Sixteen

13 5 0
                                        

~Lihat awan disana, Berarak mengikutiku

Pasti dia pun tau..

Ingin aku lewati, Lembah hidup yang tak indah

Namun harus ku jalani..

Berdua denganmu, Pasti lebih baik

Aku yakin itu...

Bila sendiri

Hati bagai langit

Berselimut kabut. ~

❤️❤️❤️❤️❤️❤️

Langit menggelap, waktu pun telah berganti malam. Detik, menit, dan jam terus berjalan. Seorang gadis tengah berjalan sendiri dipinggir jalan penuh kendaraan yang sedang lalu lalang.

19.14
Jangan senyum terus, disangka orang stres loh..

19.15
✔️Iya aku udah stres gara2 kamu. 😋

19.16
Bisa aja kamu

19.17
✔️Bisa dong, aku kan suka gombal.

19.20
Wah,😨 udah berapa cowok yg kmu gombalin??

19.20
✔️Hahahah, bercanda. Gitu aja percaya

19.23
Ah yang bener.. 😏

19.23
✔️Bener, ya ampun g percaya bgt.

"Lagi ngapain sih, serius banget liatin hape nya?" Inay sang sepupu bertanya tiba-tiba disamping Maryam.

"Emang kenapa?" Maryam yang sempat terkejut dengan kedatangan sepupunya bernapas lega karena ia kira sosok yang baru saja datang ternyata bukan orang yang jahil, ia bahkan kembali fokus dengan ponselnya yang kembali bergetar menandakan adanya pesan masuk.

"Kayak orang gak bisa hidup tanpa hape aja lu. Mau kemana sih, malem gini?" Inay yang terus bertanya akan kemana Maryam hanya di cueki sang empunya ponselnya yang setia kemana pun.

"Ke warung." saat sampai di tempat tujuan, barulah Maryam mematikan layar ponselnya dan menjawab pertanyaan Inay sang sepupu.

"Dari tadi kek." gumam Inay menahan kesal.

Jika kalian beranggapan bahwa kendaraan adalah transportasi paling mudah dan murah, lain halnya dengan Maryam yang bepergian dengan berjalan kaki. Hemat, memang. Tapi alasan lainnya ialah karena Maryam ingin olahraga kaki agar tungkai bawahnya (betis) tidak membesar.

Bukan sebaliknya ya? Kalau jalan terus, kaki pada bengkak? Aneh deh Maryam.

Baginya berjalan kaki adalah suatu kesehatan bagi kakinya agar tidak malas bergerak. Harap maklum, Maryam tuh malas banget kalau di suruh belanja di pasar dengan mama nya.

Selesai membeli cemilan, Maryam dan Inay berjalan kembali menuju rumah. Dan bagi Inay, berjalan bersama Maryam tuh lamaa banget. Kenapa? Karena Maryam jalannya sudah seperti keong. Lambat dan sangat hati-hati.

Second Love (Slow Update) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang