"Good morning."
Morning?
Morning?
Morning?Astaga!
Aku membuka mataku cepat. Menoleh ke kanan dan ke kiri.
Tunggu!
Ini dimana?
Aku ingat betul, kalau semalam aku ada di kasur yang sangat lembut. Kasur yang benar benar sangat empuk.Tapi aku juga tidak asing dengan kasur yang sekarang aku tiduri.
Ini kan?
Astaga?
Ini apa?
Ini kasurku!.
Gila! Yang benar saja. Bagaimana mungkin aku bisa tidur di kasurku? Seharusnya aku tidur di kerajaannya Tuan Namjoon. Harusnya ada?
Ahh Hobi sama Nadine!Buru buru aku meloncat turun dari kasur. Semua perabotan aku pandangi satu persatu. Sama. Tidak ada yang berubah. Ini benar benar kamarku.
Aku berjalan menuju meja rias. Pantulan wajah dan juga tubuhku tergambar jelas di kaca. Seingatku, aku memakai baju lengan pendek, celana jeans, syal biru laut, dan jaket parka tebal. Tapi kenapa sekarang aku pakai baju tidur?
"Kau sudah bangun?"
Suara ibu mengagetkanku. Aku menoleh ke arah ibu yang membuka pintu kamarku.
"Turunlah. Teman mu mencarimu. Anak muda jaman sekarang, pagi pagi sudah siap bermain." Ibu mengomel seperti biasa.
"Ahh!! Ibu! Tunggu! " Cegahku sebelum ibu berbalik dan menutup pintu kamarku.
"Ada apa? Cepat turun. Temanmu menunggu."
"Ibu, kenapa aku dirumah?" Aku berjalan menghampiri ibu.
"Maksutku, bukannya aku kemarin sedang jalan jalan bersama Hobi dan Nadine. Aku bahkan belum pulang. Aku harusnya masih di hutan. Tapi kenapa sekarang aku di rumah. Dikamar, dan bajuku..."Pletakk.
Awww
Oke. Ibu memukulku."Kamu itu mimpi atau apa? Sudah sana. Temui temanmu." Aku hanya meringis pelan. Pukulan ibu lumayan menyadarkanku. Tapi demi Tuhan. Aku tidak bermimpi.
"Makanya, jangan baca novel yang aneh aneh. Tingkah mu jadi ikutan aneh kan."
Aku melirik ke atas kasur. Novel ku terbaring tepat di samping bantal. Masa iya sih, baca novel bisa kebawa mimpi.Padahal, yang aku rasakan semalam itu benar benar nyata. Kumpulan makhluk makhluk tampan. Dan argh, ciuman dari Taehyung Kim.
Pipiku terasa panas saat aku mengingat kembali bagaimana lembutnya seorang Taehyung menciumku. Ciuman pertamaku. Aku tersenyum. Argh, apa aku gila? Masa iya, ciuman pertamaku ada di dalam mimpi? Bodoh!
"Cathrine! Cepat turun! Kau sedang apa?!"
"Iya bu iyaa,"
Dengan langkah gontai, aku berjalan keluar kamar. Masih memakai baju tidur bermotif kelinci warna pink. Rambutku yang sedikit acak acakan. Juga wajahku yang, bisa dibilang berantakan.
Maklum. Aku kan baru bangun tidur.
Paling juga yang datang Nadine. Atau tidak, si Hobi. Minta ditemani untuk kencan.Aku malas selalu menjadi obat nyamuk mereka. Yang benar saja. Aku kan juga ingin punya pasangan.
Sebenarnya, Hobi sering mengenalkan teman laki lakinya padaku. Tapi dari semua teman Hobi, tidak ada yang menarik bagiku. Mungkin yang menarik itu, Tuan Jimin. Atau Taehyung Kim.
Haha.
Memikirkan mereka bikin aku gila. Mereka kan cuman bunga tidurku.Masa iya, setelah Justin Bieber penyanyi idolaku yang sangat aku gilai itu, sekarang Taehyung Kim juga sangat aku gilai.
Pangeran dalam mimpi.
Judul novel yang pas, untuk gadis halu sepertiku. Karena, aku bisa mendapatkan Taehyung Kim hanya dalam mimpiku saja.
Miris."Cath, jalan yang benar. Kau bisa terjatuh." Lagi lagi ibu mengomeliku.
Ibuku selalu saja begitu. Setiap aku dirumah, ibu selalu memarahiku. Setiap hal yang aku lakukan selalu di kritik olehnya. Tapi terkadang, aku juga sering mendengar kalau ibu memamerkan aku kepada teman temannya. Ibuku sulit sekali di mengerti. Tapi, aku tetap sayang padanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Are You Human? #TaehyungKim ✔
FantasyTAMAT. ✔ Pembaca diharap bijak!!! Beberapa scene mungkin kurang nyaman untuk beberapa pembaca. *** "Aku tahu dibalik dunia yang nyata, pasti ada dunia yang tidak nyata. Tempat berkumpulnya makhluk makhluk yang hanya ada di dalam novel maupun film...