part 30 (Tamat)

8.1K 576 79
                                        

Ketidaktahuan dan rasa putus asa kadang bisa menjadi penyebab munculnya sosok lain dalam diri seseorang. Berterus terang adalah pilihan terbaik, entah bagaimana pun kondisinya. Menutupi masalah hanya akan menyebabkan masalah menjadi semakin besar.

-Cho Kyuhyun-

****

Pukul 10.30 malam. Mata So Hyun tiba-tiba terbuka, padahal tadi ia sudah tidur dengan cukup nyenyak. Ia bangun bukan karena mimpi buruk, rasa haus atau deringan ponsel. Cho So Hyun, gadis cantik itu terbangun karena suara aneh yang berasal dari kamar sebelah.

"Ibu..."

So Hyun batal bicara ketika mendapati tidak ada orang di sebelahnya. Selama 2 bulan tinggal di rumah ini, So Hyun selalu di tidur bersama Ibunya dan itu karena keinginan Ibunya sendiri. Sekarang, Ibunya tidak ada disini dan terdengar suara aneh dari kamar sebelah yang merupakan kamar Ayahnya. Sebagai remaja yang kian menginjak dewasa, So Hyun mulai memikirkan hal lain ketika mendengar suara aneh itu.

"Ahhhh..."

So Hyun mematung saat desahan Ibunya terdengar, membuat apa yang So Hyun pikirkan semakin menjadi. Ada rasa ingin tahu yang mulai tumbuh dalam hati So Hyun, namun coba ia tahan. Apalagi setelah tadi ia mendengar percakapan Ayah dan Ibunya. Mereka ingin merayakan ulang tahun pernikahan, mungkin apa yang mereka lakukan saat ini adalah salah satu kegiatan pestanya.

Kepala So Hyun menggeleng dan ia menepuk-nepuk kedua pipinya. "Jangan, So Hyun. Kau tidak boleh merusak suasana. Biarkan agar kau mendapat seorang adik. Lebih baik aku pergi sebentar." So Hyun bicara seorang diri, sebelum ia turun dari ranjang dan memilih pergi dari rumah untuk sementara waktu.

Ini memang sudah malam dan tidak baik anak gadis keluar di jam seperti ini. Tapi, ia benar-benar tidak bisa diam di rumah apalagi di kamarnya. Ia tidak bisa terus mendengar suara aneh itu, yang juga menyebabkan sensasi aneh dalam dirinya jika terlalu lama ia dengar.

So Hyun berjalan-jalan disekitar gerbang rumah mewah Seo Joon, sembari bermain ponsel. Awalnya bermain ponsel, namun kini So Hyun terdiam saat hantu wanita bermata darah menghampirinya.

Gadia cantik itu menelan ludahnya, takut melihat sosok yang terus saja menatapnya. Tidak dengan tatapan tajam, tapi darah yang keluar dari matanya jauh lebih menyeramkan dari tatapan tajam.

Hantu itu mengulurkan tangannya, dan dengan rasa sedikit takut So Hyun berjabat tangan tangan dengan si hantu. Setelahnya, hantu wanita itu tersenyum pada So Hyun, nembuat rasa takut So Hyun perlahan mulai menghilang. Setidaknya, hantu bermata darah tidak seseram penampilannnya.

"Aku Yoon So Ra, penggemar berat Sungjae." Ucap hantu wanita itu, masih dengan senyum manisnya.

"Cho So Hyun." So Hyun juga memperkenalkan dirinya. Ia juga tersenyum pada So Ra, membuat suasana menakutkan perlahan lenyap dan yang terpenting, sekarang ia tahu kenapa So Ra selalu berada di dekat Sungjae.

Sementara dibalik sebuah pohon, ada seorang pria yang menatap So Hyun dengan tatapan aneh. Ia adalah Yook Sungjae, yang mulai berpikir kalau So Hyun mulai gila karena menderita amnesia.

"Menyedihkan sekali." Gumam Sungjae, sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.

****

Di rumah sakit. Seo Joon masih dan selalu setia disisi Eun Ra. Ia bahkan mulai melupakan dunia gangsternya, tidak peduli bahwa kekacauan tengah terjadi di salah satu bar miliknya. Berulang kali ponsel Seo Joon berdering, namun Seo Joon tidak pernah mempedulikannya. Ia tidak mau pergi dan akhirnya melewatkan banyak hal.

Why Dad? ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang