Hubungan bukan hanya
tentang perasaan
Melainkan tentang bagaimana tercipta nya kebersamaan yang kelak akan menjadi kenangan dimasa yang akan datang
***
Pagi itu adalah pagi yang paling menyenangkan bagi seluruh siswa-siswi SMA HARAPAN. Pasalnya, dewan guru akan melaksanakan rapat bulanan yang artinya mereka bebas.
Begitu pula yang dirasakan Karenina. Gadis itu merapihkan seragam Osis nya karena terdesak-desak saat ke kantin untuk menemui sahabat terjahat nya.
Siapa yang tak mengenal Karenina disekolah ini ? Semua orang tahu bahkan banyak guru pula yang mengetahui kalau Karenina adalah pacar dari seorang Ezra Pranata. Cowok flat, pintar dan tentu saja tampan. Kepribadian yang 180° berbanding terbalik dengan Karen. Gadis itu kelewat girang, super cerewet dan jangan lupakan sifat nya yang satu ini : tidak pernah serius dalam segala hal.
Hal tersebut yang membuat orang geleng-geleng kepala saat tahu mereka berpacaran. Tapi yang namanya Karenina, tidak akan kehabisan jawaban saat mereka bertanya.
"Nih ya gue kasih tau aja sama kalian semua, kami tuh pacaran ya karna saling suka. Please deh, kalian gak usah iri dengan bilang, 'lo pake pelet ya Ren ?' atau ' lo kasih apa sih ke Ezra, kok dia mau sama lo ?'. Emang kalo dasar nya dia cinta sama gue, kalian mau bilang apa ?"
"Lagipula gue kan gak jelek-jelek amat buat bersanding sama Ezra. Gini-gini kan gue bisa cakep, tinggal poles ini itu aja jadi cantik. Lewat tuh si Raisa mah."
Tuh kan, Karen selalu punya cara tersendiri buat jawab perkataan para Haters nya. Meskipun yang iri sama Karen bejibun, ia tetap memiliki banyak teman, sebab kelewat ramah. Tiap lewat orang dikit dia bakal dadah-dadah gak jelas sambil berkata layak nya Youtuber terkenal dengan kata andalan 'hallo guys'.
"Ish, jahat nya kalian sama gue. Ditinggal terus. Gue tuh capek selalu ngejer-ngejer, keliatan nya gue terlalu agresif. Padahal kan emang iya."
Ugh, Drama queen mode on. Syifa memutar mata ketika mendengar ucapan Karen tadi. Ia sudah hafal diluar kepala sifat Karen. Berteman dari jaman main cuma pakai celana boxer dan kaos dalam, membuat nya terbiasa mengahadapi spesies langka macam Karen.
"Gak usah mulai deh lo, masih pagi jangan kumat."
"Lo tuh kayak gak bisa gitu liat kami menikmati sarapan pagi dengan tenang, hikmat dan nikmat ?" Ucap Zulfa menimpali.
Satu lagi teman Karen yang ia temukan terdampar saat masuk SMA alias gak punya teman, celangak-celinguk dan linglung. Kalau Karen itu ratu drama, maka Zulfa adalah Putri Drama nya. Mereka itu sebelas-duabelas deh pokok nya kalo masalah bicara, sama-sama lebay.
"Yeah, lagian siapa suruh tinggalin gue. Gue kan jadi kayak bebek kehilangan makanan nya."
"Induk nya Ren bukan makanan. Heran deh gue, kalo lo ngomong gak pernah bener." timpal Zulfa.
"Emang elo pernah bener ?" Karen memutar mata nya jengah.
Baru saja Zulfa akan menjawab, Syifa lebih dulu menjawab. "Udah deh Ren, mending lo pergi sana. Tuh, ada pangeran lo." Tunjuk Syifa menggunakan bibir.
KAMU SEDANG MEMBACA
BETWEEN
Teen Fiction"Ketika masa lalu membuka lembaran baru" Bagi Karenina, Kanaka itu hanya mantan yang sukanya merusak kebahagiaan yang kini mulai ia rasakan. Sedangkan menurut Kanaka, mengganggu sang mantan membawanya pada kesenangan. Kanaka yang sibuk mengurusi hub...
