[Reader 18] [Rumit, Kekecewaan Shinyn]

18 1 0
                                        

Desa Kyne (Timur).

04.29.

"I-Ira ..." Shinyn mencoba bangun, begitu melihat Ira yang berada di depannya.

"Shinyn! Syukurlah kau tidak apa-apa." Ira terlihat begitu lega.

Iblis di depan Ira, mendorong tangannya yang ditahan menggunakan Celestial Stab. Tekanan yang cukup kuat, mendorong Ira mundur dari posisinya. Meski begitu, Ira tetap dapat bertahan, walaupun kedua kakinya sedikit bergeser ke belakang.

Dengan tangan kirinya, Ira menopang bagian tumpul Celestial Stab, dalam keadaan membungkuk, dia mendorong Celestial Stab ke depan sekuat tenaga, menghempaskan cakar dari Iblis itu. Setelah itu Ira kembali ke posisinya. Tangan kiri Ira kali ini menengadah, membuat Celestial Orb yang tadinya terbang di sekitar Ira, bergerak menuju ke atas telapak tangannya.

Ira mengambil ancang-ancang, tangan kirinya dia rentangkan kebelakang dengan telapak yang menghadap ke depan, diikuti Celestial Orb stelahnya. Ira memutarkan tubuhnya, bersama tangan kiri yang kemudian diayunkan dengan kuat kedepan, mengikuti tubuh yang berputar. Ira melemparkan Celestial Orb yang bergerak seperti peluru ke arah Iblis itu.

Celestial Orb terbang, bergerak dengan cepat bagaikan angin, mengarah tepat ke kepala Iblis yang menjadi targetnya. Seketika Bola Energi dengan tersebut, menubruk pipi kanan Iblis yang langsung jatuh terkapar. Celestial Orb terbang kembali ke tangan kiri Ira saat Iblis itu jatuh.

"Shinyn! Pergilah dari tempat ini! Ini sangat berbahaya!" seru Ira, dia menoleh arah Shinyn. "Kau juga!" yang Ira maksud adalah Ruriyn.

"Aku tidak akan pergi!" sahut Shinyn,dahinya mengkerut, matanya menajam.

"Jangan bodoh! Kau—," ucap Ira setelah berbalik, namun tidak dia selesaikan.

"Ira! Di belakangmu!"

Mendengarnya, Ira menengok kebelakang, dia melihat cakar tangan kiri yang hendak mengenainya dari atas kepala. Serangan yang mengejutkan, akan tetapi Ira berhasil menghindari serangan itu, dia melompat cukup tinggi ke samping kirinya. Ini semua berkat Shinyn, yang telah memperingatkannya.

Serangan Iblis itu membentur tanah, tempat Ira seharusnya berada. Cakar yang setengahnya telah masuk ke tanah, membuat beberapa keretakan pada pijakan, debu yang tidak begitu banyak mulai mengelilingi mereka, menutup kaki hitam Iblis itu.

Tidak cukup sampai di sana, Iblis itu kemudian menghadapkan wajahnya pada Ira, dan membuka mulutnya. Api yang panas kemudian disemburkan dari mulutnya saat menoleh, api itu menyembur ke arah Ira yang masih berada di atas.

Ira yang terkejut, lantas memiringkan tubuhnya, terlihat api itu menyambar, melewati bagian depan dada Ira tanpa mengenainya, sepertinya berhasil menghindar. Ira membalas serangan itu, dia kembali melemparkan Celestial Orb di antara kaki Iblis yang masih membuka mulutnya, sebelum akhirnya dia mendarat di tanah.

Celestial Orb tertanam, di tanah tempat Iblis itu berpijak. Seketika, Bola Energi itu menciptakan listrik yang mengalirinya, membuat cahaya yang tidak begitu terang, seperti lampu yang berkedip.

KABOOM!

Ledakan yang cukup kuat, menyebabkan asap debu yang menutupi Iblis itu. Beberapa potongan tanah berterbangan akibat dari ledakan, dibarengi aliran listrik yang keluar dari dalam sana.

Ira terdiam sejenak, menatap debu yang ada di depannya, mencoba memastikan. Dia tahu, bahwa tidak mudah untuk mengalahkan Iblis itu. Dan benar saja, tidak selang beberapa lama, Ira dikejutkan dengan sebuah gerakan, matanya melebar ketika menyadari itu.

Tangan yang panjang menjulur dari dalam debu. Tangan kiri dari Iblis itu meraih dan berhasil menangkap Ira, bersama dengan pergelangan tangan yang merapat pada tubuhnya. Iblis itu mengangkat tinggi-tinggi tubuh Ira di gengaman tangannya.

Secret Gear'sStories to obsess over. Discover now