Di ruang introgasi, Kazuma menatap Shinya dengan tatapan meneliti.
"Baiklah, mari kita mulai. Pertanyaan pertama, kenapa kau mengincar keluarga Bathory?"tanya Kazuma
"Itu bukan urusanmu" tolak Shinya untuk menjawab
"JAWAB SAJA" teriak Kazuma menarik kerah baju Shinya
"Karena aku di tugaskan untuk melukai keluarga mereka" Jawab Shinya
"Siapa yang menyuruhmu?" tanya Kazuma lagi
"Seseorang dengan Jas hitam dan Rambut merah. Aku tidak tau siapa namanya tapi, dia sering dipanggil Mr.Ai" Jawab Shinya
"Kenapa kau menyetujuinya?" tanya Kazuma penasaran
"Karena ia telah menyandra keluargaku" jawab Shinya kesal
"Pertanyaan terakhir, apa yang mereka mau dari kedua kembaran itu? Mika dan Yuu maksudku" tanya Kazuma yang kemudian duduk di depannya
"Mereka menginginkan kekuatan sekaligus darah mereka. Sebenarnya Mr.Ai sudah lama mengincar mereka. Se-" jawab Shinya
"Sejak kapan?" tanya Kazuma penasaran tapi dengan nada serius
"Sejak mereka lahir" jawab ShinyaKazuma yang mendengar semua itu terkejut bukan main. 'Mereka sudah mengincar Mika dan Yuu sejak lahir' siapapun yang mendengar info itu pasti akan berusaha melindungi mereka dari percobaan penyerangan Mr.Ai.
"Bawa dia ke penjara" perintah Kazuma sambil menyembunyikan terkejutannya
"Tunggu dulu! Sebelum aku kepenjara, aku ada satu permintaan" ucap Shinya
"Apa?" tanya Kazuma
"Tolong selamatkan keluargaku dan lindungi sepasang anak kembar itu. Karena anak kembar itulah yang menjadi kunci utamanya" jawab Shinya kemudian pergi dengan di kawal pasukan penjaga penjara
"Kunci utama?" gumam KazumaKazuma pun kembali ke kelasnya dan melihat Mika dan Yuu sudah berada disana. Mereka sedang berbincang-bincang dengan makanan yang belum habis.
"Hei,Mika!! Cepat habiskan makananmu, nanti mama Krull marah loh!" ucap Yuu
"Kau saja yang makan, aku tidak lapar" jawab Mika
"Heee?!! Kau menyuruhku untuk makan makananmu?!! Enak saja itu bagianmu, bukan bagianku!" ucap Yuu
"Tapi aku tidak lapar" ucap Mika dengan nada bosan
"Kau tidak lapar karena bosan, sekarang ayoo makan!" ucap Yuu memaksa
"Hahh... Baiklah" ucap Mika mengalahMereka pun makan bekal mereka bersama dan beberapa menit kemudian bel berakhirnya istirahat berbunyi.
Pelajaran di dalam kelas dilanjutkan, Koro-Sensei menjelaskan kegunaan-kegunaan senjata yang akan di gunakan dalam mencari reinkarnasi sang Raja dan Panglimanya. Akan tetapi, Kazuma sibuk memikirkan apa yang dikatakan Shinya.
"Kazuma, apakah kau memperhatikan?" Tanya Koro-sensei
Kazuma hanya diam sambil memainkan pensilnya.
"KAZUMA!!" teriak Koro-sensei
"Iya pak?!!" Tanya Kazuma kaget
"Jangan melamun dalam kelas lagi ya" ucap Koro-sensei dengan lembut
"Maafkan saya, pak" ucap Kazuma merasa bersalahPelajaran pun dilanjutkan. Meskipun telah di beritahu untuk tidak melamun, Kazuma tetap tidak bisa mengalihkan pikirannya dari kata-kata yang di sampaikan Shinya.
"Kata kunci,huh?" Gumam Kazuma pelan
Mika yang memperhatikan Kazuma dari tadi mulai merasa khawatir dan tidak tenang karena Kazuma tidak seperti biasanya.
'Kazuma, apa yang kau pikirkan sebenarnya?' pikir Mika
Ting tong ting tong
Bel pulang sekolah berbunyi, Mika dan teman sekelasnya segera membereskan perlengkapannya termasuk Kazuma.
"Baiklah, pelajaran hari ini cukup sampai disini, besok kita akan dibagi kelompok pencarian dan lusa kita akan mulai perjalanan kita jadi, kalian harus sudah siap mulai dari sekarang" jelas Koro-sensei kemudian pergi keluar dari kelas.
