Seoul, 21 Januari 2018
Pagi hari yang cerah tapi, tidak ada tanda kehidupan di apartemen tersebut. Sebelum sinar matahari masuk melalui celah-celah tirai kamar mereka. Tapi keadaan masih sama, sebelum Namja mungil itu bangun.
"Apakah sudah pagi?"gumam Jimin.
Jimin pun mengambil handphonenya di atas nakas tempat tidur dan melihat jam yang terpampang di handphone yang sudah menunjukkan pukul 06.21 a.m.
"Sudah pagi. Baiknya aku mandi dulu"monolog Jimin sambil bangun dan berjalan menuju lemari pakaiannya.
"Ternyata memang benar. Mereka sudah siapkan sebelumnya" gumam Jimin. Lalu ia langsung mengambil bajunya dan pergi ke kamar mandi.
24 menit berlalu. Jimin sudah selesai dengan kegiatan mandinya, mungkin ia harus membangunkan Namja tampan yang menjabat sebagai calon suaminya nanti.
"Kookoo, bangun"panggil Jimin sambil menggoyangkan sedikit tubuhnya dari orang yang ia panggil KooKoo tersebut.
"Eeuugghh. Apakah sudah pagi?"tanya Jungkook dengan mata yang masih terpejam dengan badan yang sudah berdiri di atas kasur.
"Iya, sudah pagi Kookoo. Sebaiknya kau mandi sekarang . Aku akan membuatkan sarapan untuk kita berdua"ucap Jimin tapi di hentikan oleh Jungkook.
"Ada apa lagi, Kookoo?"tanya jimin.
"Aku mau ciuman pagi"ucap Jungkook.
"Janji ciuman biasa? bukan yang melumat?"tanya Jimin.
"Ya, cuma ciuman biasa bukan melumat"balas Jungkook.
Jimin pun melakukannya dengan suara jantung yang berdebar-debar lalu ia pun mulai mendekatkan bibir ke arah bibir Jungkook dan menciumnya.
"Terima kasih, sayang"ucap Jungkook yang bahagia dan langsung berdiri kearah lemari pakaian setelahnya pergi ke kamar mandi.
"Sama-sama"gumam Jimin yang malu-malu dengan semburat merah di pipi nya.
"Apakah aku mau melakukan hal yang lebih tadi? kenapa rasa sangat aneh dan menyenangkan disaat yang bersamaan? Akkhhhh. Sebaiknya aku membuat sarapan saja"gumam Jimin yang langsung pergi ke arah dapur.
25 menit berlalu. Jungkook sudah selesai dengan kegiatan mandinya. Tapi ada panggilan masuk yang membuatnya menghentikan 'acara mengeringkan rambut'.
APPA is Calling........
"kenapa Appa menelpon? Aneh sekali. Aku angkat saja. Mungkin penting"gumam Jungkook.
"Ada apa appa?"sapa Jungkook setelah ia menggeser tombol hijau ke samping.
"Apakah kau pergi bekerja hari ini?"tanya Wonwoo .
"Iya, aku harus kerja hari ini. Ada apa?"balas Jungkook.
"Sebaiknya kau dengan Nak Jimin saja di apartemen dan minta tolong beritahukan kepada Nak Jimin untuk tidak usah ke kafe dulu untuk bekerja. Karna kau dan Nak Jimin masih menjadi buronan. Kalau ada orang yang masuk ke Apartemen, jangan dibuka. Apakah kau mengerti?"ucap Wonwoo kepada Jungkook.
"Jika itu mau Appa,aku tidak bisa menolak. Baiklah aku akan istirahat saja di Apartemen. Tolong urus perusahaan Appa dengan baik dan aku akan menghandle sisanya lewat jauh saja"
"Pasti dan ingat pesan Appa tadi"
"Baiklah aku mengerti . Aku tutup Appa"
Jungkook langsung mematikan panggilan handphonenya dan ia harus menyampaikan pesan Appa nya kepada Jimin.
KAMU SEDANG MEMBACA
dream *kookmin*
De TodoJungkook dan jimin adalah teman mimpi. Tapi mereka hanya saling bertemu di mimpi saja. Dan aneh mereka harus mencari siapa sosok yang ada di mimpi mereka. Lebih anehnya lagi mereka tidak saling mengenal di dunia nyata. Dan mereka selalu memiliki ma...
