Note; Setiap Page dari Arc ini akan berbeda dengan yang lain. Aku harap siapa 'pun bisa lebih bijak sebelum membacanya.
+Violence +Dark
???.
[19.46]
Sebuah pegunungan bersalju, daratan yang ditutupi kristal es yang berukuran kecil, membuat warna yang begitu putih sejauh mata memandang. Terdapat pepohonan di sekitar lereng dari gunung tersebut, memisahkan jalanan dan hutan yang tidak begitu lebat.
Langit malam terlihat sangat gelap, sama sekali tidak ada bintang yang membagikan cahayanya. Badai telah menutupi cahaya itu, sehingga tidak dapat menembus kegelapan.
Terlihat ada banyak jejak kaki yang menuju ke suatu tempat, mengarah masuk ke dalam hutan. Semakin lama, salju yang turun semakin menutup bekas langkah kaki itu.
Dua Orang pejalan kaki, mereka terlihat menyusuri jalan yang dihimpit oleh pepohonan. Mereka terus berjalan sebari menghalangi sedikit pandangan mereka dengan tangan, berusaha melindungi mata dari salju yang terbang ke arah mereka.
Mereka berdua memakai pakaian yang tebal. Baju lengan panjang, dan juga celana panjang yang mereka gunakan, sepertinya terbuat dari kulit binatang berbulu tebal. Bulu putih yang mengembang itu, cukup untuk menjaga mereka agar tetap hangat.
Kedua orang itu membawa lentera, satu-satunya alat pencahayaan yang di gantung pada tongkat kayu di tangan. Mereka mengarahkan lentera itu kedepan, ke jalan di mana mereka akan melangkah.
"Kita harus segera kembali! Badai ini semakin kencang!" seru serorang Laki-laki Dewasa. Ia terus mengikuti orang yang ada di dapan.
"Kau benar Paman, badai ini semakin mengamuk!" sahut Gadis muda yang ada di depannya.
Kecepatan angin semakin meningkat, membawa kumpulan benda putih dengan kecepatan yang tinggi. Nampak angin itu seperti hendak menerbangkan mereka berdua.
Gadis itu hendak berbalik, pandangannya hampir saja berpaling kebelakang. Akan tetapi, ia melihat sebuah objek yang cukup asing di tumpukan salju yang ada di depannya.
"Ada apa!?" tanya Laki-laki dewasa itu, saat melihat Gadis di depannya ragu untuk bergerak.
"Aku melihat sesuatu di depan!" jawabnya, kemudian berlari ke tumpukan salju yang berjarak tidak begitu jauh dari tempatnya.
Gadis itu mengarahkan kayu yang mengikat lentera di atas tumpukan salju tersebut. Lentera itu mengayun saat ia mengarahkannya ke depan. Gadis itu melihat baik-baik kain coklat yang tertutup salju, sebelum menyimpan lentera itu di samping pijakan.
Gadis itu menunduk, dengan kedua tangannya ia lalu menyapu setiap bagian kain coklat yang tertutup salju. Gadis itu terus membersikan salju di sekitarnya, sampai ia terkejut saat melihat bahwa itu adalah seorang yang tidak sadarkan diri.
Sebuah tubuh yang kaku, seorang Perempuan bertubuh kecil, ia mengenakan jubah coklat dengan bulu di lehernya. Terlihat posisinya tengkurap dengan wajah yang menghadap ke samping, kulitnya sangat pucat.
Laki-laki Dewasa itu terkejut. "He!? Mungkinkah! Mayat!?" serunya, wajahnya kaget.
Gadis itu memeriksa keadaan Perempuan yang ada di depannya. dia memegang pergelangan tangan, dan juga lehernya, memastikan apakah Perempuan itu masih hidup atau tidak.
"Dia ... masih hidup!" seru Gadis itu, dia menatap ke arah Laki-laki di sampingnya dengan tatapan yang membesar.
Laki-laki Dewasa itu seakan tidak percaya. "Tidak mungkin...."
"Kita harus segera kembali, Paman!"
"Ya."
***
YOU ARE READING
Secret Gear's
Fantasía(On-going) (R15+) Genre : Fantasy, Action, Romance, Magic, Isekai. Seorang pemuda, yang di panggil dari Bumi ke Dunia yang disebut Ventuse. Ira terbangun, untuk melihat langit yang berbeda. Ira yakin bahwa dia belum mati, hanya saja ... ingatan...
