Bab 21 - Mantan Terindah

202 24 24
                                        

"Apa semuanya sudah siap?" tanya Daniel. Dia menghampiri Kathryn yang sedang mengemasi pakaiannya.

"Hm, hampir selesai," jawab Kathryn.

"Hati-hati di sana," ucap Daniel disertai senyuman. "Oh ya, aku akan segera pulang karena akan menghadiri resepsi pernikahan James dengan Nadine. Tapi, aku harus segera balik ke sini lagi. Kak Kriss juga akan menikah," lanjutnya dengan wajah lesu.

Kathryn mengamati perubahan wajah  Daniel. Dia tidak ingin ikut campur lagi dengan segala urusan mengenai Daniel. Cukup bekerja sebagai sekretaris sekaligus pacar pura-pura Daniel saja. Setelah pekerjaannya sebagai pacar pura-puranya selesai, Kathryn akan fokus untuk bekerja sebagai sekretaris dan membeli rumah sendiri.

Kathryn dan ibunya pergi ke bandara diantar oleh Mark. Hari ini, Mark sedang tidak ada jadwal untuk pemotretan. Selain sedang sibuk kuliah, Mark juga bekerja sebagai model pakaian.

—o0o—

Seminggu sejak kepulangan Kathryn ke Jakarta, semuanya kembali normal. Bahkan, hidupnya sekarang jauh lebih indah daripada sebelumnya.

Kathryn dapat menjalani peran barunya sebagai kepala keluarga dengan baik. Sekarang ini, Kathryn sedang memeriksa dokumen-dokumen yang diberikan Trias tadi pagi.

Hari ini ada meeting di kantor milik Nyonya Adel. Kathryn akan menemani Trias untuk menghadiri meeting di perusahaan yang sudah bekerja sama dengan Perusahaan Padilla's Family selama 10 tahun.

Kathryn memang baru dalam dunia perusahaan, tapi kemampuannya yang cepat belajar dengan hal-hal baru, membuatnya banyak dipercayai oleh bawahannya.

Trias dan Kathryn masuk ke dalam ruangan. Namun, Nyonya Adel belum ada di sana. Hanya ada beberapa sekretaris Nyonya Adel yang ada di ruangan itu.

"Em, Kath, apa kau tahu tentang mantan Pak Daniel?" tanya Trias dengan berbisik.

Kathryn hanya mengangkat bahunya. Dia memilih untuk membuka laptopnya. Keputusannya untuk tidak menyampuri urusan pribadi Daniel masih berlaku.

"Aku merasa aneh sekali ketika Pak Daniel memutuskan untuk menjadikanmu sebagai sekretarisnya. Karena aku penasaran, akhirnya aku mencari tahu. Ternyata kau adalah pacar Pak Daniel," kata Trias menatap Kathryn dari atas hingga bawah.

Kathryn tertarik dengan pembicaraan yang dibuat oleh Trias. Dia ingin menimpali, tapi dia urungkan karena dia mengingat keputusannya.

"Apa kau tahu siapa mantan terindah Pak Daniel?" tanya Trias lagi.

"Tidak," jawab Kathryn dan memalingkan tatapannya pada orang-orang di depannya dan tersenyuk ramah.

"Kau mau aku menceritakan sesuatu?" tanya Trias dengan menarik-turunkan alisnya.

"Bo–" jawab Kathryn terpotong karena pintu ruangan terbuka menampilkan sosok wanita 40-an yang masih terlihat cantik.

"Maaf menunggu terlalu lama," kata Nyonya Adel.

Meeting dimulai dengan rencana pembangunan cabang di Kalimantan. Kathryn mencoba fokus pada pembahasaan. Namun, dia sangat penasaran dengan mantan terindah Daniel. Apakah orang itu yang mengubah sikap Daniel?

—o0o—

Kali ini, Grae sedang berada di rumah Brace untuk mengerjakan tugas kelompok. Tidak berdua, ada John dan Joaquin yang ikut dalam kelompok. Brace sesekali melontarkan lelucon yang membuat Joaquin tidak kuat. Joaquin memegang perutnya dan berguling-guling di lantai kamar Brace.

Don't Trust LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang