34 [SEASON 2]

249 12 0
                                        

Joy sudah memastikan kedua orangtuanya sudah tidur. Dan setelah mengetahui itu, Joy langsung membawa tasnya dan keluar menuju pintu depan. Dan akhirnya dia bisa keluar mulus dari rumahnya itu.

"bagaimana?" ternyata Youngjae sudah meninggunnya di luar gerbang.

Joy tersenyum, "setidaknya aku bisa kabur selama 3-5 hari," jelasnya.

"kau yakin dengan keputusan mu?" tanya Youngjae lagi, "kau jangan menyesal nanti, ya?"

"ck! Kau kan yang mengusulkan ini semua! Sudah cepat kita pergi! Sebelum ada yang melihat kita!" ucapnya lalu menaiki motor yang Youngjae bawa.

Dan dengan cepat Youngjae membawa Joy ke rumahnya selama 20 menit.

"nah sudah sampai.." Youngjae pun menghentikan motornya dan membawa Joy ke sebuah rumah kecil.

"eomma! Aku pulang membawa calon menantu!" seru Youngjae ketika masuk kedalam rumahnya itu.

Dan langsung seorang wanita paruh baya yang rambutnya sudah memutih itu menyambut kedatangan mereka.

"aigoo Sooyoung-ah??" sapa wanita bernama asli Kim Nari itu, "sudah sangat lama sekali?"

"annyeong eomoni!" Joy membungkukan tubuhnya, "apa kabar? Bagaimana dengan penyakit anda?"

"aku sudah sangat sehat berkat ibumu," jawabnya sambil membawa mereka ke ruang makan.

"kalian makanlah dulu, aku baru saja membuatkan makanan kesukaan Youngjae," ucapnya.

"kamsahabnida!" ucap Joy lalu duduk di sebelah Youngjae, "aku senang sekali bisa kemari lagi!"

Youngjae tersenyum lebar, "selama kau berada disini untuk kabur, aku akan bersamu. Aku akan bolos," ucapnya tiba-tiba.

"wae?? Kau harus tetap sekolah! Nanti mereka tahu dimana aku berada!" tolak Joy, "biar aku disini bersama eomoni. Sambil menjaganya."

Youngjae tersenyum, "kau baik sekali.."

Joy mengangguk, "aku tahu itu."

Youngjae menatap Joy dengan seksama, "apa kau sudah tidak takut dengan orangtua mu?"

"kenapa aku harus takut?" tanyanya, "aku lebih suka seperti ini.. Bebas!!"

Youngjae terkekeh, "kau tidak akan kembali ke sana, kan?" tanyanya lagi.

"kau gila?" Joy tertawa, "aku kesini untuk membuat mereka khawatir dan menurut pada ku! Apa ada alasan lagi aku tinggal disini?"

"kau tidak menyukai ku?"

Joy membalalakan matanya, "aku? Tidak tidak.. Aku tidak bisa menyukai mu Youngjae. Kau terlalu baik untuk ku," jawabnya.

"kau akan kembali pada Sungjae hyung?"

Joy terdiam, "aku tidak tahu kalau itu. Aku tidak mah memikirkannya saat ini."

Youngjae menggenggam tangan Joy, "aku harap kau bisa memutuskan yang terbaik untuk mu."

"tentu saja," jawab Joy dengan Senyuman yang merekah.

♡♡♡

"kau tidur di kamar ku saja," Youngjae menuntun Joy ke kamar kecilnya.

Joy tersenyum, "gomawo.."

"jalja!" Youngjae langsung menutup pintu dan meninggalkan Joy sendirian di kamarnya.

Joy membaringkan tubuhnya di kasur kecil milik Youngjae. Ia sangat senang akhirnya ia kembali ke tempat ini. Tempat yang selalu menjadi pelariannya.

Tok tok tok

Joy mendengar seseorang mengetuk pintu kamar Youngjae. Dan dengan cepat ia membuka pintu itu.

"waeyo?"

Ternyata Youngjae masih berdiri di depan kamarnya, "kau belum tidur?"

"bagaimana bisa? Baru saja aku mau terlelap kau mengetuk pintu!" jawabnya kesal.

"oh baiklah kalau begitu. Jalja.." Youngjae langsung pergi meninggalkan Joy yang masih berdiri di depan kamarnya itu.

Joy mengangkat bahu lalu kembali masuk kedalam kamar dan tertidur di sana.

♡♡♡

"joheun Achim!" sapa Nari pada Joy yang baru saja bangun di pagi hari.

Joy langsung tersenyum ketika mendengar itu, "eomoni, apa ada yang bisa ku bantu?" tanyanya.

"sebenarnya aku akan pergi ke Pasar tradisional untuk membeli bahan makan malam," jawabnya, "apa kau mau ikut?" ajaknya.

Dengan cepat Joy mengangguk, "aku akan ikut!"

"tapi kau kan pasti sedang di cari oleh keluarga mu?" ucap Youngjae yang baru saja keluar dari kamar mandi.

Joy mengangkat bahu, "aku tidak peduli!" jawabnya, "aku akan menggunakan masker agar mereka tidak mengenali ku!"

Setelah Youngjae pergi sekolah. Nari bersama Joy pergi ke sebuah pasar tradisional yang tidak jauh jaraknya dari rumah Youngjae. Hanya perlu berjalan kaki selama 10 menit dan sampai.

Nari memutuskan untuk membeli beberapa sayuran dan ikan segar. Katanya ia akan membuat masakan spesial karena ada Joy.

Tapi ke asyikan saat berbelanja itu menjadi berubah ketika Joy bertemu dengan salah satu orang yang di suruh untuk mencari dirinya. Dan hampir saja dia ketauan. Dan dengan begitu Joy harus mengajak ibu Youngjae segera pergi dari Pasar dan kembali ke rumah.

♡♡♡

Story by Lisa

*cerita ini hanya fiktif belaka. Semua yang ada pada cerita ini hanya khayalan dari penulis. Gomawoongg >//<

Before We Get Married ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang