28 [SEASON 2]

200 15 0
                                        

Sudah seminggu Joy kembali ke sekolah dan melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, akhir-akhir ini ia selalu merenung dan melamunkan sesuatu. Dan itu membuat kedua temannya khawatir dengan kaadaan Joy.

"Joy kau tahu tentang ini?" tanya Hayoung. Kini mereka sedang berada di perpustakaan.

"Joy?" panggil Hayoung lagi tapi tidak ada sahutan dari sang empunya nama.

"Joy??" Hayoung sudah kesal karena mengabaikannya.

"Joy!!" panggil Hayoung sambil menggebrakan meja.

"hah ada apa?!" Joy terlihat seperti orang linglung, "ada apa?"

Hayoung menatapnya kesal, "aku sudah memanggil mu ratusan kali! Tapi kau tidak menjawab!!"

Joy terkejut, "bernarkah?"

"hah! Kau benar-benar tidak mendengar??" Hayoung mendengus kesal, "kau itu sedang memikirkan apa Joy?? Sampai kau tidak mendengar apapun?!"

Joy terdiam, "entahlah.."

Yerin yang menyaksikan itu mengusap punggung Joy, "kau kenapa Joy? Sepertinya ada sesuatu di pikiran mu?"

Joy mendengar perkataan Yerin, namun ia memilih diam.

"katakan saja!" seru Hayoung, "kau ada masalah apa eoh?"

Ia menarik napas panjang lalu membuangnya, "baiklah.." ucap Joy akhirnya.

"Ada apa?"

Joy menatap kedua sahabatnya bergantian, "sejak Sungjae oppa kembali ke London. Dia tidak pernah mengubungi ku. Setiap aku telepon selalu sibuk."

"itu wajar, dia disana bukan untuk bermain Joy. Dia juga sedang belajar," ucap Hayoung menenangkan, "jadi tidak usah di fikirkan!"

"bukan itu masalahnya!" serunya. Lalu ia mengetik sesuatu di ponselnya, "lihat!"

Hayoung dan Yerin langsung menatap ponsel Joy yang menampilakn sebuah foto Youngjae bersama seorang perempuan.

"kalau dia sibuk, kenapa bisa mengunggah seperti ini di SNS?!" ucap Joy kesal, "dan siapa wanita bule ini?!"

"Na-ta-sha?" ucap Yerin ketika mengeja nama yang di tandai oleh Sungjae, "sepertinya teman kampus?"

Hayoung menggeleng, "teman macam apa yang di beri love di caption nya?" serunya.

"ya!!" Yerin menepak Hayoung, "kenapa kau mengatakan itu eoh?!"

Joy terisak, "bisa-bisanya dia memosting seperti ini! Bukan hanya sekali! Tapi berkali-kali!!" Joy kembali menampilakan beberapa gambar pada mereka.

"eyy.. Tanya saja pada Sungjae seonbae langsung?" saran Hayoung, "mungkin saja bukan Sungjae seonbae yang melakukannya?"

Yerin mengangguk setuju, "benar! Bisa saja wanita itu!"

"bagaimana aku bisa bertanya kalau dia selalu sibuk?!!" Hayoung dan Yerin menatap Joy prihatin.

"kenapa kau tidak bertanya pada temannya saja?" tanya Yerin, "apa kau kenal seseorang?"

Joy menekuk bibirnya, "siapa yang aku kenal??"

"yaa teman Sungjae seonbae. Masa tidak ada yang kau kenal?" ulang Yerin, "pasti ada!"

Joy menggeleng, "aku tidak tahu. Aku lupa.." jawabnya pelan, "sepertinya akibat kecelakaan itu membuat ku lupa akan sesuatu!!"

"haah.. Sudahlah Joy," ucap Hayoung sambil merangkul Joy dari samping, "kita akan membantu mu mencari tahu dan membuat Sungjae seonbae menjelaskan semua."

Yerin mengangguk setuju, "benar! Kami akan membantumu!"

Joy mengangguk pelan, "hmm Gomawo.."

♡♡♡

"ya!"

Joy menengok ketika seseorang memanggilnya, "Youngjae? mwo?" tanyanya namun tetap berjalan.

Youngjae menghampiri Joy dengan sedikit berlari, "aku dengar hubungan mu dengan Sungjae hyung sedang renggang?"

Joy meliriknya tajam, "siapa yang bilang?" tanyanya dengan ketus.

Youngjae terkekeh, "aku mendengar apa yang kalian bicarakan d perpus," jawabnya, "sepertinya dia selingkuh?"

"ya! Apa maksud mu mengatakan itu?! Sungjae oppa tidak mungkin selingkuh kau harus tahu itu!" serunya kesal.

Youngjae mengangkat bahu, "kita tidak tahu kapan perasaan kita berubah Joy-ah," ucapnya sambil melirik ke arah Joy.

"kau mengatakan itu karena kau mau membuat ku datang kepadamu bukan?" tanya Joy tiba-tiba, "kau ingin membuat ku menjauh dari Sungjae oppa dan percaya padamu."

Youngjae tertawa, "kau benar soal itu. Sudah ku katakan sejak awal aku ingin merebutmu dari Sungjae hyung.."

"tapi itu tidak akan! Asal kau tahu aku tidak akan merubah perasaan ku dan keputusan ku! Ingat itu!" serunya lalu meninggalkan Youngjae.

Namun Youngjae menahan tangannya dan membuat mereka berjalan beraama, "kita lihat nanti. Seberapa lama kau akan setia padanya."

Joy melepaskan tangannya dari cengkraman Youngjae, "okay! Aku berjanji padamu aku akan setia pada Sungjae oppa sampai aku mati!"

Youngjae kembali terkekeh, "kau jangan asal membuat janji jika pada akhirnya kau melanggarnya.." ia mengusap ujung kepalanya.

Joy tersenyum sinis, "aku tidak akan melanggar janji ku sendiri!"

"geurae? Kalau begitu aku akan membuat mu melanggarnya," ucap Youngjae.

"tapi kalau kau bisa," sambung Joy sambil tersenyum, "aku akan tetap setia pada Sungjae oppa."

"baiklah, aku percaya itu sekarang," Youngjae mengangguk, "Tapi.." Youngjae tersenyum lebar, "aku akan membuat mu goyah Joy-ah~"

Joy menatap wajah Youngjae yang sedang tertawa. Ia menatapnya dengan sangat tajam.

"baiklah. Kita lihat siapa yang akan kalah! Kau atau aku?!" ucapnya lalu benar-benar pergi meninggalkan Youngjae.

Terdengar dari jauh Youngjae tertawa, "tentu saja kau yang kalah Joy! Aku berjanji padamu!!"

♡♡♡

Story by Lisa

*cerita ini hanya fiktif belaka. Semua yang ada pada cerita ini hanya khayalan dari penulis. Gomawoongg >//<

Before We Get Married ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang