16

624 40 6
                                        

Jooeun berjalan menghampiri Joy yang sedang duduk di salah satu bangku taman. Ia duduk di sebelah Joy dengan melihat tangannya.

"bagaimana, Joy? Apa kau sudah menemukan bukti untuk membela dirimu?" tanya Jooeun sambil tersenyum.

Jooeun merasa ia akan menang, dan Joy akan segera di keluarkan dari sekolah, "aku tahu bagaimana rasanya di posisimu. Aku hanya akan mengatakan semoga kau mendapatkan sekolah yang lebih bagus dari sini. Dan tentu saja sekolah yang jauh dari ku dan Sungjae ku." ucap Jooeun penuh kemenangan.

Joy terdiam, "kalau aku memiliki bukti, apa yang akan kau lakukan pada ku?"

Jooeun tersenyum miring, "aku tidak akan membiarkanmu mendapatkan bukti itu." jawabnya lalu menyeringai.

Joy melirik Jooeun sambil tersenyum, tanpa berbicara Joy menunjukkan sebuah flashdisk kehadapan Jooeun, "kalau begitu, ini."

Senyuman Jooeun langsung menghilang dari wajahnya, kini raut wajahnya berubah. Ia terlihat resah melihat flashdisk yang di pegang oleh Joy, "berikan padaku!" Jooeun mencoba merebutnya namun Joy dengan sigap menariknya.

Joy tersenyum lebar, "apa kau ketakutan, seonbae?" tanya Joy.

"ya! Kau jangan berani macam-macam dengan ku! Kau tahu apa yang akan aku lakukan padamu?!" ancam Jooeun, "berikan padaku!"

Joy menatapnya datar, "seonbanim, aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan hidup ku. Kalau kau berani mencoba mengambil falshdisk ini, hidupmu yang akan hancur!" ucapnya lalu pergi meninggalkan Jooeun.

"silahkan saja! Aku tidak akan takut dengan mu Park Sooyoung!!" teriak Jooeun, "aku akan membuat mu hancur! Camkan itu!!"

Joy menarik ujung biburnya, "baiklah jika mau mu begitu, Jooeun seonbae.." ucapnya pelan.

♡♡♡

"Joy-ah!! Kau dari mana saja?"

Joy yang baru saja kembali dari perpustakaan tersenyum menjawab pertanyaan sahabatnya itu.

Hayoung berdecak sebal, "ya! aku sedang bertanya kepadamu! Aku dari tadi menunggumu, sebentar lagi kan sidang keputusan hukumanmu. Dimana kau menyimpan bukti itu?"

Joy melirik Hayoung, "tunggu.. hukumanku?!"

Hayoung menggelar ngakak, "maksudku hukuman untuk si Jooeun itu! Hihi.."

Joy tersenyum, "tentu saja dia harus di hukum." Joy mengangguk-angguk.

"lalu dimana flashdisk berisi bukti itu?" tanya Hayoung lagi, "apa kau membawanya?"

Joy mengangguk, "tentu saja! Ada di meja ku!" jawab Joy dengan santai.

Hayoung terkejut dengan kecerobohan sahabatnya itu, "mwo?! Kenapa kau menyimpannya di sana?!"

Joy melambaikan tangannya, "tenang saja, tidak ada yang tahu di mana aku menyimpan itu." jawab Joy sambil berjalan menuju kelasnya.

"ya! Joy-ah tunggu!"

Joy berjalan menuju mejanya, "hmm di mana aku menyimpannya?" ucapnya sambil merogoh kolong mejanya, "ku rasa aku menyimpannya di sini.."

"waeyo?" tanya Yerin yang baru saja datang, "kau mencari apa?"

Before We Get Married ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang