"Ah, kau benar switch! Kalau begitu, ayo kita selesaikan pertarungan ini sekarang!"
.
.
.
.Pertarungan kembali dilanjutkan. Pasukan akademi mendapat bantuan dari teman-teman Levi dan pertarungan sengit tak terelakan kembali.
Kali ini, bukan hanya Levi dan Eren yang menunjukan kekuatan mereka sebenarnya. Tapi para teman-temannya pun ikut memperlihatkan kekuatannya dan membuat seluruh murid akademi terkejut kecuali Akashi dan kawan-kawan yang sudah mengetahui prihal kekuatan mereka dari awal.
Para murid akademi pun tak mau kalah. Mereka memperlihatkan kebolehan mereka di medan pertarungan. Akashi dan kawan-kawan yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum puas.
"Ternyata mereka semua kuat ya"ucap akashi dengan tenangnya
"Kau baru menyadarinya, Akashi-kun?"tanya Kuroko disela-sela pertarungannya dengan Mayuzumi yang kali ini dibantu Akashi.
"Aku sudah lama menyadarinya tapi, aku baru kali ini melihatnya. Akan tetapi, ini tidak lebih dari perkiraanku" Akashi masih berucap dengan santainya disela-sela pertarungan.Pertarungan yang sengit itu pun semakin lama berubah menjadi tak seimbang. Saat ini kekuatan murid akademi mendominasi pertempuran. Mayuzumi dan pasukannya kalah telak dengan kekuatan para murid akademi yang diperkuat oleh pasukan Levi-Eren.
Sementara itu, Nijimura masih bertarung dengan Mika dan Yuu. Pertarungan mereka belum menunjukan ketidakseimbangan sama sekali. Mentari terlihat semakin bersinar terang di langit. Namun, tidak ada tanda-tanda jika pertarungan akan segera berhenti.
Sekilas pertarungan itu berjalan seperti pertarungan biasanya namun, Akashi melihat sesuatu yang lain. Ia melihat Yuu dan Mika menyeringai bergantian. Mereka memiliki serangan kuat untuk digunakannya di akhir pertempuran. Itulah yang berada dipikiran seorang Akashi Seijurou saat ini.
"Begitu ya, pertarungan ini akan dimenangkan oleh Mika dan Yuu" ucap Akashi
"Kau yakin, Akashi?" Teriak Aomine dengan nada sedikit ragu
"Selama ini aku belum pernah mengatakan hal yang salah dalam hidupku, Daiki" Akashi berucap dengan nada bangsawannya.Seketika senyuman terukir manis di wajah Nagisa dan Kuroko setelah mendengar perkataan Akashi tentang pertarungan yang tersisa.
"Sepertinya kita tidak perlu menunggu semua itu lebih lama, Akashi-kun" ucap Kuroko
"Ya, kita lihat saja pertarungan mereka dari sini" usul AkashiPara murid akademi dan para generasi keajaiban pun menyaksikan apa yang akan terjadi dihadapan mereka. Mereka melihat seringaian terukir di wajah kedua anak kembar dihadapan mereka.
"Sepertinya sudah waktunya, Yuu. Mari kita lakukan itu" ucap Mika
"Ah, aku pikir juga begitu" Yuu menyetujui perkataan Mika dengan seringaian yang semakin melebar.
"Aku tidak tau apa yang kalian rencanakan, tapi kalian akan kalah disini!" Nijimura berucap dengan kepercayaan dirinya.
"Ayo kita lakukan sekarang, Mika" ucap Yuu
"Hm? Ok, mari kita lakukan" Mika berucap dengan melukiskan senyuman di akhir ucapannya.
"SERANGAN KOMBINASI!" teriak Mika dan Yuu dengan kerasnya.Tiba-tiba saja aura di sekitar Yuu dan Mika berubah. Aura mereka benar-benar seperti aura seorang Raja dan Panglima sekarang. Bahkan Nijimura tidak bisa menghilangkan rasa merindingnya ketika merasakan aura-aura itu.
Mika dan Yuu dapat mengontrol kekuatannya dengan baik. Serangan kembali dilancarkan mereka namun, kali ini dengan kekuatan yang agak besar dari sebelumnya. Murid-murid akademi dan teman-teman Levi pun tidak mengira bahwa Mika dan Yuu masih memiliki kekuatan sebesar itu.
Nijimura terlihat kesal. Ia tak mengira kalau hal itu akan terjadi. Kini, ia telah terjebak di permainannya sendiri.
"Sialan!"
Nijimura teriak kesal. Mika dan Yuu melancarkan serangan bertubi-tubi. Tidak ada serangan Mika dan Yuu yang meleset dari Nijimura.
Nijimura melemah. Serangan bertubi-tubi itu membuat kekuatannya menipis seiring dengan lemahnya tubuhnya. Mayuzumi yang melihat hal yang terjadi pada Nijimura merasa khawatir. Ia pun segera memerintahkan pasukan mundur.
"MUNDUR! LINDUNGI NIJI-SAMA!" teriak Mayuzumi
"Siap Kapten!"teriak seluruh pasukanPara pasukan membawa paksa Nijimura yang terus memberontak. Nijimura yang saat itu amarahnya sedang memuncak makin memuncak lagi dengan tingkah para pasukannya. Mayuzumi dan Nijimura bersama dengan pasukannya pun menghilang dalam bayangan pohon bagian sebelah barat mereka.
"Fuuhh.. akhirnya kita bisa mengakhiri pertarungan ini ya" ucap lelaki berwajah kucing di antara murid akademi
"Koganei! Kau kemana saja?!" teriak pria bermata kelabu di sebelahnya
"Tadi aku sembunyi, Izuki. Apa kalian kesusahan?" Koganei bertanya dengan polosnya.Izuki memasang wajah kesal mendengar perkataan Koganei. Sementara di dekat Izuki sudah tampak seseorang yang telah mengeluarkan aura-aura hitam.
"Tentu saja tidak, muka kucing" Akashi berucap tiba-tiba.
"Untung senpai tidak datang, kalau datang pasti akan merepotkan. Iya kan, Hyuga-senpai?" Kuroko berucap tiba-tiba membuat Hyuga dan orang-orang disekitarnya terkejut.
"HUWA! KUROKO! BISA TIDAK MUNCULNYA BIASA SAJA?!" Kagami berteriak histeris karena kemunculan Kuroko yang tiba-tiba.
"Aku sudah muncul dengan biasa kok, Kagami-kun" Kuroko berucap dengan datarnya
"Sudahlah, hentikan itu!" Perintah Isogai.
"Lebih baik sekarang kita lanjutkan perjalanan kita. Sepertinya mereka berdua juga sudah kembali tenang" Kazuma berucap sembari melihat kearah Mika dan Yuu.Seketika seluruh pandangan menuju ke arah Mika dan Yuu. Ekspresi mereka semua pun berubah drastis. Dari yang asalnya kecapekan jadi tenang setelah melihat ekspresi Mika dan Yuu.
"Yah, lebih baik kita lanjutkan saja perjalanannya sebelum matahari kembali terbenam" Akashi berbicara dengan tenangnya membuat Kuroko tersenyum tipis.
Tbc

KAMU SEDANG MEMBACA
Vampire King Generation
ФанфикCast : Mikaela, Yuuichiro, Shinoa, Guren [ Owari no Seraph ] Yatogami (Yaboku), Yukine, Hiyori, Kazuma [ Noragami ] Shintaro, Ayano, Ene [ Mekakucity Actors ] Nagisa, Karma, Koro-sensei, Sugino, Isogai [Ansatsu Kyoushitsu ] Kuroko, Akashi, Kagami...