"Ne, Mika! Pulang sekolah nanti kita jadi berlatih berkuda kan?" Tanya Yuu
"Ntahlah" jawab Mika
"Hee... Knp begitu?" Tanya Yuu lagi
"Karena kita tidak tau siapa saja yang akan berlatih hari ini, bisa saja pangeran dan staff kerajaan lain sedang berlatih disana" jawab Mika
"Yah.. kau benar" ucap Yuu kecewa
"Apa yang sedang kalian bicarakan?" Tanya Kazuma yang tiba-tiba menghampiri mereka
"Latihan berkuda" jawab Mika seraya menjinjing tas nya
"Hoo, kalau kalian mau kalian bisa berlatih di rumahku. Kebetulan aku juga ingin berlatih" ucap Kazuma
"Heee?!! Serius?" Tanya Yuu semangat
"Ya" jawab Kazuma singkat
"Jam berapa kami harus sudah berada di rumahmu?" Tanya Mika
"Jam 5 sore, bagaimana?" Ucap Kazuma
"Berarti 1 jam lagi ya?" Ucap Mika berpikirKeadaan hening seketika, Yuu dan Kazuma menunggu jawaban dari Mika.
30 menit telah berlalu, tapi Mika belum memberikan jawabannya. Kazuma dan Yuu mulai bosan dengan keadaan hening itu sehingga mereka mengambil ponselnya dan melakukan hal-hal yang tidak jelas.
"Baiklah, kami akan segera kesana" sambung Mika 15 menit kemudian
"Mika..." Panggil Yuu
"Ada apa?" Tanya Mika seakan tidak ada perasaan bersalah
"JANGAN MEMBUAT KAMI MENUNGGUMU BERPIKIR LEBIH DARI 10 MENIT!!!" teriak Yuu
"Apaan dah? Aku memang berpikir selama 10 menit!!" Ucap Mika
"10 menit? Lihatlah jam sudah menunjukkan pukul berapa!!" Ucap Yuu
"16:45... Tidak mungkin!! Aku kembali kesini jam 16:10" ucap Mika
"Apa maksudmu?" Tanya Kazuma
"Tadi saat aku sedang berpikir, aku tidak tau itu mimpi atau kenyataan aku diajak seseorang pria berjalan-jalan mengelilingi kerajaannya" jawab Mika
"Tapi dari tadi kau disini!!"ucap Yuu tidak percaya
"Tunggu dulu Yuu, lanjutkan Mika" ucap Kazuma yang penasaran
"Pria itu memiliki warna rambut sepertiku, matanya merah tapi merahnya seperti merah sebuah permata atau berlian, ia memakai mahkota dan baju bangsawan lengkap dengan pedangnya yang berwarna perak berkilauan. Ia berkata padaku kalau suatu hari nanti, aku akan tahu tentang dia dan aku akan ingat semuanya. Lalu ia menyuruhku kembali ke kalian dan aku melihat jam di dinding kastilnya masih menunjukkan pukul 16:10" jelas Mika
"Kau bohong kan?" Tanya Yuu mulai khawatir
"Aku tidak bohong, aku memang bertemu pria itu" jawab Mika
"Apa mungkin itu dirimu yang lain, Mika?" Tanya Kazuma
"Aku, tdak tau" jawab Mika pelan tapi masih terdengar oleh Kazuma
"Apa dia memberitahukan namanya padamu?" Tanya Yuu khawatirMika diam seketika. Ia mencoba mengingat apa saja yang di katakan pria itu namun ia tidak mengingat apapun tentang apakah pria itu menyebutkan namanya atau tidak.
"Tidak, dia tidak menyebutkan namanya" ucap Mika pelan tapi serius
Yuu dan Kazuma pun kebingungan mendengar jawaban Mika. Mereka pun menatapnya dengan tatapan heran, penuh tanya tapi serius.
"Kita bahas itu nanti, sekarang ayo kita kerumahku. Sekarang sudah jam 5 sore" ucap Kazuma
"Baiklah, ayo!" Ucap Yuu semangatMereka pun pergi ke rumah Kazuma bersama-sama untuk berlatih berkuda.
Tbc
===========================
Holaa minna~
Bagaimana cerita tadi? Kurang menarik ya? 😅
Maaf ya klo ceritanya kurang menarik, kurang inspirasi sih..
Hehe.. 😅
Maaf juga kalau di cerita diatas itu ada typonya ya :"
Mungkin itu unsur ketidak sengajaan author :"
Jangan lupa Vote & Comment nya ya :"
Sampai jumpa 4-5 hari kedepan lagi minna :" ~~

KAMU SEDANG MEMBACA
Vampire King Generation
FanfictionCast : Mikaela, Yuuichiro, Shinoa, Guren [ Owari no Seraph ] Yatogami (Yaboku), Yukine, Hiyori, Kazuma [ Noragami ] Shintaro, Ayano, Ene [ Mekakucity Actors ] Nagisa, Karma, Koro-sensei, Sugino, Isogai [Ansatsu Kyoushitsu ] Kuroko, Akashi, Kagami...