Kyne
08.01 // 2337-08-??.
"Ahkk ... di mana aku?" Ira perlahan membuka matanya yang terasa berat.
Mata itu terlihat membengkak karena sebuah alasan, perlahan namun pasti dia mulai melihat sebuah objek seperti wajah. Setelah pandangannya benar-benar tajam, Ira tersadar bahwa ada seseorang yang terlihat kebingungan di depannya.
"Apa kau baik-baik saja?" tanya seorang Gadis dengan nada yang lembut.
Ira terbaring di bawah pohon besar yang sejuk, terlihat dedaunan di sekitar pohon itu terbawa angin, seiring dengan dirinya yang mulai memperhatikan tempat sekitar.
Tempat itu adalah padang rumput yang luas, yang di mana terdapat danau luas di bagian kanan tempat Ira terbaring, dengan kerutan di dahi Ira mencoba mengingat apa yang sudah terjadi, entah bagaimana dia bisa berakhir di tempat ini.
Gadis itu mencoba mendekat dan memastikan keadaan Ira, ia terus-terusan mermiringkan wajahnya ke segala arah, memperhatikan raut bingung yang diciptakan Ira.
Setelah beberapa saat, tubuhnya yang lemah berusaha untuk bangkit, namun rasa sakit di sekujur tubuhnya memaksa Ira untuk tetap terbaring.
Ira menyadari sesuatu, ada sebuah benda seperti batu digenggaman tangan kanannya, gengaman yang dia letakan di atas dada.
Setelah diperhatikan benda itu terlihat berkilau, berlian biru di tengah benda tersebut memantulkan cahaya, sehingga sulit untuk diperhatikan dengan teliti.
Benda persegi delapan halus berwarna campuran biru dan perak, terdapat sebuah berlian berwarna biru yang berkilau tepat di tengah benda tersebut, tidak henti-hentinya Ira memutar-mutar benda itu karena penasaran.
"Ini ... apa?" tanya Ira yang terlihat bingung.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Gadis itu sekarang benar-benar khawatir.
Seketika Ira menoleh pada gadis itu yang sejak tadi memperhatikannya, terlihat mata yang begitu bulat menghiasi wajah polosnya.
Selama itu Ira terus menghadap ke wajahnya, ia meneguk air liur, terpesona dengan paras cantik gadis tersebut.
"Kamu, siapa?" tanya Ira dengan mata yang terbuka lebar.
Kyne
01.55 // 2337-09-11.
*Tzing* *Zig* *Zreg*
Ira menangkis serangan Perampok botak itu dengan pisau di tangannya, beberapa kali Ira juga berhasil menghidar.
"Sial!!" seru Ira menggeram.
Tusukan-tusukan itu melewati setiap sudut kanan dan kiri Ira dan menimbulkan sobekan-sobekan kecil di sekitar pakaiannya.
"Ada apa!? Kenapa kau hanya menghindar!?" sahut Perampok botak itu.
Perampok botak itu telah mendominasi pertarungan, tentu saja ia menggunakan senjata yang bisa menjangkau jarak serangan jauh, walaupun itu bukan senapan atau busur.
Berbeda dengan Ira, sejak tadi hanya menghindar dan menangkis setiap serangan yang datang padanya, apa yang bisa dia lakukan hanyalah bertahan.
"Apa-apaan itu!? Dari mana tombak itu berasal!?" tanya Ira dengan nada tinggi, dia terlihat terengah-engah.
"Hahaha! mana mungkin kau bisa menang dengan mainan itu!"
Perampok botak itu menebaskan serangan memutar secara horizontal, setiap kaki itu mengikuti arah darimana ia menebas, menciptakan tekanan yang kuat dari sebuah serangan.
YOU ARE READING
Secret Gear's
Fantasy(On-going) (R15+) Genre : Fantasy, Action, Romance, Magic, Isekai. Seorang pemuda, yang di panggil dari Bumi ke Dunia yang disebut Ventuse. Ira terbangun, untuk melihat langit yang berbeda. Ira yakin bahwa dia belum mati, hanya saja ... ingatan...
