ia justru mengakui perbuatannya.
Mereka dibuat bingung oleh Jihyo.
Jihyo terdiam di tengah tengah ruangan. Ia tak tahu kejujurannya ini benar atau salah.
+++
"Sana-ah, apa boleh liburan musim panas nanti aku main ke rumah mu di Jepang?" tanya Jihyo
"jinjja??? tentu boleh! aku sangat senang jika kau benar benar datang! jangan lupa ajak oppamu ya, siapa namanya?" ucap Sana
"Eeeey, kau tak sedang mendekatinya kan? Namanya Park Jae Hyung" ledek Jihyo
KAMU SEDANG MEMBACA
Switzerland | GOTWICE (Comp.)
Mistero / ThrillerMisteri menghilangnya warga Asia yang berada di Bern, Switzerland. Im Nayeon, Yoo Jeongyeon, Hirai Momo, dan Myoui Mina berusaha memecahkan teka teki tersebut namun, mereka terseret kedalam kasus yang berkesinambungan. Bagaimana mereka dapat bertaha...
