Kyne
05.05 // 2337-09-13.
Pagi yang cerah di Desa Kyne, burung-burung berkicau dan berterbangan dari pohon ke pohon. Terlihat Matahari telah nampak sepenuhnya menyambut embun di sekitar Desa itu.
Di rumah kediaman tempat Shinyn dan orang tuanya, terlihat Ayah dan Ibunya hendak melakukan aktivitas seperti biasa. Kejadian waktu itu masih teringat dengan jelas di benak mereka, namun itu bukan alasan untuk tidak berkerja.
Sementara itu, terlihat Ira masih terbaring tidak sadarkan diri di atas kamar di ruangannya, terlihat selimut yang menyelimutinya perlahan di buka oleh seseorang.
Orang itu tidak lain adalah Shinyn entah apa yang ia lakukan, setelah selimut itu benar-benar di singkirkan dari atas Ira, terlihat seluruh tubuhnya yang telah dibalut oleh perban.
"Sigh ... dia belum sadar juga," ungkap Shinyn raut wajahnya terlihat sedih.
Ruangan itu tidak begitu luas, namun sangat bersih dan rapi, mungkin Shinyn yang membersihkannya.
Ruangan dengan diding kayu, memiliki jendela yang mengarah ke depan rumah, dengan tirai putih yang sengaja dibuka. Kasur putih tempat Ira terbaring terlihat nyaman, terdapat laci tempat menyimpan barang di bagian kanan kasurnya, di atasnya ada pot dengan bunga merah yang tubuh dengan subur.
Shinyn kemudian mengambil sebuah handuk yang terlebih dulu ia celupkan di sebuah air di dalam wadah kecil. Dengan perlahan Shinyn menggunakan handuk itu untuk membersihkan tubuh Ira, terlihat ia merawatnya dengan baik.
Setelah kejadian itu berakhir, Crossed membawa para perampok itu ke kota untuk mendapatkan pengadilan atas apa yang telah mereka perbuat. Di hari yang sama, Ira juga hendak di bawa ke sana.
Namun Shinyn dan beberapa orang termasuk kedua orang tua Shinyn menolak.
Banyak orang yang beranggapan bahwa Ira adalah orang yang berbahaya, tentu saja, dilihat dari kekacauan yang telah dia lakukan, membuat orang-orang di sekitarnya takut.
Shinyn bersikeras untuk menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Ira merupakan bentuk perlawanan dan untuk melindungi mereka semua, meskipun akhirnya dia malah tidak bisa mengendalikan diri.
Tidak banyak orang yang percaya dengan apa yang dikatakan Shinyn, mengingat tidak semua orang menyukainya.
Namun sejumlah Crossed menjelaskan suatu hal tentang pengalaman mereka menjadi seorang Seizun Holder, mungkin itu adalah pengalaman berharga yang juga dirasakan oleh Ira, seperti sebuah kutukan.
Dengan berat hati, akhirnya mereka bisa menerima alasan itu, dan membiarkan Ira untuk tetap tinggal, meskipun ada diantara mereka yang sempat mengacam akan bertindak tegas, jika sampai Ira melakukan kejahatan.
Sudah dua hari berlalu, Giseii dan Sanaor berkunjung, mereka berniat untuk menjenguk Ira yang masih tidak sadarkan diri sekaligus mengembalikan Celestial Crescent atau Seizun milik Ira yang mereka bawa.
Mereka duduk di ruang tamu bersama dengan Shinyn, terdapat hidangan teh hangat dan beberapa roti gandum di depan mereka. Shinyn duduk sebari menyimpan kedua telapak tangan di pangkuannya, ia berusaha terlihat sopan.
Ruang tamu itu kelihatan seperti ruang tamu pada umumnya, meja persegi panjang di tengah dengan total empat kursi yang di simpan di setiap sisi meja dengan jumlah yang berbeda. Ruangan itu punya empat jendela yang mengarah ke depan dan samping, dimana diantara jendela yang mengarah ke depan terdapat pintu keluar rumah.
Terdapat lemari pendek yang panjang sepertinya tempat menyimpan sesuatu dan beberapa tanaman seperti bunga yang menghiasi rumah tersebut. Lampu-lampu yang menggunakan bahan bakar di pasang di tiap sudut rumah, ada juga gambar dan lukisan di diding bagian atas yang terlihat mengisi ruangan itu. Rumah yang cukup sederhana, dari tempat mereka bertiga duduk mereka bisa melihat dapur lewat pintu masuk ke sana.
YOU ARE READING
Secret Gear's
Fantasía(On-going) (R15+) Genre : Fantasy, Action, Romance, Magic, Isekai. Seorang pemuda, yang di panggil dari Bumi ke Dunia yang disebut Ventuse. Ira terbangun, untuk melihat langit yang berbeda. Ira yakin bahwa dia belum mati, hanya saja ... ingatan...
