"Hubungan yang tidak berlandaskan dengan kepercayaan, maka akan berakhir dengan mengikhlaskan."
🍀🍀🍀
Tetesan itu yang awalnya sepi kini menjadi ramai. Keramaiannya membuat semua orang harus berteduh. Justru karena keramaiannya, manusia mendapatkan semua yang dibutuhkan. Lambat laun, petikan gitar mengiringi. Tanda untuk mengenang sesuatu. Seiring dengan irama itu, manusia larut dalam lantunan indah yang diciptakan. Bukankah mengasyikkan bila ending dalam kehidupan adalah bahagia? Namun, apa yang bisa dilakukan manusia? Nyatanya, ending dalam kehidupan ialah kesedihan. Kematian.
Setiap kata yang terucap mungkin tidak berasal dari pikiran, tapi dari hati. Dia yang selalu ada di samping kita, belum tentu dia adalah jodoh kita. Manusia bukanlah Tuhan yang dapat menentukan semuanya. Namun, manusia dapat memutuskan apa yang akan dia lakukan.
Cinta bukan hanya perasaan, melainkan kekuatan yang mampu membuat seseorang bertingkah di luar batas. Mungkin tidak semua orang dapat merasakan kekuatan itu, tapi pasti semua manusia akan mengalaminya. Hanya saja, mereka tidak menyadari itu.
Seperti saat ini, Daniel tengah mengetuk meja kerjanya. Entah sudah berapa kali dia menjadikan meja itu sebagai pelampiasannya. Dahinya berkerut ketika mendapati seorang perempuan dengan lekuk tubuh yang terlihat sangat jelas. Sebagai laki-laki normal, tentu saja tertarik melihat penampakan yang luar biasa itu.
"Kenapa menggangguku lagi?" tanya Daniel mencoba tenang.
"Apa karena pakaianku, hm?" goda perempuan itu.
Daniel tertawa remeh mendengar ucapan Laura. Dia menegakkan tubuhnya dan menatap perempuan di depannya jengah, "Kau sebut itu pakaian? Bukankah itu hanya baju bekas yang kau pungut di pinggir jalan? Baju kurang bahan dipakai. Kalau pakai baju tuh yang sopan. Jangan kayak gitu!"
Mungkin apa yang dikatakan Daniel ada benarnya. Bahkan sangat benar. Namun, apa dia tidak sadar bila dia sedikit perhatian dengan Laura. Daniel sudah muak dengan tingkah Laura. Sejauh ini, tidak ada hal-hal buruk yang terjadi. Daniel patut bersyukur karena Laura tidak berbuat lebih.
Setelah berhasil mengusir Laura, Daniel berencana pergi ke kafe untuk bertemu dengan James. Pria yang memutuskan menikah muda itu, kini sudah menjadi seorang ayah. Kemudian untuk kabar pasangan Enri dan Liza adalah buruk. Sejak Enri yang dituduh memiliki hubungan gelap dengan seseorang yang masih belum jelas identitasnya. Enri sudah tidak dapat melakukan apapun. Liza sudah pergi menjauh. Dia lebih memilih menetap di Amerika setahun yang lalu.
Sesampainya di kafe, Daniel menemukan putri kecil James yang masih berusia satu tahun dalam gendongan Nadine. Daniel yang dulu tidak menyukai anak kecil, kini sudah terobsesi dengan manusia imut itu. Daniel merebut Friska dari gendongan Nadine. Friska merasa nyaman berada di gendongan Daniel. Daniel membawa lari Friska ke dalam kafe. Kabar gembira, Enri juga ada di kafe. Sekarang, sudah seperti reuni.
"Woah! Lihatlah, siapa yang sudah datang? Daniel Mananta!" James berteriak sambil mengambil anaknya.
"Daniel Padilla kali..." koreksi Daniel.
"Hahahaha, ayo Friska, kita ke kamarmu. Biarkan Om-Om lajang ini mengobrol."
Daniel terkekeh mendengar ucapan James yang terkesan, entahlah. Kalau dipikir-pikir dia masih muda. Daniel memusatkan pandangannya kepada teman yang 'pernah' menjalani hubungan dengan mantannya. Mungkin Daniel dan dan Enri adalah sahabat sejati karena memiliki mantan yang sama. Mereka juga menyukai barang yang sama yaitu jam tangan.
Dering telepon berbunyi. Enri buru-buru mengangkat panggilan itu. Dan senyum merekah ada di wajahnya. Seperti telah memenangkan lotre, Enri berdiri dan lompat-lompat tak jelas. Kening Daniel berkerut. Sebentar lagi TV akan ramai dengan sebuah berita, 'Telah putus dengan sang kekasih, pria di kafe yang tidak disebutkan namanya itu kini menjadi gila'. Pikiran Daniel memang sudah melayang ke mana-mana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't Trust Love
Roman d'amourHighest : 1 - #lizquen [21 Agustus 2018] 1 - #danielpadilla [23 Agustus 2018] 1 - #kathrynbernardo [23 Agustus 2018] 1 - #kathryn [23 Agustus 2018] 1 - #dj [4 September 2018] 1 - #kathniel [8 September 2018] 1 - #lizasoberano [8 September 2018] Dani...
