●|Trapped in a maze of decisions. Exhausted by all the different chaos. We've wandered around, looking for the answer. Lost in the maze, in the darkness|●
Namanya Eddy, bocah berusia sepuluh tahun yang memiliki kegemaran untuk bercanda gurau dengan binatang buas. Yah, Lia salah satunya. Singa betina yang sudah jadi teman Eddy sejak dia berusia tujuh tahun.
Jimin sempat bercerita dengan Eddy senja itu. Keduanya duduk ditengah-tengah rerumputan dan Lia yang sudah pergi entah kemana. Eddy disisnya sibuk bergumam sesuatu yang tidak jelas, dan Jimin langsung dapat menyadari sesuatu.
Eddy menderita RAD (Reactive attachment disorder). Pun usianya sudah menginjak sepuluh tahun, Eddy belum mampu berbicara layaknya bocah pada umumnya. Dan Jimin hanya mampu mendengarkan segala cerita Eddy ketika anak itu sesekali menggambar diatas permukaan tanah.
Tangan Jimin bergerak naik menyentuh surai hitam yang kelewat kasar itu, mengelusnya secara perlahan tanpa rasa jijik sedikit pun.
Ah, Eddy juga memberi tahu Jimin jika Ayahnya adalah seorang tentara Korea Selatan sebelum lelaki itu menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua orang tuanya bertemu di Afrika Selatan, kala Ayahnya dipindah tugaskan kesini.
"Kau lapar?" Jimin bertanya dengan bahasa Korea, seraya menunjuk Eddy dan juga perutnya. Well, meskipun Eddy pernah belajar bahasa negaranya, namun Jimin tetap saja menuntun bocah itu agar paham yang dikatakannya.
Eddy mengangguk, kemudian tertawa lebar. Entahlah, Jimin tidak tahu apa yang lucu, namun dia turut serta tertawa bersama Eddy sore itu.
Dia merogoh saku celananya. Mengeluarkan beberapa buah permen dan juga cokelat. Meskipun seorang Dokter, hal itu tak lantas membuat Jimin memiliki pola hidup sehat.
Dia mengulurkan tangannya, memberikan permen itu kepada Eddy. "Aku harus pulang, nanti semuanya mendadak dibuat khawatir saat aku tak kunjung kembali. Sampai jumpa, Ed." Jimin mengusak surai Eddy, dan bocah itu balas mengangguk saat melihat gelagat pemuda Park itu yang berniat meninggalkannya.
Yah, setidaknya Jimin sudah punya satu teman disini.
●●●
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.